Tutup Iklan
JusKulitManggis
  
login Register
Ternyata Jantung Dapat Menyembuhkan Dirinya Sendiri

Ternyata Jantung Dapat Menyembuhkan Dirinya Sendiri

23 Agustus 2017 | Dibaca : 1127x | Penulis : Rindang Riyanti

Penelitian baru telah menemukan cara pada kerusakan sel jantung agar sembuh sendiri. Penemuan ini bisa mengarah pada bentuk pengobatan yang inovatif untuk penyakit jantung. Untuk pertama kalinya, peneliti telah mengidentifikasi asam ribonukleat non-coding (ncRNA) lama yang mengatur gen yang mengendalikan kemampuan sel jantung untuk menjalani perbaikan atau regenerasi. RNA baru ini, yang peneliti beri nama "Singheart," mungkin ditargetkan untuk mengobati gagal jantung di masa depan. Penemuan ini dibuat bersama oleh A's STAR's Genome Institute of Singapore (GIS) dan National University Health System (NUHS), dan sekarang diterbitkan di Nature Communications.

Tidak seperti kebanyakan sel lain di tubuh manusia, sel jantung tidak memiliki kemampuan untuk memperbaiki diri atau beregenerasi secara efektif, membuat serangan jantung dan gagal jantung parah dan melemahkan. Penyakit kardiovaskular (CVD) adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia, dengan perkiraan 17,7 juta orang meninggal karena CVD pada tahun 2015. CVD juga menyumbang hampir 30% dari semua kematian di Singapura pada tahun 2015.

Dalam proyek ini, para peneliti menggunakan teknologi sel tunggal untuk mengeksplorasi pola ekspresi gen pada jantung sehat dan berpenyakit. Tim menemukan bahwa subpopulasi sel jantung yang unik di jantung yang sakit mengaktifkan program gen yang berhubungan dengan pembelahan sel jantung, mengungkap heterogenitas ekspresi gen sel jantung yang sakit untuk pertama kalinya. Selain itu, mereka juga menemukan "rem" yang mencegah sel jantung membelah diri dan dengan demikian penyembuhan diri sendiri. Penargetan "rem" ini bisa membantu memicu perbaikan dan regenerasi sel jantung.

Studi ini didorong oleh penulis pertama dan mantan Senior Research Fellow di GIS, Dr Kelvin See, yang saat ini menjadi Peneliti Postdoctoral dan Fellow Teknologi Mack di University of Pennsylvania.

Direktur Eksekutif GIS, Prof Ng Huck Hui mengatakan, "Upaya penelitian lintas institusi ini berfungsi sebagai dasar yang kuat untuk studi jantung di masa depan. Yang lebih penting lagi, mengungkap hambatan yang menghalangi proses penyembuhan diri sel jantung membawa kita pada langkah lain. Lebih dekat untuk menemukan obat untuk salah satu pembunuh terbesar di dunia. "

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Apakah Anak Anda Sudah Terpenuhi Gizinya? Berikut Cara Melihatnya
22 Juni 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Semua orangtua pasti menginginkan anaknya tumbuh sehat dan cerdas yang ditandai dengan tercukupinya gizi dan dapat bergaul serta menyesuaikan diri dengan teman ...
Pendidikan Politik untuk Masyarakat lebih Cenderung ke Arah Politik "Gorengan"
28 November 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Suhu politik jelang Pileg dan Pilpres 2019 yang akan digelar bulan April 2019 mendatang semakin panas. Panasnya suhu politik ini terutama karena ...
Lagi Asik Makan Kacang Mede, Wanita Ini Malah Temukan Gigi di Dalamnya
12 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika tengah bersantai, ngemil kacang mede memang menyenangkan. Kamu tinggal menyantapnya langsung tanpa perlu mengupas kulitnya. Hal itu juga ...
Siapa Sangka, Hubungan Krisdayanti dan Kedua Anaknya Renggang
6 Maret 2018, by Slesta
Tampang.com – Hubungan anak dan ibu biasanya memiliki kekuatan yang melebihi hubungan anak dan ayahnya. Hal itu sudah lumrah terjadi, pasalnya ibu ...
Tips Cerdas Melawan Rasa Lapar Saat Puasa
1 Juni 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Puasa di bulan suci Ramadhan merupakan salah satu ibadah yang wajib dijalankan oleh setiap umat muslim. Beberapa penelitian mengatakan selain berguna untuk ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab