Tutup Iklan
glowhite
  
login Register
mengamati anak

Permainan Sederhana Latih Keterampilan Mengamati Anak

19 September 2017 | Dibaca : 310x | Penulis : Dika Mustika

Saya pernah mengajukan pertanyaan yang sama kepada 3 orang anak. Pertanyaan saya adalah apa saja yang kamu jumpai ketika kamu pergi ke sekolah. Jawabannya ternyata bervariasi. Anak pertama mengatakan bahwa ia melihat mobil, motor, orang yang naik sepeda. Anak ke-2 menyebutkan bahwa ia melihat mobil dengan ban besar di belakang badannya, motor yang tidak memiliki plat nomor, dan sekumpulan orang yang bersepeda mengenakan kaos yang sama. Anak ke-3 menyebutkan bahwa ia melihat banyak kendaraan, pepohonan, dan awan di langit.  

Variasi jawaban tersebut bisa dipengaruhi oleh berbagai hal. Nah, salah satunya adalah dipengaruhi oleh keterampilan mengamati atau observing skill. Observing skill ini adalah kemampuan seseorang dalam ‘meng-capture’ sebuah momen melalui inderanya atau bahasa ilmiahnya adalah observing skill.

Keterampilan mengamati adalah salah satu keterampilan yang dapat menjadi ‘bekal’ seorang anak untuk menghadapi berbagai tantangan dalam hidupnya. Bagaimana dia memproses sesuatu dalam pikirannya (thinking skill) dipengaruhi juga berapa banyak materi yang ia peroleh dari observing skill-nya. Dapat juga kita analogikan, bagaimana kita bisa menghasilkan jus dalam jumlah cukup dan lezat, jika bahan buahnya hanya sedikit. Nah, proses menghasilkan buah ini lah proses yang dilakukan dalam kegiatan mengamati.

Nah, ternyata untuk mengembangkan keterampilan mengamati pada anak bisa dilakukan dalam kegiatan keseharian, tak perlu ada waktu khusus dan menyiapkan perlengkapan khusus. Caranya cukup sederhana, setiap hari ketika ayah-bunda mengantarkan anak pergi ke sekolah. Cukup dengan melakukan permainan sederhana selama di perjalanan. Permainan ini pun tak perlu menyediakan media apa-apa, karena alam lah yang menyediakannya. Namanya adalah permainan selamat pagi. Ketika ayah bunda melihat apapun di sepanjang jalan, cukup dengan berkata ‘selamat pagi’ pada setiap orang atau benda. Misal: “Selamat pagi Pak Angkot hijau berpolet cokelat, Selamat pagi Bu tanaman bunga berduri tajam, Selamat pagi pak tiang listrik berbadan tinggi, dll.”  Cobalah lakukan permainan ini dengan berbagai variasinya, misal: awalnya dilakukan bersama-sama, lalu kemudian justru dapat dijadikan kompetisi antara ayah-bunda dan ananda. Yuk, selamat mencoba!  

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ingin Menjadi Miliarder? 6 Tips Sukses Ini Akan Membantu Anda
7 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com – Dilansir dari Liputan6.com, Kesuksesan akan datang jauh lebih mudah ketika kita terdorong untuk membantu orang lain lebih dari diri kita ...
Gelar sih Haji tapi Kerjaannya Maling di Kampung Tetangga
19 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Namanya H. Umar Fadil, gelar haji yang melekat pada namanya ternyata tak sesuai dengan kelakuan dan perbuatannya selama ini. Tiga kali masuk ...
Pujian Takaaki Nakagami Kepada Cal Crutchlow
7 Desember 2017, by Rachmiamy
Balapan MotoGP 2018 akan bergulir beberapa bulan lagi. Banyak wajah baru bermunculan di MotoGP 2018, diantaranya Juara dunia Moto2 2017 Franco Morbidelli, ...
Pemkot Cimahi Siapkan Dana untuk Membangun Terminal Angkot Baru
20 November 2017, by Admin
  Tampang.com – Untuk memberikan layanan di bidang transportasi agar memadai dalam waktu dekat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi akan ...
Pesawat N219 Akhirnya Terbang Perdana
17 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Pesawat N219 hasil kerja sama LAPAN dan PT DI resmi telah melakukan uji terbang perdana. Penerbangan perdana ini dilakukan di bandara Husein Sastranegara, ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
belireview