Tutup Iklan
hijab
  
login Register
jasmev

Siapakah Kelompok Pertama Penyebar Ujaran Kebencian Melalui Sosial Media?

3 September 2017 | Dibaca : 25610x | Penulis : Tonton Taufik

Pasti mau tau? Siapa awal yang menjadi banyaknya ujaran kebencian di media social? Kelompok itu berdiri pada saat pemilihan gubernur Jakarta 2012, dengan adanya kelompok resmi JASMEV.

Pada saat Jakowi-Ahok bertemu dengan Fauzi Bowo – Nachrowi Ramli di putaran ke 2, Jokowi-Ahok mendirikan JASMEV, Jokowi Ahok Socia Media Volunteers. Walaupun “volunteers” tapi kenyataannya diberikan tempat dan difasilitasi oleh Jokowi-Ahok. Mungkin saja gajipun diberikan untuk memenangkan pertarungan dalam membuat opini.

Sejak itu, mulai ujaran kebencian bertebaran di social media, membangun opini bahwa Jokowi-Ahok terbaik dan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli buruk.

Setelah menang, JASMEV diberhentikan, kemudian dihidupkan lagi pada saat pemilihan presiden tahun 2014, JASMEV dengan arti singkatan yang berubah yaitu Jokowi Advanced Social Media Volunteers. JASMEV yang baru ini lebih sadis lagi, semua pendukung Prabowo Subianto dijelekkan. Yang paling parah pada saat JASMEV memasang iklan di Google Adsense dengan foto-foto Prabowo dan grupnya yang dianggap sebagai koruptor dengan warna hitam.

 

 

Sejak JASMEV ada, dengan segala cara membuat kampanye hitam, sejak itu pula umat Islam terusik, apalagi sejak JASMEV versi ahok sangat membela Ahok di kasus penistaan agama Al Maidah 51.

Saat ini umat Islam yang mengaku Muslim Cyber Army (MCA), tidak ada yang membiayai, tempatpun tidak ada yang menyediakan. Artinya MCA itu sangat militan. Jumlah JASMEV dibandingkan MCA, pastinya sangat jauh berbeda, pasti lebih banyak MCA. Walaupun penggiat Sosial Media yang pro pemerintah Jokowi saat ini sering diundang ke Istana, melakukan rapat tertutup, untuk membahas strategi kampanye pemerintah.

Bagaimana cara menghentikan MCA, sangat sulit! Karena militan, tersebar dibanyak daerah, semakin banyak kampanye untuk pemerintah, apalagi menjelekkan Islam, makin semangat MCA untuk membalas berita-berita fitnah.

 

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

PAN dan Gerindra akan Bikin Kejutan di Pilgub Jabar 2018
22 Oktober 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN), Edi Soeparno beberapa waktu lalu pernah menyatakan bahwa partainya ada kemungkinan membentuk poros baru ...
Kita Hidup di Zona Waktu Masing-Masing
17 Januari 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Pernahkah kamu mendengar kalimat ”hidup adalah perjuangan?” Ya, kalimat di atas merupakan bentuk respon positif terhadap segala sesuatu mengenai ...
tattoo mata
30 September 2017, by Rachmiamy
Seorang wanita memang rela melakukan apapun untuk mempercantik wajahnya. Meskipun hal yang dilakukannya itu terkesan aneh dan membahayakan bagi kesehatan ...
Sudrajat-Syaikhu Berikan Ucapan Selamat Pada Pasangan Rindu
12 Juli 2018, by Slesta
Tampang.com – Pilkada serentak telah berakhir, Jawa Barat telah memiliki seorang pemimpin baru yang muda dan inovatif. Ya, Gubernur Jawa Barat telah ...
Menjadi Pribadi Hebat
23 Juni 2018, by Slesta
Tampang.com – Hei cantik, kamu itu berharga lho! Jangan galau terus – terusan kalau saat ini kamu sedang mengalami banyak masalah. Biasanya , kalau ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview