Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Terungkap Harapan Obat untuk Progeria

Terungkap Harapan Obat untuk Progeria

29 Maret 2018 | Dibaca : 467x | Penulis : Maman Soleman

Obat-obatan yang menghambat pertumbuhan enzim tertentu ternyata berguna untuk mengobati penyakit progeria atau penyakit langka yang banyak menyerang anak-anak. Orang yang mengidap penyakit tersebut ditandai dengan tanda-tanda penuaan pada tahun-tahun awal hidup seseorang.

Anak-anak yang menderita penyakit ini akan terlihat seperti orangtua akibat proses penuaan yang 8 hingga 10 kali lebih cepat dari umumnya. Dari hasil penelitian terbaru di Sahlgrenska Academy, Swedia, diketahui perkembangan penyakit progeria pada tikus terhambat dengan cara mengurangi produksi enzim tertentu yang disebut enzim ICMT.

Dikutip dari laman Science Daily, "Penelitian ini merupakan terobosan kami setelah selama bertahun-tahun bekerja. Ketika produksi enzim tersebut berkurang pada tikus, semua perkembangan gejala klinis penyakit progeria pun berkurang atau bahkan terhambat. Kami juga mempelajari sel kultur anak-anak yang mengidap progeria, dan kami melihat ketika produksi enzim itu dihambat, pertumbuhan sel tersebut meningkat seperti yang terjadi pada sel-sel tikus," kata Martin Bergo, dosen di Sahlgrenska Academy, University of Gothenburg dan direktur riset di Sahlgrenska Cancer Center.

Penyakit progeria itu untuk pertama kalinya diungkapkan oleh Jonathan Hutchinson serta Hastings Gilford. Pengidap progeria cenderung mengalami kehidupan amat singkat, biasanya cuma 13 tahun. Tetapi, ada pula yang tetap bertahan hidup sampai usia 20 tahun, malah 40 tahun, namun kejadian ini pengecualian.

Progeria ini bukan sebuah penyakit genetik (keturunan). Hal itu dipercaya kalau mutasi cenderung berlangsung sepanjang masa pembuahan. Biasanya, anak-anak yang mengidap progeria nampak amat normal saat dilahirkan, namun mengalami tanda-tanda penuaan sesudah 1 tahun.

Sebagian peneliti percaya progeria terjadi karena adanya mutasi gen Lamin A. Protein tersebut berfungsi menyeimbangkan selaput dalam dari inti sel. Dianggap ketidakseimbangan terjadi lantaran mutasi inilah yang mengakibatkan penuaan dini terhadap anak-anak penderita progeria.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Sebelum Lewatkan Sarapan, Baca Ini Terlebih Dahulu
24 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Waktu makan yang sering sekali dilewatkan adalah sarapan. Sarapan dianggap tak penting untuk dilakukan, apalagi untuk orang-orang sibuk yang tak ...
Salut, Kakek Ini Berhasil Lakukan 100 Marathon Dalam Satu Dekade
3 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Seorang kakek berumur 79 tahun asal Kanada berhasil melakukan 100 lari marathon dalam satu dekade. Meskipun telah berusia lanjut dan sering ...
Timnas U-19 Indonesia Kalak Telak Meladeni U-19 Jepang
26 Maret 2018, by oteli w
Timnas U-19 Indonesia Kalak Telak Meladeni U-19 Jepang   Laga Uji coba ini diadakan pada Hari Minggu, 25 Maret 2018 di SUGBK. Pada awal-awal ...
Polri Akui Impor Senjata Berat untuk Korps Brimob
1 Oktober 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Pernyataan Panglim TNI Gatot Nurmantyo bahwa ada laporan dari intelejen mengenai pengiriman senjata berat militer yang masuk ke Indonesia dan ...
4 Cara Sederhana Mengatasi Ketombe yang Membandel
22 Februari 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Ketombe merupakan hal yang sangat menjengkelkan dan musuh setiap orang. Bagaimana tidak, ketombe dapat membuat orang frustasi karena gatal yang disebabkannya, ...
Berita Terpopuler
Polling
Setujukah Banser dikirim ke Papua?
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview