Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Terobosan Baterai Magnesium

Terobosan Baterai Magnesium

25 Agustus 2017 | Dibaca : 760x | Penulis : Rindang Riyanti

Baterai magnesium menawarkan janji untuk menerangi kehidupan modern dengan aman - tidak seperti baterai lithium ion tradisional, baterai tidak mudah terbakar atau mudah meledak - namun kemampuan mereka untuk menyimpan energi lebih terbatas.

Periset melaporkan 24 Agustus di jurnal Nature Communications penemuan desain baru untuk katoda baterai, secara drastis meningkatkan kapasitas penyimpanan.

"Kami menggabungkan katoda berstrukturnano dan pemahaman baru tentang elektrolit magnesium," kata Yan Yao, profesor teknik elektro dan komputer di University of Houston dan penulis utama penelitian ilmiah tersebut. "Itu baru."

Temuan ini pertama kali dikemukakan oleh Yao dan postdoctoral sesama Hyun Deog Yoo pada tahun 2014; Proyek tersebut membentang beberapa tahun dan melibatkan ilmuwan dari tiga universitas dan tiga laboratorium nasional, bekerja secara eksperimental dan teoritis.

Baterai baru menyimpan energi dengan memasukkan magnesium monoklorida ke dalam inang, seperti titanium disulfida. Dengan mempertahankan ikatan magnesium-klorida, Yao mengatakan, katoda menunjukkan penyebaran yang jauh lebih cepat daripada versi magnesium tradisional.

Para peneliti melaporkan baterai baru memiliki kapasitas penyimpanan 400 mAh / g, dibandingkan dengan 100 mAh / g untuk baterai magnesium sebelumnya. Baterai lithium ion komersial memiliki kapasitas katoda sekitar 200 mAh / g, kata Yao, yang juga seorang peneliti utama dengan Pusat Superkonduktivitas Texas di UH.

Tegangan baterai baru tetap rendah sekitar satu volt. Itu dibandingkan dengan tiga sampai empat volt untuk baterai lithium.

Tegangan tinggi, ditambah dengan kepadatan energi tinggi, merupakan ciri baterai lithium ion standar. Tapi lithium mahal dan dapat menimbulkan suatu kondisi yang dikenal sebagai pertumbuhan dendrit, yang bisa menyebabkan baterai terbakar. Sebagai sumber daya yang melimpah di bumi, magnesium lebih murah dan tidak membentuk dendrit. Sampai saat ini diperlukan kebutuhan akan katoda yang lebih baik dan elektrolit yang lebih efisien.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Anak Sulit Bangun Sahur? Ikuti 4 Tips Ini
19 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Membangunkan anak untuk sahur memiliki tantangan tersendiri bagi sang ibu. Karena , tidak jarang sang ibu terkendala saat ia hendak ...
Kemenhub Siap Operasikan 30 Kapal Perintis Baru Untuk Tampung Penumpang di Arus Lebaran 2018
18 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Satu hal yang paling identik menjelang lebaran adalah mudik. Dimana setiap orang yang merantau ingin memanfaatkan liburan lebarannya untuk mengunjungi kampung ...
Ternyata Gajah Lebih Cerdas Dari yang Kita Duga
2 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Gajah dikenal sebagai hewan yang memiliki kecerdasan tinggi. Apakah hal ini benar, setidaknya bisa kita lihat dari hasil percobaan sederhana yang baru-baru ini ...
Di Balik Tokoh Groot dalam Guardian of Galaxy dan Avengers Infinity Wars...
15 Mei 2018, by Dika Mustika
Setelah melihat kecanggihan dan keseruan Avengers Infinity Wars beberapa minggu lalu, aku tertarik mengikuti salah satu tokohnya. Dia adalah Si Pohon alias ...
Potensi Bisnis Meikarta
12 September 2017, by Rindang Riyanti
Saat ini, Lippo Group sedang gencar mengembangkan Kota Baru Meikarta di Cikarang, Jawa Barat. Selain ribuan unit apartemen, Lippo Group juga akan membangun ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman