Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Ternyata Jantung Dapat Menyembuhkan Dirinya Sendiri

Ternyata Jantung Dapat Menyembuhkan Dirinya Sendiri

23 Agustus 2017 | Dibaca : 1014x | Penulis : Rindang Riyanti

Penelitian baru telah menemukan cara pada kerusakan sel jantung agar sembuh sendiri. Penemuan ini bisa mengarah pada bentuk pengobatan yang inovatif untuk penyakit jantung. Untuk pertama kalinya, peneliti telah mengidentifikasi asam ribonukleat non-coding (ncRNA) lama yang mengatur gen yang mengendalikan kemampuan sel jantung untuk menjalani perbaikan atau regenerasi. RNA baru ini, yang peneliti beri nama "Singheart," mungkin ditargetkan untuk mengobati gagal jantung di masa depan. Penemuan ini dibuat bersama oleh A's STAR's Genome Institute of Singapore (GIS) dan National University Health System (NUHS), dan sekarang diterbitkan di Nature Communications.

Tidak seperti kebanyakan sel lain di tubuh manusia, sel jantung tidak memiliki kemampuan untuk memperbaiki diri atau beregenerasi secara efektif, membuat serangan jantung dan gagal jantung parah dan melemahkan. Penyakit kardiovaskular (CVD) adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia, dengan perkiraan 17,7 juta orang meninggal karena CVD pada tahun 2015. CVD juga menyumbang hampir 30% dari semua kematian di Singapura pada tahun 2015.

Dalam proyek ini, para peneliti menggunakan teknologi sel tunggal untuk mengeksplorasi pola ekspresi gen pada jantung sehat dan berpenyakit. Tim menemukan bahwa subpopulasi sel jantung yang unik di jantung yang sakit mengaktifkan program gen yang berhubungan dengan pembelahan sel jantung, mengungkap heterogenitas ekspresi gen sel jantung yang sakit untuk pertama kalinya. Selain itu, mereka juga menemukan "rem" yang mencegah sel jantung membelah diri dan dengan demikian penyembuhan diri sendiri. Penargetan "rem" ini bisa membantu memicu perbaikan dan regenerasi sel jantung.

Studi ini didorong oleh penulis pertama dan mantan Senior Research Fellow di GIS, Dr Kelvin See, yang saat ini menjadi Peneliti Postdoctoral dan Fellow Teknologi Mack di University of Pennsylvania.

Direktur Eksekutif GIS, Prof Ng Huck Hui mengatakan, "Upaya penelitian lintas institusi ini berfungsi sebagai dasar yang kuat untuk studi jantung di masa depan. Yang lebih penting lagi, mengungkap hambatan yang menghalangi proses penyembuhan diri sel jantung membawa kita pada langkah lain. Lebih dekat untuk menemukan obat untuk salah satu pembunuh terbesar di dunia. "

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

6 Mitos Kesehatan yang Tidak Benar
22 Juni 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Mitos sering dipercaya banyak orang secara turun temurun. Mitos dipercaya karena disampaikan dari mulut ke mulut dan dapat berupa nasihat, ...
Ini Alasan Mengapa Sarapan Itu Penting
15 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kegiatan sarapan menjadi salah satu kegiatan yang sering dilupakan dan dilewatkan oleh sebagian orang. Alasannya, karena mereka tak punya waktu ...
Polda Metro Jaya Adi Deryan Jadwalkan Pemanggilan Terhadap Pengembang Reklamasi Pulau C dan D
24 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan Jayamarta mengungkapkan akan menjadwalkan pemanggilan terhadap ...
Musdah Mulia : Pendidikan Agama di Indonesia Sebaiknya dihapus saja
18 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Perdebatan mengenai masalah 5 hari sekolah yang dicanangkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy masih belum tuntas di kalangan ...
David Bechkam: Awet Muda Tanpa Biaya
29 Maret 2018, by Slesta
Tampang.com – Dalam rangka kegiatan amal, David Beckham mengunjungi Indonesia bersama perusahaan asuransi di acara AIA Sepak Bola utnuk Negeri. Siapa ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview