Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Tanggapan Beberapa Tokoh Mengenai Pidato Jokowi Dalam Menaggapi Isu: Indonesia Bubar 2030 Hingga Isu Kaus Ganti Presiden

Tanggapan Beberapa Tokoh Mengenai Pidato Jokowi Dalam Menaggapi Isu: Indonesia Bubar 2030 Hingga Isu Kaus Ganti Presiden

9 April 2018 | Dibaca : 465x | Penulis : oteli w

Tampang.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) terlihat berapi-api saat memberi pidatonya ketika menghadiri acara konvensi nasional Galang Kemajuan 2018 di Ballroom Puri Begawan, Bogor, Sabtu, 7 April 2018, khususnya pada saat menanggapi isu yang sedang marak terjadi saat ini. berikut cuplikan Presiden Jokowidodo dalam menanggapi beberapa isu yang ada:

"Pemimpin itu harus tahan banting, harus kerja keras, harus berusaha, jangan berbicara pesimis 2030 bubar, pemimpin itu harus memberikan optimisme pada rakyatnya, pemimpin itu harus memberikan semangat pada rakyatnya, meskipun tantangannya berat, tantangannya tidak gampang"

Dalam pidato selanjutnya Presiden menanggapi isu PKI: “Ngomongin isu antek asing, tuding-tuding ke saya, Jokowi itu antek asing, gagal, hilang, ganti lagi antek aseng, gagal lagi, kemudian ganti isu PKi, saya jawab saat itu, PKI tahun 1965 dibubarkan, saya baru 3 tahun, masak ada PKI balita, ini isu apa, nggak beradab seperti itu."

Tak hanya itu, Presiden juga menyinggung Isu Kaos bertuliskan ganti Presiden "Masa pakai kaos bisa ganti Presiden, enggak bisa," ucapnya disambut tepuk tangan para relawan. Jokowi mengatakan “ hanya ada dua hal yang bisa mendorong pergantian itu, yakni rakyat dan Tuhan”

 

Berikut tanggapan beberapa tokoh dalam merespon pidato Presiden di atas:

 

Tanggapan Ketua DPR RI

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet) menganggap pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) hanyalah bentuk klarifikasi atas sejumlah isu yang menyerangnya.

"Ya menurut saya seperti juga para pemimpin yang lain manakala ada infornasi-informasi yang perlu diklarifikasi maka pemimpin tersebut pasti akan menyampaikan klarifikasinya," Kata Bamsoet di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (9/4/2018).

 

Tanggapan Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang

Oesman Sapta Odang (OSO) menilai bahwa sikap tersebut wajar dan bukan serangan balik. OSO menganggap bahwa apa yg dikatakan lawan politik Jokowi tidak berdasar dan sangat tidak jelas.

 

 

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

WHO: Jelang 2050, Hampir 1 Miliar Orang dapat Kehilangan Pendengarannya
5 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Berkenaan dengan peringatan Hari Pendengaran Dunia yang jatuh pada 3 Maret kemarin, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa 1 dari ...
Mengakses Data itu Hebat, namun Bagaimana Anda Berkomunikasi itu Hal Penting!
2 Juli 2017, by Zeal
tampang.com - Dalam rutinitas kerja sehari-hari kita, terlalu banyak seorang manajer menggunakan alat yang salah untuk terhubung dengan karyawan. Seperti yang ...
penyebab jerawat
3 Oktober 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Jerawat dapat muncul karena berbagai alasan. Salah satunya nutrisi yang masuk pada tubuh. Tak hanya makanan yang memicu hal ini, tapi juga ...
China Mengirim Personil Mliter Untuk Mendarat di Djibouti
12 Juli 2017, by Angga
China memperluas kehadirannya di Afrika Timur dengan penambahan personil militer di markasnya di Djibouti. Kantor berita milik negara Beijing Xinhua ...
Trump: Tahanan Amerika di Korea Utara Pulang ke Rumah dengan Pompeo
9 Mei 2018, by Slesta
Tiga orang Amerika yang tersisa ditahan di Korea Utara telah dibebaskan dan pulang ke rumah, Presiden AS Donald Trump, Rabu. Trump tweeted Rabu pagi tiga ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JusKulitManggis