Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Soal 5 Syarat Kontrak Politik Demokrat, Begini Kata Ketua DPP NasDem

Soal 5 Syarat Kontrak Politik Demokrat, Begini Kata Ketua DPP NasDem

13 Juli 2018 | Dibaca : 352x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Terkait lima syarat yang diajukan oleh Partai Demokrat dalam kontrak politik pada capres ataupun cawapres yang akan mereka dukung, Ketua DPP Partai Nasdem Irma Suryani menilai kelima syarat itu telah dilakukan Jokowi. Irma menganggap itu adalah syarat yang sifatnya normatif saja.

"Menurut saya syarat yang disampaikan sangat normatif, dan memang itu yang seharusnya dilakukan semua tokoh yang ingin jadi presiden dan lima syarat itu sudah dilakukan Jokowi," kata Irma, pada Jumat (13/7/2018).

Ia mengatakan, partai koalisi yang mendukung Jokowi tidak mempermasalahkan kelima syarat tersebut.

"Karena syarat itu normatif saya kira enggak ada masalah," ujar Irma

Irma menambahkan, koalisi pendukung Jokowi juga terbuka dengan Demokrat jika ingin bergabung.

"Tentu makin banyak yang gabung akan makin baik," katanya

Mengenai kemungkinan Demokrat mengajukan kadernya sebagai cawapres, Irma menjelaskan partai koalisi akan membahas lebih lanjut.

"Wah kalau soal itu tentu harus dilihat lebih dulu elektabilitasnya. Karena jangan sampai cawapres justru malah membebani elektabilitas Jokowi kan," tutur Irma

Seperti diberitakan sebelumnya Demokrat membuka diri untuk mendukung Jokowi di Pilpres 2019 dan pastinya harus menandatangani kontrak politik oleh capres dan cawapres

Ada pun kelima poin yang Demokrat ajukan sebagai syarat dukung politik pada capres dan cawapres 2019 adalah:

  • Pertama, capres dan cawapres harus memahami pancasila dan mengamalkannya.
  • Kedua, perhatian pasangan calon terhadap bidang ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
  • Ketiga, penegakan hokum dan keadilan  serta pemberantasan korupsi yang adil dan transparan.
  • Keempat, politik dan demokrasi yang taat pada konstitusi dan UU system ketatanegaraan yang berlaku.
  • Kelima, pemimpin yang harus bisa menjaga persatuan dan kerukunan serta sikap antiradikalisme perstuan bangsa.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Kebiasaan Tidur Yang Buruk Meningkatkan Risiko Obesitas
5 Agustus 2017, by Slesta
Hal lain yang perlu dikhawatirkan saat Anda terbangun di malam hari: Tidur yang buruk dapat meningkatkan risiko kelebihan berat badan dan obesitas, sebuah ...
 Pacar kamu Seorang Duda? Yakin..?
4 November 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Setiap orang mendambakan pernikahan mereka langgeng sampai maut memisahkan mereka. Namun tetap saja ada masalah yang mengakhibatkan mereka harus ...
Ngemil Sehat Saat Lembur? Mengapa Tidak?
4 Maret 2018, by Slesta
Tampang.com – Saat lembur, biasanya perut akan terasa lapar. Itu karena fikiran dan tenaga terus dikerahkan untuk menyelesaikan target pekerjaan. ...
Olahraga yang Cocok Saat Puasa
25 Mei 2018, by oteli w
Tampang.com - Berpuasa bukanlah alasan untuk malas bergerak. Meskipun berpuasa kita harus tetap berolahraga supaya badan tetap fit dan bugar. Selama ...
WHO: 1500 Korban Tewas Kolera di Yaman
2 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan wabah kolera yang menyebar cepat di Yaman telah menelan korban sebanyak 246.000 orang dan menewaskan 1500 orang ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab