Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Seni untuk Kesembuhan dan Peningkatan Kecerdasan

Seni untuk Kesembuhan dan Peningkatan Kecerdasan

30 April 2018 | Dibaca : 338x | Penulis : Maman Soleman

Walaupun pada dasarnya setiap orang memiliki kebutuhan dan mengekspresikan keindahan, tidak banyak yang berpikir mengenai manfaat keindahan. Selain untuk perkembangan pribadi, terdapat beberapa manfaat lain yang dijelaskan oleh Compton.

Pertama, karya seni seperti foto, lukisan, dan benda-benda seni yang dipajang di rumah, kantor, merupakan stimulus yang dapat menghasilkan emosi positif dan mernbantu mengingatkan kita akan pengalaman yang meyenangkan.

Objek-objek yang menarik dapat menimbulkan rasa ingin tahu dan membantu kita belajar mengenai dunia sekeliling kita. Selain itu, melalui seni kita juga dapat mengekspresikan emosi, intuisi-intuisi, dan makna-makna yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.

Kedua, musik. Telah banyak hasil riset yang menunjukkan bahwa musik sangat bermanfaat untuk mempercepat kesembuhan pasien pasca pembedahan, proses penyembuhan pasien kanker; membantu penderita alzheimer mengingat kembali pengalaman masa lalu, menguatkan sistem imun, meningkatkan nilai tes pada anak, dll.

Beberapa hasil penelitian juga menemukan bahwa musik dapat memperbesar ukuran otak. Hal ini diketahui dari hasil penelitian Schlaugh dkk (1995) maupun Schlaugh sendiri (2001). Schlaugh dkk membandingkan ukuran otak dari 30 orang pemusik dan 30 orang yang bukan pemusik, dan menemukan bahwa corpus collosum (bagian otak yang menghubungkan belahan otak kiri dan kanan) pada kelompok musisi lebih besar. Pada musisi yang telah bermain musik sejak usia dini, perbedaan itu lebih besar.

Banyak penelitian yang menunjukkan manfaat mendengarkan musik, termasuk di Indonesia, temuan-temuan lain menunjukkan bahwa bermain musik memberikan manfaat lebih besar. Anak-anak usia 3-4 tahun yang telah belajar bagaimana bermain piano memiliki nilai tes penalaran abstrak 34 persen lebih tinggi daripada anak-anak yang telah mengenal keterampilan komputer.

Hasil penelitian lain menunjukkan bahwa anak-anak dengan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (attention deficit and hiperactivity disorder/ADHD) dapat belajar berkonsentrasi dan mengendalikan agresinya secara lebih baik setelah bermain game yang berdasarkan ritme musik.

Nah, selamat bermusik dan menghadirkan keindahan di rumah Anda!

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Kasih Sayang Orangtua Memiliki Manfaat Hebat untuk Masa Depan Anak
6 Juni 2018, by Slesta
Tampang.com – Orangtua yang tidak segan mengungkapkan kasih sayang untuk anaknya seperti memberikan pelukan, kecupan hangat dna juga belaian faktanya ...
Yuk Intip Rahasia Kecantikan Sonam Kapoor !
27 Oktober 2017, by Rachmiamy
Aktris Bollywood Sonam Kapoor, putri bintang Bollywood terkenal Anil Kapoor adalah salah satu aktris berbiaya tertinggi dalam industri tersebut, dan ...
Ditersangkakan oleh Polisi Karena Cuitan Sarkastik, ADP: Tidak Melanggar Pasal!
29 November 2017, by Zeal
Tampang - Buntut cuitan Ahmad Dhani Prasetyo (ADP) tentang penista agama, dirinya ditetapkan tersangka oleh pihak penyidik Polres Jakara Selatan. Kasus yang ...
Aplikasi Chatting Sekelas WhatsApp Berhasil diciptakan Gadis Asal Kebumen
20 November 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat banyak aplikasi bermunculan yang dapat mempermudah kita untuk mengirim pesan maupun melakukan ...
Jadi Tren, Demi Dapatkan Rumah Murah, Warga Tiongkok Berpura-pura Cerai
22 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Perceraian bukanlah hal yang menyenangkan dan bukan untuk dimainkan. Dengan perceraian justru membuat kita terasa menyedihkan. Namun, sepertinya ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview