Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
mengamati anak

Permainan Sederhana Latih Keterampilan Mengamati Anak

19 September 2017 | Dibaca : 274x | Penulis : Dika Mustika

Saya pernah mengajukan pertanyaan yang sama kepada 3 orang anak. Pertanyaan saya adalah apa saja yang kamu jumpai ketika kamu pergi ke sekolah. Jawabannya ternyata bervariasi. Anak pertama mengatakan bahwa ia melihat mobil, motor, orang yang naik sepeda. Anak ke-2 menyebutkan bahwa ia melihat mobil dengan ban besar di belakang badannya, motor yang tidak memiliki plat nomor, dan sekumpulan orang yang bersepeda mengenakan kaos yang sama. Anak ke-3 menyebutkan bahwa ia melihat banyak kendaraan, pepohonan, dan awan di langit.  

Variasi jawaban tersebut bisa dipengaruhi oleh berbagai hal. Nah, salah satunya adalah dipengaruhi oleh keterampilan mengamati atau observing skill. Observing skill ini adalah kemampuan seseorang dalam ‘meng-capture’ sebuah momen melalui inderanya atau bahasa ilmiahnya adalah observing skill.

Keterampilan mengamati adalah salah satu keterampilan yang dapat menjadi ‘bekal’ seorang anak untuk menghadapi berbagai tantangan dalam hidupnya. Bagaimana dia memproses sesuatu dalam pikirannya (thinking skill) dipengaruhi juga berapa banyak materi yang ia peroleh dari observing skill-nya. Dapat juga kita analogikan, bagaimana kita bisa menghasilkan jus dalam jumlah cukup dan lezat, jika bahan buahnya hanya sedikit. Nah, proses menghasilkan buah ini lah proses yang dilakukan dalam kegiatan mengamati.

Nah, ternyata untuk mengembangkan keterampilan mengamati pada anak bisa dilakukan dalam kegiatan keseharian, tak perlu ada waktu khusus dan menyiapkan perlengkapan khusus. Caranya cukup sederhana, setiap hari ketika ayah-bunda mengantarkan anak pergi ke sekolah. Cukup dengan melakukan permainan sederhana selama di perjalanan. Permainan ini pun tak perlu menyediakan media apa-apa, karena alam lah yang menyediakannya. Namanya adalah permainan selamat pagi. Ketika ayah bunda melihat apapun di sepanjang jalan, cukup dengan berkata ‘selamat pagi’ pada setiap orang atau benda. Misal: “Selamat pagi Pak Angkot hijau berpolet cokelat, Selamat pagi Bu tanaman bunga berduri tajam, Selamat pagi pak tiang listrik berbadan tinggi, dll.”  Cobalah lakukan permainan ini dengan berbagai variasinya, misal: awalnya dilakukan bersama-sama, lalu kemudian justru dapat dijadikan kompetisi antara ayah-bunda dan ananda. Yuk, selamat mencoba!  

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Inilah Tempat – Tempat yang Bagus untuk Menggelar Pernikahan di Bali
17 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com – Apakah Anda sedang mencari tempat untuk menggelar pernikahan di tempat yang berkesan, indah dan keren? Tentunya bukan hanya Anda, diluar ...
Glamornya Istri Setya Novanto
17 November 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Kecelakaan yang menimpa Ketua DPR Setya Novanto  pada Kamis (16/11) malam di kawasan Permata Berlian, Jakarta Selatan, banyak mengejutkan ...
Franck Ribery Diperkirakan Akan Kembali Bermain Untuk Bayern Munchen di Awal Tahun 2018
16 Oktober 2017, by Rachmiamy
Franck Ribery merupakan salah satu pemain Bayern Munchen yang setia pada klubnya. Pemain asal Prancis tersebut telah membela Bayern Munchen selama 10 musim. ...
Yuk Kenali Faktor dan Gejala Panu
21 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
 Panu (Tinea Versicolor) adalah jenis penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur. Tanda-tanda munculnya panu adalah timbulnya bercak-bercak putih pada ...
Dapat Dikendalikan Lewat Smartphone, Inilah Toilet Garapan Grohe
12 September 2017, by Alfi Wahyu Prasetyo
Pada umumnya toilet dioperasikan secara manual, tidak demikian dengan Sensia Arena besutan Grohe. Produsen sanitari asal Jerman itu menghadirkan smart ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
ObatDiabetes