Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Sri Bintang Jalan Pemeriksaan di Polda Metro Jaya Terkait Ucapannya 'Pura-Pura Islam'

Sri Bintang Jalan Pemeriksaan di Polda Metro Jaya Terkait Ucapannya 'Pura-Pura Islam'

20 April 2018 | Dibaca : 222x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Sri Bintang Pamungkas menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya kurang lebih empat jam terkait pernyataannya soal ‘pura-pura islam’. Sri Bintang Pamungkas diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya sebagai terlapor karena diduga telah menyebarkan ujaran kebencian di akun YouTube.

Sri Bintang dilaporkan oleh Ketua Umum Pusat Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Ipong Wijaya Kusuma. Pernyataan Sri Bintang ‘pura-pura Islam’ tersebut dianggap telah menghina warga Tionghoa yang beragama muslim.

"Yang saya maksud Cina di situ mereka yang punya niat jahat menguasai Indonesia dan ingin menjajah. Saya sampaikan bahaya Cina yang mempunyai sifat jahat dan penjajah itu masih ada. Tidak terbatas pada WNA (warga negara asing), tapi WNI (warga negara Indonesia)," ucap Sri Bintang di Polda Metro Jaya, Kamis, 19 April 2018.

Namun, berbeda halnya dengan pengakuan Sri Bintang, dia mengatakan tidak menyinggung agama Islam khususnya Cina Islam. Bahkan ia merasa tuduhan UU ITE pada dirinya adalah salah alamat. Dia menilai yang seharusnya dilaporkan adalah orang yang mengunggah dan menyebarkan video.

"Ini tuduhan Undang-Undang ITE salah alamat. Seharusnya yang dituduh itu mereka yang menyebarkan dan mengunggah," katanya.

Sri Bintang menyayangkan sikap Ipong terkait pelaporan tersebut, karena menurutnya seharusnya Ipong jangan main lapor begitu saja, seharusnya klarifikasi langsung pada dirinya.

"Kalau saudara Ipong mengaku sebagai muslim, dia lebih baik klarifikasi kepada saya. Tidak tiba-tiba datang ke polisi," jelas Sri Bintang.

Selain itu, ternyata Sri Bintang juga dilaporkan Ipong karena menuding Presiden Jokowi Islamnya pura-pura. Sri Bintang tidak mempersoalkan tuduhan tersebut, ia mengaku sudah menyinggung Jokowi sejak pasal penghinaan terhadap Presiden yang tertuang dalam Pasal 134, 136 bis, dan 137 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dihapus Mahkamah Konstitusi.

"Jokowi saya singgung sudah lama. Sejak Pasal 134,136 bis, dan 137 (KUHP) dicabut," ujarnya. Laporan yang dialamatkan kepada dirinya tercatat dalam laporan nomor TBL/1698/III/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Sri Bintang Pamungkas dikenai dengan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 A ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

pancasila
8 Juni 2017, by Tonton Taufik
MENCEGAH UPAYA SEKULARISASI PANCASILA Oleh: K.H Ma'ruf Amin   Maklumat ke-Indonesia-an yang digagas oleh sejumlah orang dalam simposium ...
5 Cara Putus yang Bikin Wanita Lapang Dada
16 Januari 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Putus hubungan memang sangat menyakitkan, terlebih jika alasan putus tersebut karena adanya orang ketiga. Tapi tidak selamanya putus hubungan ...
djarot
21 Juni 2017, by Tonton Taufik
Tampang.com - Jakarta, di depan kader PDIP, Djarot menyatakan bahwa pemenang pilkada DKI 2017 adalah pasangan Basuki Tjahya Purnama (Ahok) dan ...
Buang 5 Benda Ini Jika Ingin Rumah Tampak Rapi di Tahun Baru 2018
28 Desember 2017, by Retno Indriyani
Tinggal hitungan hari lagi kita akan menyambut tahun baru 2018. Bicara mengenai tahun baru, pastinya kita memiliki resolusi tersendiri yang ingin dicapai untuk ...
Lebaran HP hilang,,,Lacak deh Pakai Aplikasi Pencarian
16 Juli 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Guys dengan jaman serba moderen ini banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mengetahui sesuatu dengan cara gampang dan mudah. Semua bisa ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab