Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Sejak Becaknya Hilang, Tukang Becak ini Suka Telan Paku, Batu dan Cat Tembok

Sejak Becaknya Hilang, Tukang Becak ini Suka Telan Paku, Batu dan Cat Tembok

7 November 2017 | Dibaca : 314x | Penulis : Admin

Tampang.com - KELUARGA Wawan Gunawan menduga ada ’’kekuatan klenik” di balik kelakuannya menelan paku, batu, dan cat tembok. Karena itu pula, sepulang dari rumah sakit kelak, Wawan akan dicarikan pengobatan alternatif untuk menyembuhkan gangguan mentalnya.

’’Dulu pun kami sudah mencarikan dia pengobatan. Tapi, mungkin belum ada yang cocok,” tutur Ani Kumaryani, adik Wawan, Sabtu, (4/11).

Tapi, menurut staf Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Indra L. Malik, yang dibutuhkan orang terduga stres seperti Wawan sebenarnya lingkungan yang bisa memahami dia. Keluarga harus siap menjadi teman atau tempat curhat. ’’Sehingga permasalahan yang dihadapinya akan mudah cair dan tidak menjadi beban hidupnya,” kata Indra.

Seseorang dengan gangguan jiwa, lanjut Indra, akan mengalami empat tahapan. Pertama, mereka akan mengalami kecemasan yang sangat tinggi. Kedua, mengalami stres ringan sampai berat, ketiga mengalami depresi, dan keempat psikosis.

Agar stres tidak semakin parah, lanjut dia, seseorang harus bisa mengenali perasaan seperti marah, takut, sedih, iri, dan cemas dalam setiap situasi. Coba untuk mengerti apa yang mengakibatkan perasaan tersebut.

’’Perhatikan apa yang Anda lakukan terhadap orang lain dan diri sendiri ketika timbul perasaan tersebut. Sadari kemampuan dan keterbatasan diri dalam menghadapi situasi, dan cobalah bersikap rasional,” jelasnya.

Tak seperti keluarga Wawan, keluarga Hendro Wijatmiko yang di perutnya juga ditemukan berbagai benda tak lazim meyakini bahwa kelakuan Hendro tak ada kaitannya dengan klenik. Dokter Justina Evy Tyaswati, kepala Humas RSD dr Soebandi, Jember, tempat Hendro dirujuk, juga menyatakan bahwa yang terjadi pada Hendro murni disebabkan karena memakan benda-benda asing.

”Jadi, tidak ada yang aneh-aneh (klenik, Red) dan memang benda tajam ini dimakan sendiri oleh pasien karena ada gangguan jiwa,” kata Evy.

Anak sulung Wawan, Nandang Maulana, mengingat bahwa sang ayah sudah lama memiliki masalah dengan pikirannya. ’’Sejak saya masih kecil, masih SD. Sejak becaknya hilang,” ungkap pemuda 18 tahun itu. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Karena Ingin Perfect dan Tangguh Seperti Laki – Laki Evelyn Rela Suntik Hormom Laki – laki Mulai Usia Dini
10 Oktober 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Karena keinginnan untuk tampil tanggu seperti laki – laki maka perempuan satu ini rela melakuka suntik hormon laki – laki mulai usia ...
xavi
20 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Mantan pemain Barcelona Xavi Hernandez tak bosan-bosan untuk memuji mantan rekannya di Barcelona Lionel Messi. Xavi percaya kehebatan Messi tidak ...
Punya Anak Tidak Bisa Diam? Bersyukurlah !
31 Juli 2017, by Rachmiamy
Sebagai seorang ibu, terkadang kita merasa jengkel saat anak tidak bisa diam. Lari kesana kemari, lompat- lompatan, dan membuat seisi rumah berantakan. ...
Mahasiswa Aktif Dari Salah Satu PTN di Semarang Tertangkap Basah Setelah Melakukan Perjokian di Kampus Unissula Semarang
16 Juli 2017, by Alfi Wahyu Prasetyo
Seorang mahasiswa aktif disalah satu PTN di Semarang tertangkap basah dan langsung dilaporkan kepada pihak yang berwajib setelah melakukan perjokian terhadap ...
Kalahkan Inggris di Semifinal, Kroasia Akan Bertemu Prancis di Final Piala Dunia 2018
12 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Usai menang melawan Inggris, Kroasia akan bertemu dengan Prancis di Final Piala Dunia 2018. Timnas Kroasia menang atas Inggris di laga semifinal Piala Dunia ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview