Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Pertamina  Kelebihan Stock Solar

Pertamina Kelebihan Stock Solar

12 September 2017 | Dibaca : 543x | Penulis : Alfi Wahyu Prasetyo

Lesunya industri di dalam negeri berimbas pada konsumsi solar. Permintaan jadi menurun sehingga produksi solar Pertamina jadi surplus. Pertamina sempat menghentikan impor solar selama berbulan-bulan karena kelebihan  solar.

Pertamina pun sempat mengajukan izin ekspor solar sebagai antisipasi jika stok solar di dalam negeri sudah surplus terlalu banyak hingga tak mampu diserap seluruhnya di dalam negeri.

"Pertamina memang pernah mengajukan izin ekspor ke Kementerian ESDM kalau kebutuhan di dalam negeri sudah terpenuhi dan masih ada kelebihan," kata Dirjen Migas Kementerian ESDM, Ego Syahrial, saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (6/9/2017).

Namun, Kementerian ESDM tak serta merta memberikan izin ekspor. Pertamina harus memastikan dulu bahwa kebutuhan domestik benar-benar sudah terpenuhi. Selama masih bisa dijual di dalam negeri, solar tak boleh diekspor. Nyatanya, kata Ego, kelebihan solar hingga tak bisa terserap di dalam negeri belum pernah terjadi.

"Policy-nya akan ditawarkan dulu ke dalam negeri, tidak akan segegabah itu, kebutuhan domestik harus terpenuhi dulu. Sampai sekarang tidak pernah terjadi kelebihan pasokan. Tadi saya dapat informasi dari Pak Iskandar (Direktur Pemasaran Pertamina), enggak ada kelebihan," ucapnya.

Pihaknya tak menutup pintu ekspor solar untuk Pertamina. Tapi kebutuhan domestik adalah prioritas. Kalau produksi solar sudah melebihi permintaan industri dan masyarakat, Pertamina bisa menawarkan juga ke perusahaan-perusahaan lain yang juga memegang izin usaha niaga BBM, misalnya Shell, Total, AKR.

Jika benar-benar tak ada pembeli di dalam negeri, barulah solar diizinkan untuk diekspor. "Jadi dengan syarat storage sudah penuh dan kebutuhan di dalam negeri sudah terpenuhi. Di luar itu, mereka (Pertamina) tidak segegabah itu," ujarnya.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

film china
12 Juli 2017, by Slesta
Pertumbuhan pasar film China melambat, menunjukkan titik balik bagi sektor yang menikmati ekspansi pesat selama beberapa tahun terakhir. Pada periode ...
Tiba di Myanmar, Menlu Melakukan Beberapa Pertemuan Untuk Mengatasi Krisis Kemanusiaan Disana
5 September 2017, by Zeal
tampang - Pada Senin 4 Agustus 2017 lalu, Mentri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi tiba di Myanmar. Kedatangan tersebut tidak lain adalah untuk ...
Aku Percaya dan Aku Cinta
15 Oktober 2017, by Zeal
Alkisah, ada sepasang suami istri. Keduanya saling mencintai. Hanya saja sifat keduanya sangat bertolak belakang.Suami berjiwa sangat tenang,dalam keadaan ...
Tidur Siang Ternyata Buat Kamu Lebih Bahagia
31 Januari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Tidur menjadi salah satu hal yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Salah satunya dengan tidur, kita mampu meningkatkan produktivitas ...
Pekerja Harian Lepas juga harus dapat Perlindungan BPJS
7 November 2017, by Admin
  Tampang.com - Seluruh Kecamatan di Kota Bandung mendapatkan pembekalan  dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab