Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Setiap Orang Punya Kelas (Kehidupannya) Masing-Masing...

Setiap Orang Punya Kelas (Kehidupannya) Masing-Masing...

4 April 2018 | Dibaca : 586x | Penulis : Dika Mustika

Kelas hampir usai....kurang lebih seperti itu mungkin jika cerita temanku kuberi judul. Kisah ini sebenarnya sudah aku tahu sejak beberapa waktu yang lalu. Namun, rasanya baru hari ini aku dapat lebih paham maksud cerita tersebut. Ada seorang teman, dia adalah seorang guru. Dia menceritakan pengalamannya ketika ia mengajar di sebuah sekolah. Di awal tahun ia bekerja sebagai guru, entah mengapa rasanya waktu berjalan sangat lambatnya. Waktu antara jam pelajaran ke jam pelajaran selanjutnya seakan terasa sangat panjang. Apalagi waktu antara ia masuk kerja dengan pulang kerja. Itu adalah pengalaman awal tahun ia menjadi guru. Ketika ia hanya berfokus pada ‘jam kerja’.

 

Akhirnya waktu berjalan, tahun berganti tahun. Tak ada lagi waktu antara jam pelajaran satu dengan jam pelajaran selanjutnya yang seakan terasa panjang. Yang ada bahwa ia selalu kekurangan jam pelajaran. Seakan waktu jam pelajarannya kurang! Padahal, jika dilihat sejak ia di tahun pertaman hingga ia di tahun kesekian, waktu jam pelajaran tetaplah sama. Yang berubah adalah dia...dia yang kemudian berhasil ‘belajar’ dari setiap jam pelajaran-pelajarannya. Ia menceritakan, ternyata menjadi guru, bukanlah ‘mengajar’ namun justru ‘belajar’! ‘Belajar’ dari setiap kejadian, dari berbagai karakter anak, karakter patner, karakter orangtua, karakter pelajaran, dan yang terpenting adalah bagaimana mempelajari karakter diri ketika menghadapi berbagai karakter pada hal-hal di atas.

 

Waktu berjalan dan berjalan lagi. Hingga akhirnya setelah melalui beberapa kali pergantian kelas, pergantian pelajaran...pergantian ‘kepusingan’, pergantian kebahagiaan, dan pergantian lainnya, akhirnya kelas telah usai. Tuntaslah waktu di mana ia telah belajar banyak hal yang bahkan tak terhitung pelajaran yang ia telah dapatkan. Dari kelas ia belajar sabar, dari kelas ia belajar marah, dari kelas ia belajar tertawa, dan dari kelaslah juga ia belajar bagaimana bisa belajar.

 

Kelas pertama mungkin telah usai begitu pula dengan kelas ke dua, ada kelas mulai setelah kelas usai, begitu berlanjut. Dan di tahun ke sekiannya, seringnya kelas terasa hampir usai... . Namun, dalam ‘kehampiran’ usai tersebut, dia tak ingin jika kelasnya berlalu begitu saja. Karena ia khawatir kelas akan usai tanpa ia sadari.   

 

Mungkin tidak semua orang menjadi guru dan memiliki kelas dengan murid di dalamnya. Namun, kita semua punya kelas! Kelas kita sendiri, kelas yang juga sama bermatapelajaran di dalamnya. Bagaimana kita menghadirinya, bagaimana kita menikmatinya, bagaimana kita memaknainya, bagaimana kita nanti ingin melihat ‘rapot’ dari kelas-kelas yang kita hadiri dalam kehidupan ini. Ya, kita semua punya kelas kehidupan. Kelas kehidupan dengan pelajaran yang mungkin berbeda bagia tiap ‘muridnya’. Pikirkan, kita ingin mendapatkan rapot seperti apa kelak? Oh iya, jangan lupa tentunya rapot pasti akan mencatatkan bagaimana kita selama menghadiri kelas kehidupan ini. Ingin seperti apa rapotmu kelak? Pikirkan dan bertindaklah sebelum kelasmu usai...

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ukiran Kuno Mengkonfirmasi Serangan Komet Mematikan
2 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Sebuah simbol yang ditemukan di Gobekli Tepe sepertinya mengkonfirmasi bahwa sebuah komet pernah menabrak Bumi di tahun 10.950 SM. Selama bertahun-tahun, ...
Cara Menjaga Tubuh Tetap Sehat Saat Musim Hujan
12 Februari 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Cuaca buruk dan musim hujan yang terjadi terus menerus akhir-akhir ini membuat daya tahan tubuh menurun. Banyak orang yang terkena berbagai macam ...
4 Masalah Perut Ini Dapat Jadi Tanda Kamu Terserang Penyakit
29 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kondisi baik atau buruknya pencernaan tentunya dipengaruhi oleh makanan yang kita masukkan dalam tubuh. Jika sering mengkonsumsi makanan pedas, ...
Dikalahkan Kotak Kosong, Begini Reaksi Calon Wali Kota Makassar
30 Juni 2018, by oteli w
Dikalahkan Kotak Kosong, Begini Reaksi Calon Wali Kota Makassar Pilkada serentak 2018 memiliki keunikan dimana ada beberapa calon kepala daerah yang melawan ...
PKPU Resmi Diterbitkan, KPU Persilahkan Pihak yang Keberatan Mengajukan Gugatan ke MA
3 Juli 2018, by oteli w
PKPU Resmi Diterbitkan, KPU Persilahkan Pihak yang Keberatan Mengajukan Gugatan ke MA PKPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab