Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Ribuan Orang Mulai Mengubur 60 Orang Tewas Ketika Dunia Bereaksi Terhadap Kekerasan di Gaza

Ribuan Orang Mulai Mengubur 60 Orang Tewas Ketika Dunia Bereaksi Terhadap Kekerasan di Gaza

15 Mei 2018 | Dibaca : 212x | Penulis : Slesta

Ribuan orang mulai menghadiri pemakaman Selasa bagi puluhan orang Palestina yang tewas dalam bentrokan dengan pasukan Israel di Gaza pada hari yang sama ketika Amerika Serikat secara kontroversial memindahkan kedutaannya ke Yerusalem.

Ketika aktivitas di perbatasan Gaza-Israel tenang pada hari Selasa, lebih banyak demonstrasi - dan mungkin lebih banyak kekerasan - diperkirakan akan dilanjutkan setelah beberapa pemakaman.

Pemakaman akan dimulai pada ulang tahun ke 70 dari apa yang disebut orang Palestina sebagai Hari Nakba - pemindahan massal orang-orang Palestina di wilayah itu setelah penciptaan Israel pada bulan Mei 1948.

Pada pertemuan darurat, Presiden Otoritas Palestina Abbas mengatakan pemogokan umum dan tiga hari berkabung akan dimulai Selasa.

Kelompok-kelompok Palestina mengatakan mereka berniat mengekang protes, tetapi militer Israel mengatakan itu mempersiapkan lebih banyak konfrontasi di perbatasan Gaza.

Pemakaman Selasa mengikuti kekerasan Senin yang bertepatan dengan demonstrasi massal terhadap pembukaan Kedutaan Besar AS di Yerusalem, yang termasuk penasehat presiden Ivanka Trump dan Jared Kushner dan pesan video dari Presiden Donald Trump.

Tentara Israel mengatakan mereka melepaskan tembakan ke arah 10.000 "pengunjuk rasa kekerasan," menewaskan sedikitnya 60 orang Palestina dan melukai sekitar 2.700 orang. Itu adalah hari paling mematikan di Gaza sejak 2014.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan militernya bertindak untuk membela diri melawan kelompok militan Palestina Hamas. Pasukan Pertahanan Israel menuduh Hamas, yang mengontrol Gaza, "memimpin operasi teroris" dan menghasut para pemrotes.

Selasa, Amerika Serikat memblokir pernyataan Dewan Keamanan PBB yang menyerukan "penyelidikan independen dan transparan" terhadap kematian Senin.

Pernyataan itu, yang disusun oleh Kuwait, menyatakan "kemarahan dan kesedihan" dan menuntut semua negara mematuhi resolusi untuk menempatkan misi diplomatik di Yerusalem.

Rusia mengatakan situasi di Gaza menyebabkan "keprihatinan mendalam."

Jurubicara Kremlin, Dmitry Peskov, yang memperhatikan keprihatinan masa lalu tentang langkah Jerusalem, mengatakan mereka berharap Amerika Serikat, PBB dan Uni Eropa akan "menahan diri dari tindakan yang dapat meningkatkan ketegangan."

Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan mengatakan ia akan menarik duta besarnya dari Israel dan Amerika Serikat untuk "konsultasi" dan menempatkan kesalahan pada "genosida" hari Senin di Netanyahu dan Trump. Afrika Selatan juga memanggil kembali duta besarnya.

"Kami akan terus berdiri bersama saudara-saudara Palestina kami," katanya.

Netanyahu menyebut pemimpin Turki itu "di antara pendukung terbesar Hamas" dan menasihatinya untuk "tidak berkhotbah tentang moralitas."

"Tindakan yang tepat, tegas dan mendesak diperlukan untuk mengakhiri pembunuhan brutal yang berlangsung terus menerus terhadap ribuan orang yang tak berdaya di tangan Zionis pendudukan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Qassemi, seraya mengatakan "kejahatan" Israel dihasilkan dari "AS yang tak tergoyahkan" mendukung."

Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson mengatakan dalam sebuah pernyataan, London "sedih karena kehilangan nyawa."

"Kami tidak setuju dengan keputusan AS untuk memindahkan kedutaan dan kami terus meyakini bahwa bermain kartu yang salah pada waktu yang salah."

Perserikatan Bangsa-Bangsa memperingatkan orang-orang di wilayah itu, dengan mengatakan, "siapa pun yang bertanggung jawab ditembak mati atau terluka: perempuan, anak-anak, pers, responden pertama, pengamat."

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Suka Menunda-Nunda Pekerjaan? Ketahui Fakta Berikut
16 September 2017, by Rindang Riyanti
Meskipun kita berharap kita bisa fokus pada apa yang kita kerjakan, penundaan adalah hal yang normal dan menjadi hal yang harus diatasi setiap orang. Berikut 7 ...
10 Khasiat Buah Sukun Bagi Kesehatan Anda
31 Maret 2018, by oteli w
Dilansri dari laman khasiat.co.id Buah sukun termasuk buah yang memiliki kandungan gizi lumayan tinggi. Beberapa vitamin dan minerak seperti karbohidrat, ...
Pelatih Timor Leste : "Indonesia bukan Lawan Terberat kami"
20 Agustus 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Ambisi Timnas Timor Leste untuk mengalahkan Tim Garuda Muda Indonesia pada Sea Games 2017, sangatlah besar. Kekalahan dua kali melawan Vietnam ...
Tembok Cina jadi Cita-cita Afgan Rayakan Ultahnya
19 Mei 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Afgan Syah Reza penyanyi berbakat ini sebentar lagi akan merayakan ulang tahunnya yang bertepatan dengan hari pertama puasa pada tanggal 27 Mei ...
Poster dan Stiker "Raja Jokowi" di Jawa Tengah Dianggap PDIP Model Kampanye Hitam
14 November 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Poster dan Stiker Joko Widodo atau Jokowi yang mengenakan pakaian bak raja di jawa lengkap dengan mahkota di kepalanya, tersebar hampir di ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab