Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Ternyata Jantung Dapat Menyembuhkan Dirinya Sendiri

Ternyata Jantung Dapat Menyembuhkan Dirinya Sendiri

23 Agustus 2017 | Dibaca : 1225x | Penulis : Rindang Riyanti

Penelitian baru telah menemukan cara pada kerusakan sel jantung agar sembuh sendiri. Penemuan ini bisa mengarah pada bentuk pengobatan yang inovatif untuk penyakit jantung. Untuk pertama kalinya, peneliti telah mengidentifikasi asam ribonukleat non-coding (ncRNA) lama yang mengatur gen yang mengendalikan kemampuan sel jantung untuk menjalani perbaikan atau regenerasi. RNA baru ini, yang peneliti beri nama "Singheart," mungkin ditargetkan untuk mengobati gagal jantung di masa depan. Penemuan ini dibuat bersama oleh A's STAR's Genome Institute of Singapore (GIS) dan National University Health System (NUHS), dan sekarang diterbitkan di Nature Communications.

Tidak seperti kebanyakan sel lain di tubuh manusia, sel jantung tidak memiliki kemampuan untuk memperbaiki diri atau beregenerasi secara efektif, membuat serangan jantung dan gagal jantung parah dan melemahkan. Penyakit kardiovaskular (CVD) adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia, dengan perkiraan 17,7 juta orang meninggal karena CVD pada tahun 2015. CVD juga menyumbang hampir 30% dari semua kematian di Singapura pada tahun 2015.

Dalam proyek ini, para peneliti menggunakan teknologi sel tunggal untuk mengeksplorasi pola ekspresi gen pada jantung sehat dan berpenyakit. Tim menemukan bahwa subpopulasi sel jantung yang unik di jantung yang sakit mengaktifkan program gen yang berhubungan dengan pembelahan sel jantung, mengungkap heterogenitas ekspresi gen sel jantung yang sakit untuk pertama kalinya. Selain itu, mereka juga menemukan "rem" yang mencegah sel jantung membelah diri dan dengan demikian penyembuhan diri sendiri. Penargetan "rem" ini bisa membantu memicu perbaikan dan regenerasi sel jantung.

Studi ini didorong oleh penulis pertama dan mantan Senior Research Fellow di GIS, Dr Kelvin See, yang saat ini menjadi Peneliti Postdoctoral dan Fellow Teknologi Mack di University of Pennsylvania.

Direktur Eksekutif GIS, Prof Ng Huck Hui mengatakan, "Upaya penelitian lintas institusi ini berfungsi sebagai dasar yang kuat untuk studi jantung di masa depan. Yang lebih penting lagi, mengungkap hambatan yang menghalangi proses penyembuhan diri sel jantung membawa kita pada langkah lain. Lebih dekat untuk menemukan obat untuk salah satu pembunuh terbesar di dunia. "

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

piramid indonesia
28 Juni 2017, by Dony Prattiwa
Pada tahun 1914, arkeolog ditemukan di lokasi yang menakjubkan di Gunung Padang di Indonesia. Dua gunung batu kuno berada di wilayah ini. Pegunungan ...
Benarkah Ada Faktor Forced Suicided dalam Bunuh Diri Johanes Marliem
12 Agustus 2017, by Gatot Swandito
Johanes Marliem, saksi kunci mega skandal kasus korupsi e-KTP, dikabarkan meninggal dunia di Amerika Serikat pada 11 Agustus 2017. Sekalipun informasi media ...
Menginspirasi, 4 Aktor Hollywood Ini Setia Kepada Pasangannya. Siapa Saja Mereka?
6 Desember 2017, by Slesta
Tampang.com – Sebagai artis Hollywood yang terkenal, apalagi jika ia bermain di film action. Tubuh yang ideal juga berotot sudah pasti mereka miliki dan ...
Ariana Grande Kunjungi Penggemarnya yang jadi Korban Bom
4 Juni 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Ledakan bom yang terjadi sesaat setelah Ariana Grande menyelesaikan konsernya pada 22 Mei 2017 lalu masih meninggalkan luka bagi sejumlah korban. ...
Untuk Calon Pengusaha Pelajari Sifat Yang Dimiliki Oleh Siderman
23 Agustus 2017, by Alfi Wahyu Prasetyo
Taulah kita semua sama tokoh superhero Spiderman? Itu lho si manusia laba-laba yang jago manjat gedung. Tokoh superhero berkostum merah itu diciptakan oleh ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite