Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Sri Bintang Jalan Pemeriksaan di Polda Metro Jaya Terkait Ucapannya 'Pura-Pura Islam'

Sri Bintang Jalan Pemeriksaan di Polda Metro Jaya Terkait Ucapannya 'Pura-Pura Islam'

20 April 2018 | Dibaca : 376x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Sri Bintang Pamungkas menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya kurang lebih empat jam terkait pernyataannya soal ‘pura-pura islam’. Sri Bintang Pamungkas diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya sebagai terlapor karena diduga telah menyebarkan ujaran kebencian di akun YouTube.

Sri Bintang dilaporkan oleh Ketua Umum Pusat Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Ipong Wijaya Kusuma. Pernyataan Sri Bintang ‘pura-pura Islam’ tersebut dianggap telah menghina warga Tionghoa yang beragama muslim.

"Yang saya maksud Cina di situ mereka yang punya niat jahat menguasai Indonesia dan ingin menjajah. Saya sampaikan bahaya Cina yang mempunyai sifat jahat dan penjajah itu masih ada. Tidak terbatas pada WNA (warga negara asing), tapi WNI (warga negara Indonesia)," ucap Sri Bintang di Polda Metro Jaya, Kamis, 19 April 2018.

Namun, berbeda halnya dengan pengakuan Sri Bintang, dia mengatakan tidak menyinggung agama Islam khususnya Cina Islam. Bahkan ia merasa tuduhan UU ITE pada dirinya adalah salah alamat. Dia menilai yang seharusnya dilaporkan adalah orang yang mengunggah dan menyebarkan video.

"Ini tuduhan Undang-Undang ITE salah alamat. Seharusnya yang dituduh itu mereka yang menyebarkan dan mengunggah," katanya.

Sri Bintang menyayangkan sikap Ipong terkait pelaporan tersebut, karena menurutnya seharusnya Ipong jangan main lapor begitu saja, seharusnya klarifikasi langsung pada dirinya.

"Kalau saudara Ipong mengaku sebagai muslim, dia lebih baik klarifikasi kepada saya. Tidak tiba-tiba datang ke polisi," jelas Sri Bintang.

Selain itu, ternyata Sri Bintang juga dilaporkan Ipong karena menuding Presiden Jokowi Islamnya pura-pura. Sri Bintang tidak mempersoalkan tuduhan tersebut, ia mengaku sudah menyinggung Jokowi sejak pasal penghinaan terhadap Presiden yang tertuang dalam Pasal 134, 136 bis, dan 137 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dihapus Mahkamah Konstitusi.

"Jokowi saya singgung sudah lama. Sejak Pasal 134,136 bis, dan 137 (KUHP) dicabut," ujarnya. Laporan yang dialamatkan kepada dirinya tercatat dalam laporan nomor TBL/1698/III/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Sri Bintang Pamungkas dikenai dengan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 A ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Target PAD Propinsi Kaltara Hampir Capai Target dari Pendapatan Pajak
25 November 2017, by Admin
Tampang.com – Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Provinsi Kaltara tahun 2017 per 23 November telah mencapai 91,30 persen atau sekira Rp 271,562 ...
Suka Makan Popcorn? Ini 5 Manfaat yang Bisa Kamu Dapatkan
29 Januari 2018, by Rachmiamy
Siapa yang tak suka popcorn. Camilan yang satu ini sangat populer dijadikan sebagai camilan saat menonton film. Popcorn terbuat dari biji jagung, Ketika biji ...
6 Jenis Makanan untuk Kesehatan Prima
27 April 2018, by Maman Soleman
Pilihan makanan yang baik bukan hanya mengenyangkan, tapi juga berkhasiat untuk kesehatan. Selama ini masyarakat Indonesia hanya mengutamakan kenyang daripada ...
Soal UN 2018 Esai, Serius?
14 Mei 2017, by Fikri Faturrahman
Ujian Nasional menjadi topik yang tidak ada habisnya untuk dibahas. Kini, Kemendikbud bikin geger lagi dengan adanya wacana bahwa soal UN 2018 akan menjadi ...
Obat Diare ini Bisa Hilangkan Jerawat dalam Sekejap!
1 September 2017, by Sandra Wijaya
Siapa yang tidak kesal jika memiliki kulit berjerawat? Masalah kulit yang satu ini sering membuat kita tidak percaya diri. Jerawat adalah masalah kulit yang ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab