Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Studi baru menjelaskan mengapa meteor meledak dari dalam sebelum mencapai Bumi

Studi baru menjelaskan mengapa meteor meledak dari dalam sebelum mencapai Bumi

14 Desember 2017 | Dibaca : 487x | Penulis : Slesta

Mengapa kebanyakan meteor meledak sebelum mencapai Bumi?

Atmosfer membakar sebagian besar pecahan batu yang bertabrakan dengan jalur Bumi, tapi bukan hanya gesekan yang menetralisir ancaman meteor kecil. Penelitian baru menunjukkan tekanan tinggi udara memaksa jalan di dalam batuan ruang berpori dan meledak mereka dari dalam.

"Ada gradien besar antara udara bertekanan tinggi di depan meteor dan kekosongan udara di belakangnya," Jay Melosh, seorang profesor ilmu planet di Purdue University, mengatakan dalam sebuah rilis berita. "Jika udara bisa bergerak melalui bagian-bagian di meteorit, bisa dengan mudah masuk ke dalam dan meniup potongan."

Periset tahu banyak meteor meledak di atmosfer bumi, tapi mereka tidak yakin mengapa. Simulasi pemodelan interaksi antara udara bertekanan tinggi dan batuan berpori menawarkan jawabannya.

"Ada lebih banyak yang terjadi daripada apa yang telah dipikirkan sebelumnya," kata Melosh. "Intinya, atmosfer adalah layar yang lebih baik melawan dampak kecil daripada yang kita duga."

Meteor menampilkan pori-pori dan retakan, namun sampai sekarang, para ilmuwan tidak menganggap peran tesis ini berperan dalam mendikte interaksi batuan ruang angkasa dengan atmosfer bumi.

Melosh dan rekan-rekannya pertama kali mempertimbangkan mekanisme perkolasi udara saat mempelajari acara Chelyabinsk 2013. Meteor Chelyabinsk meledak 19 mil di atas wilayah Oblast Chelyabinsk Rusia dengan kekuatan 500.000 ton TNT, menghasilkan gelombang kejut yang memecahkan ribuan jendela dan mengirim ratusan orang ke rumah sakit.

Untuk studi terbaru, para periset menggunakan komputer di Laboratorium Nasional Los Alamos untuk mensimulasikan perjalanan udara bertekanan tinggi melalui celah dan microcavities di dalam komposisi konglomerat meteor yang longgar. Temuan - yang diterbitkan minggu ini di jurnal Meteoritics & Planetary Science - menunjukkan bahwa udara bertekanan tinggi dapat dengan cepat merobek meteor dari dalam ke luar, menciptakan ledakan dan menghancurkan meteor di atmosfer bagian atas sebelum memiliki kesempatan. untuk mencapai permukaan bumi

Melosh mempresentasikan hasil penelitian pada hari Senin di Pertemuan Fall Gelas Geofisika 2017 di New Orleans.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Tips Agar Bisa Tidur Nyenyak di Pesawat
31 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Sebentar lagi liburan panjang tiba, apakah Anda sudah membeli tiket dan menentukan tujuan kemana Anda habiskan waktu libur panjang Anda? Liburan tentu saja ...
Penembak Las Vegas, Kakek 64 Tahun
3 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Terjadi penembakan di konser dekat Kasino Mandalay Bay di Las Vegas, Amerika Serikat (AS). Pelaku diidentifikasi sebagai warga lokal bernama Stephen Paddock. ...
Joe Hart Memuji Penampilan Pemain Belakang Inggris Asal Liverpool Joe Gomez
15 November 2017, by Rachmiamy
Bermain di Stadion Wembley, tuan rumas Inggris ditahan imbang tamunya Brazil dengan skor kacamata 0-0 dalam laga persahabatan. Walaupun laga persahabatan, ...
Ingin Move On dari Windows? Yuk, Coba Pakai Linux!
22 September 2017, by Zeal
GueBanget - Kita semua tahu bahwa mayoritas pengguna komputer di dunia merupakan pengguna sistem operasi Windows. Meski sudah menjadi rahasia umum bahwa ...
Amien Rais ingin Ketemu Jokowi Bicara Reklamasi
3 November 2017, by Admin
  Tampang.com Proyek reklamasi Teluk Jakarta terus menuai pro dan kontra. Bahkan, isunya sudah menyangkut kedaulatan negara. Ketua Dewan Kehormatan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview