Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Penyimpan Data Level Molekuler

Penyimpan Data Level Molekuler

24 Agustus 2017 | Dibaca : 304x | Penulis : Rindang Riyanti

Dari smartphone hingga superkomputer, kebutuhan akan perangkat yang lebih kecil dan hemat energi membuat penyimpanan data kepadatan yang lebih tinggi menjadi salah satu pencarian teknologi terpenting.

Kini para ilmuwan di University of Manchester telah membuktikan bahwa menyimpan data dengan kelas molekul yang dikenal sebagai molekul tunggal magnet sangat mungkin untuk dibuat.

Penelitian yang dipimpin oleh Dr David Mills dan Dr Nicholas Chilton, dari School of Chemistry, dipublikasikan di Nature. Ini menunjukkan bahwa histeresis magnetik, efek memori yang merupakan prasyarat penyimpanan data apa pun, dimungkinkan pada molekul individual pada -213 ° C. Ini sangat mendekati suhu nitrogen cair (-196 ° C).

Hasilnya berarti penyimpanan data dengan molekul tunggal bisa menjadi kenyataan karena server data bisa didinginkan menggunakan nitrogen cair yang relatif murah pada suhu -196 ° C dan bukan helium cair yang jauh lebih mahal (-269 ° C). Penelitian ini memberikan bukti-konsep bahwa teknologi tersebut dapat dicapai dalam waktu dekat.

Potensi penyimpanan data molekuler sangat besar. Untuk memasukkannya ke dalam konteks konsumen, teknologi molekuler dapat menyimpan lebih dari 200 terabit data per inci persegi - yaitu 25.000 GB informasi yang tersimpan dalam sesuatu kira-kira seukuran koin 50p, dibandingkan dengan iPhone terbaru Apple 7 dengan penyimpanan maksimum sebesar 256 GB.

Dr Chilton mengatakan: 'Ini sangat menarik karena histeresis magnetik dalam molekul tunggal menyiratkan kemampuan penyimpanan data biner. Dengan menggunakan molekul tunggal untuk penyimpanan data secara teoritis dapat memberikan kepadatan data 100 kali lebih tinggi daripada teknologi saat ini. Di sini kita mendekati suhu nitrogen cair, yang berarti penyimpanan data dalam molekul tunggal menjadi jauh lebih layak dari sudut pandang ekonomi. '

Aplikasi praktis dari penyimpanan data tingkat molekuler dapat menyebabkan hard drive jauh lebih kecil yang membutuhkan lebih sedikit energi, yang berarti pusat data di seluruh dunia dapat menjadi lebih hemat energi.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Usai Gelar Pertemuan Tertutup dengan PKS, SBY Jadi Teringat Ini
31 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Usai secara intens membangun komunikasi politik dengan Partai Gerindra, kini Partai Demokrat membangun komunikasi politik dengan PKS. Ketua Umum Partai ...
Sering Marah atau Gak Bisa Marah, Yuk Ketahui Fakta Ini Dulu
7 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Bahkan orang yang paling bahagia pun dapat meledak sewaktu-waktu. Rupanya kemarahan adalah emosi alami yang membantu kita mempertahankan diri. Kemarahan, ...
Calon Walikota Bekasi Tentang Pernyataan Luhut Soal Reklamasi
17 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Calon Walikota Bekasi yang berasal dari partai Gerindra dan merupakan mantan tim sukses Anies-Sandi pada Pilkada DKI Jakarta kemarin, Anggawira, ...
30 Fakta Menarik Luar Angkasa
23 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Ada banyak hal di luar angkasa yang belum dimengerti oleh akal sehat manusia di Bumi. Bahkan banyak juga, beberapa fakta yang mungkin sampai detik ini belum ...
oneplus 5
21 Juni 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Setelah pengumuman OnePlus 5 pada hari Senin, 19 Juni 2017, Carl Pei, pendiri OnePlus, menulis di Twitter bahwa OnePlus 5 adalah perangkat dengan ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih