Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Pilih Bisnis Online atau Offline Ya?

Pilih Bisnis Online atau Offline Ya?

22 Maret 2018 | Dibaca : 390x | Penulis : Dika Mustika

Bisnis online shop! Profesi yang semakin banyak dilirik orang-orang sekarang ini. Kalau kita perhatikan, prosfesi ini mungkin belum banyak muncul di awal tahun 2000an, namun kini? Menjamur! Benar seperti kata bijak, “ Siapkanlah anak Anda untuk hidup di zamannya nanti!” Terbayang, kita saja dulu tak terpikir apa itu online dan kini bisnis online-lah yang bisa membuat seorang pebisnisnya untung bahkan bisa hingga puluhan juta setiap bulannya. Yuk, kita lihat apa sih yang membedakan bisnis online dan bisnis offline!

 

Modal

Bisnis online, bisa lho dimulai tanpa modal (baca: selain modal niat ya). Kini banyak penjual online yang merupakan reseller. Mereka hanya melakukan dropship, mirip-mirip sama perantara lah. Sedangkan jika kita membuka bisnis offline, kita harus memiliki modal yang cukup besar. Modal untuk menyewa atau membeli toko, tentunya membeli barang dagangan, bahkan hingga menyewa karyawan.

 

Jangkauan pembeli

Dengan online, jangkauan pembeli kita bisa sangat luas, bahkan jika ‘dagangan’ kita sudah terkenal, bisa hingga ke luar negeri lho jangkauan pembeli kita. Toko online tidak berbatas area. Terasakah ketika kita mencari suatu benda, kita tidak segan-segan memesannya dari laur kota. Itulah era globalisasi, ketika daerah tidak membatasi lagi. Sedangkan toko offline, jangkauan pembelinya lebih terbatas. Namun belakangan ini, tak sedikit juga toko-toko offline yang membuka toko online untuk menjawab kebutuhan pembeli dari luar daerah toko tersebut.

 

Pemeliharaan toko

Nah, toko online ini tampaknya tak butuh budget khusus untuk pemeliharaan toko.  Cukup dengan memperbaharui tampilan fitur-fitur di toko online-nya, toko ini tetap bisa berjalan. Kalau untuk toko offline, tentunya perlu biaya khusus untuk pemeliharaan gedung, biaya kebersihan, dll.

 

Risiko

Bisnis online, sebagian besar pembelinya juga melakukan transaksi lewat online. Dengan selalu cermat dan berhati-hati, rasanya tak perlu ada kerugian yang terjadi. Namun, salah satu dampak globalisasi ini, ketika orang-orang tertentu mungkin menhalalkan segala cara untuk mendapatkan uang, di sini lah terkadang ada penipuan yang terjadi, ketika barang tak dikirim-kirim padahal sudah dilakukan transfer sejumlah dana. Sedangkan untuk risiko, di toko offline bisa lebih terhindar dari penipuan, karena prinsip toko offline, ada barang ada uang!

 

Tertarik berbisnis? Silahkan pilih, bisnis online atau offline kah!

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Mendag RI : Gelar Bazar Ramadhan hingga 7 Juni
4 Juni 2018, by Slesta
Tampang.com – Hari ini adalah hari pertama Bazar Ramadhan digelar oleh Kementrian Perdagangan (Kemendag) di halaman Kementrian Perdagangan. Adapun produk ...
Kerennya Kantor Pos Jepang yang Bakal Kirim Barang dengan Mobil Swakemudi
11 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Untuk proses pengantaran barang, tentunya jasa layanan pengantar ini mengantarkannya dengan menggunakan mobil. Dengan mobil tentunya sopir pun ...
Bukan Lembar Halaman, Buku Ini Berisi Spesies Pepohonan
27 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Menurut sejarah, pada abad 18 di Jerman bermunculan perpustakaan-perpustakaan yang unik. Dalam perpustakaan ini, buku-buku yang ada bukanlah buku ...
3 Gejala Ini Bisa Jadi Pertanda Anda Terancam Terkena Stroke
25 April 2018, by Maman Soleman
Stroke yang diakibatkan menurunnya aliran darah ke otak memiliki beberapa gejala yang khas. Gejala itu harus dikenali supaya tidak dibiarkan begitu saja. ...
Kematian Bertaubatlah
22 April 2017, by titin
Sesungguhnya kita hidup didunia ini hanya sementara, kita semua sebagai makhluk hidup pasti yakin dan meyakini bahwa semuanya akan merasakan mati, baik ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview