Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
kangen orang tua

Seorang Ibu Mengajarkan Keikhlasan, Seorang Bapak Mendidik Ketegaran

11 Juni 2017 | Dibaca : 1163x | Penulis : Yudhie SW

Kalo di Academy Award yg biasa dihadiahi Piala Oscar, maka seorang Ibu harusnya yg memenangkan kategori The Best Actress, karena Ibu sangat baik memerankan perannya, baik peran yg sebenarnya seorang Ibu maupun peran2 yg disertai "kebohongan", Ibu akan berbohong bahwa semuanya baik2 saja supaya anak2nya tidak ikut khawatir, akan berbohong bahwa beliau sudah kenyang supaya anak2nya tetap bisa makan dengan tenang dan pastinya kenyang, berbohong bahwa seragam sekolah anak2nya sudah beres, padahal pagi2 sekali beliau bangun untuk menyetrika seragam tsb, dan untuk apa peran2 kebohongan itu beliau ambil dan perankan dengan baik, adalah untuk memastikan bahwa anak2nya tetap bisa menjalani semua dengan tenang tanpa rasa khawatir...

Dan kalo seorang Bapak, pantas dianugerahi sebagai The Best Stuntmant, karena beliau selalu mengambil peran pengganti buat peran2 bahaya yg harus dihadapi oleh keluarganya, khususnya anak2nya, seorang Bapak rela wajahnya terpapar air hujan sambil naik motor membonceng anaknya yg berangkat sekolah, dia tempatkan anaknya dibelakang dia memastikan sang anak tidak terkena air hujan, akan menjadi seorang "pemarah" di garis depan jika anak2nya mendapatkan perlakuan yg tidak fair, jadi bisa dipastikan Bapak ini adalah seorang pemain pengganti terbaik peran2 berbahaya tersebut...

Dari dua peran diatas, maka Sang Ibu yg "pembohong" sudah dengan sangat baik mengajarkan apa itu keikhlasan dan Sang Bapak sudah dengan sangat hebat mengajarkan ketegaran...

Kemudian yg terpenting adalah sudahkah kita mengambil peran sebagai pengingat yg baik buat beliau2 ini? Kapan terakhir kita bersilahturahmi dengan beliau2? Kapan terakhir kita mengucapkan minimal kosa kata terima kasih kepada beliau2? Kapan kita bicara dengan beliau2 walaupun hanya sekedar lewat telpon karena terpisah oleh jarak? Mari kita ambil telpon kita, mari kita silahturahmi dengan beliau2 minimal menanyakan kabar dan kondisi kesehatan beliau...

Mari kita ambil telpon kita, untuk menghubungi "pembohong" dan "pemarah" yg baik itu, sekedar menanyakan kabar terakhir beliau2... 

Karena ada cerita, seorang Ibu yg setiap Jum'at pagi sehabis subuh sudah rapi mandi pagi dengan setia duduk di dekat meja telpon, menunggu telpon dari Sang Anak yg memang membiasakan tiap Jum'at pagi untuk menghubungi Sang Ibu, dan buat Sang Ibu itu sudah kebahagiaan yg luar biasa...

Semoga menginspirasi dan bukan menggurui...

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Terungkap! Ini Tahun Terindah dan Tersulit dalam Pernikahan
31 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Tidak semua pasangan menyadari bahwa usaha dari kedua pasangan sangat dibutuhkan dalam kehidupan keluarga. Ini sesuai dengan data 950.000 perkawinan di Eropa ...
Santripreneur sedang Digiatkan Kemenperin, 18 Ponpes disiapkan jadi Percontohan
22 Januari 2018, by Zeal
Tampang - Kementerian Perindustrian menargetkan pelaksanaan program Santripreneur yang dijalankan pada 18 pondok pesantren sebagai percontohan pada tahun 2018. ...
Artis Tanah Air Kembali Terciduk Memakai Narkoba, Kali Ini Rizal Djibran
23 Februari 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Artis yang seharusnya memberi teladan bagi masyarakat luas dalam hal baik, namun tidak bagi beberapa artis yang kerap ditangkap akibat menggunakan narkoba. ...
Resep Pembuatan Peyek Menginap yang Gurih Nan Renyah dengan Santan dan Tanpa Santan
5 Juli 2018, by Nur Atinal Khusna
Iwak peyek iwak peyek iwak peyek nasi jagung. Iwak peyek iwak peyek iwak peyek nasi gule. Itu adalah penggalan lagu milik Trio Macan yang sempat terkenal di ...
Polres Bandung Mulai Menerapkan Tilang CCTV
4 Oktober 2017, by Rio Nur Arifin
Sebagai warga negara yang baik sudah sepantasnya para warga mematuhi aturan yang berlaku di segala aspek bermasyarakat, tidak terkecuali dalam berlalu-lintas. ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview