Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Prediksi Gempa dengan Teknik Monitoring Patahan Bawah Laut

Prediksi Gempa dengan Teknik Monitoring Patahan Bawah Laut

21 Agustus 2017 | Dibaca : 770x | Penulis : Rindang Riyanti

Untuk memantau segmen patahan seismik Anatolia Utara di dekat Istanbul, tim peneliti internasional, khususnya dari CNRS dan Université de Bretagne Occidentale, telah memasang jaringan transponder di lantai Laut Marmara. Tujuannya adalah untuk mengukur gerak dasar laut di kedua sisi segmen ini. Data yang dikumpulkan selama enam bulan pertama menunjukkan bahwa patahan mungkin terkunci di wilayah segmen ini, menunjukkan bahwa ada peningkatan energi yang progresif yang dapat dilepaskan secara tiba-tiba. Hal ini bisa menyebabkan gempa besar di daerah Istanbul.

Patahan Anatolia Utara, yang menyebabkan gempa bumi yang merusak di Turki pada tahun 1999, sebanding dengan patahan San Andreas di California. Ini menandai batas antara lempeng tektonik Eurasia dan Anatolia, yang bergerak relatif satu sama lain dengan kecepatan sekitar 2 cm per tahun. Perilaku patahan tersebut, terletak beberapa puluh kilometer dari Istanbul di Laut Marmara. Bagaimana segmen ini berperilaku? Apakah terus bergeser? Apakah secara teratur memberi jalan, kadang-kadang menyebabkan gempa berskala kecil dan kecil? Atau terkunci, sehingga kemungkinan suatu hari nanti akan pecah dan menyebabkan gempa besar?

Kapal selam mengamati gerak patahan ini selama beberapa tahun. Untuk memenuhi tantangan ini, para peneliti menguji metode penginderaan jauh bawah laut yang inovatif, menggunakan transponder akustik aktif dan otomatik yang dapat diakses dari permukaan laut dengan mudah. Ditempatkan di dasar laut di kedua sisi patahan pada kedalaman 800 meter, transponder menggunakannya secara bergantian untuk saling menginterogasi pasangan, dan mengukur waktu pulang-pergi dari sinyal akustik di antara keduanya. Penyimpangan waktu ini kemudian diubah menjadi jarak antara transponder. Variasi jarak ini dari waktu ke waktu digunakan untuk mendeteksi pergerakan dasar laut dan deformasi jaringan transponder, dan dengan demikian menyimpulkan perpindahan patahan.

Enam bulan pertama data waktu tempuh, suhu, tekanan dan stabilitas, telah mengkonfirmasi bahwa sistem ini berkinerja baik. Setelah perhitungan, data menunjukkan tidak ada gerakan yang signifikan dari patahan yang dipantau, dalam batas resolusi jaringan. Jarak antara transponder, yang berada di antara jarak 350 dan 1700 meter, diukur dengan resolusi 1,5 sampai 2,5 mm. Oleh karena itu, segmen ini mungkin terkunci atau hampir terkunci. Terkuncinya lempeng dapat menimbulkan tekanan yang bisa memicu terjadinya gempa. Namun, diperlukan data selama beberapa tahun untuk mengkonfirmasi pengamatan ini atau menunjukkan bahwa bagian dari patahan ini memiliki perilaku yang lebih kompleks.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Franco Morbidelli Rindu Kenangan di Moto2 2017
6 Desember 2017, by Rachmiamy
Franco Morbidelli akan menjadi salah satu Rookie di balapan MotoGP 2018. Di MotoGP 2018, Morbidelli akan membela tim Marc VDS Honda bersama salah satu rivalnya ...
curhat di medsos
18 April 2017, by fersy dungga
Istri / Suami Curhat di Medsos masalah pasangannya.. Apa kata Islam.. Fenomena media sosial saat ini, kebanyakan orang-orang saat ini curhat tidak dilakukan ...
Menggemparkan, Jepang Akan Beli Rudal Jarak Jauh. Untuk Apa?
8 Desember 2017, by Slesta
Tampang.com – Situasi keamanan dunia saat ini sedang tidak kondusif. Salah satu yang menyatakan bahwa negara mereka sedang dalam situasi tidak kondusif ...
Waktu Terbaik untuk Berolahraga Saat Puasa Ramadhan
28 Mei 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Untuk tetap sehat selama bulan Ramadhan tentu menjadi keinginan semua orang. Selain menjaga kebutuhan gizi dan asupan nutrisi, langkah lain yang ...
Fakta Mengejutkan, Jalan Kaki Lebih Efektif Membakar Lemak Daripada Berlari
11 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com – Tidak sedikit wanita mendambakan bentuk tubuh yang langsing dan ideal. Berbagai cara yang dilakukan oleh para wanita tersebut untuk ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview