Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Polisi Tetapkan 3 Tersangkan Terkait Ujaran Kebencian Sindikat Saracen

Polisi Tetapkan 3 Tersangkan Terkait Ujaran Kebencian Sindikat Saracen

25 Agustus 2017 | Dibaca : 547x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Tiga orang telah ditetapkan polisi sebagai tersangka terkait sindikat Saracen. Sindikat ini terkait dengan penyebaran ujaran kebencian dan isu SARA. Untuk menjalankan aksinya, mereka menggunakan ratusan ribu akun di media sosial.

Seperti dilaporkan Liputan6, Kombes Pol Awi Setiyono, Kabag Mitra Biro Penmas Divisi Humas Mabes Polri, ungkapkan bahwa modus yang dilakukan Saracen ini adalah dengan menggunakan meme-meme yang bermuatan kebencian untuk propagandanya. Lalu meme-meme tersebut disebar ke grup-grup baru yang dibuat oleh tersangka.

"Selama ini yang bersangkutan (tersangka sindikat saracen) juga membuat meme. Ujaran kebencian, sesuai trennya apa saat ini kemudian yang bersangkutan buat narasi-narasi yang sifatnya provokasi kemudian disebarkan kepada grup mereka," ungkap Kabag Mitra Biro Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Awi Setiyono, di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (24/8/2017).

"Misalnya, dia membuat meme itu ditampung di dalam satu grup, nanti buat lagi meme, buat grup lagi," lanjutnya.

Untuk membuat akun-akun baru, sindikat ini pun sengaja membeli kartu SIM prabayar dalam jumlah banyak untuk memudahkan hasil verifikasi.

"Makanya juga kita temukan sim card-sim card yang banyak ya. Ada 50 lebih. Bahkan ketuanya sendiri (JAS) ada kita temukan facebooknya ada 6 kemudian akun-akun lainnya ada 11 lebih ya yang pernah dibuat," ucap Awi.

Awi juga mengatakan, para tersangka bekerja secara intensif dan bergantian. Walaupun masing-masing berbeda lokasi tetapi tetap rutin berkomunikasi melalui media sosial.

"Semua melalui internet, melalui dunia maya mereka berkomunikasi. Karena mereka intens, makanya ada benang merahnya. Disambungkan," ujarnya.

Sementara terkait aliran uang yang ada dalam aksi Saracen ini, Awi mengakui pihaknya belum menemukan hasil penyidikannya hingga saat ini.

"Penyidik belum menemukan aliran uang karena memang pengakuannya selama ini cash. Itu perlu pembuktian. Nanti ada alat bukti lainnya," ujar Awi memungkas.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ingin Bekerja di PT Garuda Indonesia? Ini Dia Lowongannya
18 Agustus 2017, by Slesta
PT. Garuda Indonesia sedang mencari pemuda – pemudi terbaik yang sangat kompeten dan termotivasi diri untuk mengisi posisi – posisi dengan ...
Perbaikan Tanggul Kali Pulo Terkendala Hujan Deras
25 November 2017, by Admin
Tampang.com - Pasukan Biru dari Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan terus melakukan pengerjaan perbaikan di lokasi tanggul jebol di kawasan RW 6 Jatipadang, ...
Nama Puti Guntur tak Mampu Naikkan Suara Gus Ipul di Pilgub Jatim
28 Juni 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Jago PDIP di Pilgub Jatim 2018, Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul yang dipasangkan dengan Puti Guntur Soekarnoputri keok pada perhitungan cepat atau ...
Masih Terlihat Ramping, Ternyata Titi Kamal Sedang Hamil 6 Bulan
23 Agustus 2017, by Rachmiamy
Kabar bahagia datang dari pasangan artis Titi Kamal dan Cristian Sugiono, pasalnya saat ini pemeran Maura di film Ada Apa dengan Cinta itu sedang menanti ...
Dirut ANTAM Datangi Kantor Luhut Binsar Panjaitan
30 Agustus 2017, by Alfi Wahyu Prasetyo
Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) alias Antam, Arie Prabowo Ariotedjo, siang ini menyambangi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman untuk bertemu ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab