Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Tanggapan Beberapa Tokoh Mengenai Pidato Jokowi Dalam Menaggapi Isu: Indonesia Bubar 2030 Hingga Isu Kaus Ganti Presiden

Tanggapan Beberapa Tokoh Mengenai Pidato Jokowi Dalam Menaggapi Isu: Indonesia Bubar 2030 Hingga Isu Kaus Ganti Presiden

9 April 2018 | Dibaca : 621x | Penulis : oteli w

Tampang.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) terlihat berapi-api saat memberi pidatonya ketika menghadiri acara konvensi nasional Galang Kemajuan 2018 di Ballroom Puri Begawan, Bogor, Sabtu, 7 April 2018, khususnya pada saat menanggapi isu yang sedang marak terjadi saat ini. berikut cuplikan Presiden Jokowidodo dalam menanggapi beberapa isu yang ada:

"Pemimpin itu harus tahan banting, harus kerja keras, harus berusaha, jangan berbicara pesimis 2030 bubar, pemimpin itu harus memberikan optimisme pada rakyatnya, pemimpin itu harus memberikan semangat pada rakyatnya, meskipun tantangannya berat, tantangannya tidak gampang"

Dalam pidato selanjutnya Presiden menanggapi isu PKI: “Ngomongin isu antek asing, tuding-tuding ke saya, Jokowi itu antek asing, gagal, hilang, ganti lagi antek aseng, gagal lagi, kemudian ganti isu PKi, saya jawab saat itu, PKI tahun 1965 dibubarkan, saya baru 3 tahun, masak ada PKI balita, ini isu apa, nggak beradab seperti itu."

Tak hanya itu, Presiden juga menyinggung Isu Kaos bertuliskan ganti Presiden "Masa pakai kaos bisa ganti Presiden, enggak bisa," ucapnya disambut tepuk tangan para relawan. Jokowi mengatakan “ hanya ada dua hal yang bisa mendorong pergantian itu, yakni rakyat dan Tuhan”

 

Berikut tanggapan beberapa tokoh dalam merespon pidato Presiden di atas:

 

Tanggapan Ketua DPR RI

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet) menganggap pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) hanyalah bentuk klarifikasi atas sejumlah isu yang menyerangnya.

"Ya menurut saya seperti juga para pemimpin yang lain manakala ada infornasi-informasi yang perlu diklarifikasi maka pemimpin tersebut pasti akan menyampaikan klarifikasinya," Kata Bamsoet di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (9/4/2018).

 

Tanggapan Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang

Oesman Sapta Odang (OSO) menilai bahwa sikap tersebut wajar dan bukan serangan balik. OSO menganggap bahwa apa yg dikatakan lawan politik Jokowi tidak berdasar dan sangat tidak jelas.

 

 

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Penjelasan Menkeu Sri Mulyani tentang Tujuan Perubahan UU PNBP
27 Juli 2018, by Nur Atinal Khusna
Perubahan Undang-Undang PNBP yang sebelumnya sudah berlaku selama 21 tahun bukan suatu kebijakan yang diambil secara sembarangan menurut Menteri Keuangan RI, ...
Jaga Kesehatan Jantung dengan Konsumsi Sayuran Hijau Ini
21 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Mengkonsumsi sayuran memang terbukti baik untuk kesehatan tubuh. Salah satu manfaat sayuran, khususnya sayuran hijau adalah menjaga kesehatan ...
sukaryadi karyadi wawu
5 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Cirebon, Anggota DPRD Kabupaten Cirebon dan juga Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Cirebon, diserbu Nitizen dengan kritikan pedas saat dirinya ...
Memasuki Usia Senja, Anda Menyesal Karena 4 Hal Ini
2 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Hidup ini sungguh dramatis bukan ? Jika waktu kecil kamu merasa ingin lekas dewasa, lantas saat dewasa kamu malah menginginkan untuk ...
Penundaan Dalam Operasi Darurat Terkait Dengan Risiko Kematian Yang Lebih Tinggi
11 Juli 2017, by Yusuf Nugraha
Sebuah studi baru-baru ini oleh University of Ottawa menemukan penundaan dalam operasi darurat dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih tinggi untuk pasien ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab