Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Penyimpan Data Level Molekuler

Penyimpan Data Level Molekuler

24 Agustus 2017 | Dibaca : 378x | Penulis : Rindang Riyanti

Dari smartphone hingga superkomputer, kebutuhan akan perangkat yang lebih kecil dan hemat energi membuat penyimpanan data kepadatan yang lebih tinggi menjadi salah satu pencarian teknologi terpenting.

Kini para ilmuwan di University of Manchester telah membuktikan bahwa menyimpan data dengan kelas molekul yang dikenal sebagai molekul tunggal magnet sangat mungkin untuk dibuat.

Penelitian yang dipimpin oleh Dr David Mills dan Dr Nicholas Chilton, dari School of Chemistry, dipublikasikan di Nature. Ini menunjukkan bahwa histeresis magnetik, efek memori yang merupakan prasyarat penyimpanan data apa pun, dimungkinkan pada molekul individual pada -213 ° C. Ini sangat mendekati suhu nitrogen cair (-196 ° C).

Hasilnya berarti penyimpanan data dengan molekul tunggal bisa menjadi kenyataan karena server data bisa didinginkan menggunakan nitrogen cair yang relatif murah pada suhu -196 ° C dan bukan helium cair yang jauh lebih mahal (-269 ° C). Penelitian ini memberikan bukti-konsep bahwa teknologi tersebut dapat dicapai dalam waktu dekat.

Potensi penyimpanan data molekuler sangat besar. Untuk memasukkannya ke dalam konteks konsumen, teknologi molekuler dapat menyimpan lebih dari 200 terabit data per inci persegi - yaitu 25.000 GB informasi yang tersimpan dalam sesuatu kira-kira seukuran koin 50p, dibandingkan dengan iPhone terbaru Apple 7 dengan penyimpanan maksimum sebesar 256 GB.

Dr Chilton mengatakan: 'Ini sangat menarik karena histeresis magnetik dalam molekul tunggal menyiratkan kemampuan penyimpanan data biner. Dengan menggunakan molekul tunggal untuk penyimpanan data secara teoritis dapat memberikan kepadatan data 100 kali lebih tinggi daripada teknologi saat ini. Di sini kita mendekati suhu nitrogen cair, yang berarti penyimpanan data dalam molekul tunggal menjadi jauh lebih layak dari sudut pandang ekonomi. '

Aplikasi praktis dari penyimpanan data tingkat molekuler dapat menyebabkan hard drive jauh lebih kecil yang membutuhkan lebih sedikit energi, yang berarti pusat data di seluruh dunia dapat menjadi lebih hemat energi.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

La Nyalla : " Haqqul Yaqin, Insya Allah saya yang jadi Gubernur"
29 Oktober 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Pemilihan Gubernur Jawa Timur sudah memunculkan nama-nama pasangan calon Gubernur seperti Saefullah Yusuf dan Abdullah Azwar Anas, Khofifah Indar ...
Jangan Lupa Untuk Selalu Cek 6 Komponen Mobil Ini Setelah Liburan
9 Januari 2018, by Slesta
Tampang.com – Libur panjang telah usai. Saatnya menyongsong tahun yang baru. Pada saat liburan tiba, Anda tentunya melakukan perjalanan jarak jauh. ...
Mudik Gratis 2017..Kemenhub Siapkan Dana 90 Miliar
18 Mei 2017, by Devi
Kementrian Perhubungan berencana menyiapkan sekitar 90 miliar untuk menyelenggarakan program mudik gratis pada lebaran tahun ini.Dan di perkirakan pada tahun ...
mudik
2 Mei 2017, by Devi
Seperti yang Kita ketahui beberapa hari lagi Kita akan menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan yang tentu saja datang nya akan di sambut oleh seluruh umat ...
Saos Bisa Mengakibatkan Luka Bakar
31 Mei 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Hemm, memang rasa sedikit aneh ya guys, namun kenyataan tentang saos bisa mengakhibatka luka bakar memang ada. Semua itu terjadi memang belum ada ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab