Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Penyimpan Data Level Molekuler

Penyimpan Data Level Molekuler

24 Agustus 2017 | Dibaca : 327x | Penulis : Rindang Riyanti

Dari smartphone hingga superkomputer, kebutuhan akan perangkat yang lebih kecil dan hemat energi membuat penyimpanan data kepadatan yang lebih tinggi menjadi salah satu pencarian teknologi terpenting.

Kini para ilmuwan di University of Manchester telah membuktikan bahwa menyimpan data dengan kelas molekul yang dikenal sebagai molekul tunggal magnet sangat mungkin untuk dibuat.

Penelitian yang dipimpin oleh Dr David Mills dan Dr Nicholas Chilton, dari School of Chemistry, dipublikasikan di Nature. Ini menunjukkan bahwa histeresis magnetik, efek memori yang merupakan prasyarat penyimpanan data apa pun, dimungkinkan pada molekul individual pada -213 ° C. Ini sangat mendekati suhu nitrogen cair (-196 ° C).

Hasilnya berarti penyimpanan data dengan molekul tunggal bisa menjadi kenyataan karena server data bisa didinginkan menggunakan nitrogen cair yang relatif murah pada suhu -196 ° C dan bukan helium cair yang jauh lebih mahal (-269 ° C). Penelitian ini memberikan bukti-konsep bahwa teknologi tersebut dapat dicapai dalam waktu dekat.

Potensi penyimpanan data molekuler sangat besar. Untuk memasukkannya ke dalam konteks konsumen, teknologi molekuler dapat menyimpan lebih dari 200 terabit data per inci persegi - yaitu 25.000 GB informasi yang tersimpan dalam sesuatu kira-kira seukuran koin 50p, dibandingkan dengan iPhone terbaru Apple 7 dengan penyimpanan maksimum sebesar 256 GB.

Dr Chilton mengatakan: 'Ini sangat menarik karena histeresis magnetik dalam molekul tunggal menyiratkan kemampuan penyimpanan data biner. Dengan menggunakan molekul tunggal untuk penyimpanan data secara teoritis dapat memberikan kepadatan data 100 kali lebih tinggi daripada teknologi saat ini. Di sini kita mendekati suhu nitrogen cair, yang berarti penyimpanan data dalam molekul tunggal menjadi jauh lebih layak dari sudut pandang ekonomi. '

Aplikasi praktis dari penyimpanan data tingkat molekuler dapat menyebabkan hard drive jauh lebih kecil yang membutuhkan lebih sedikit energi, yang berarti pusat data di seluruh dunia dapat menjadi lebih hemat energi.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Struktur Alien di Satelit Saturnus, Iapetus
13 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Lapetus adalah satelit alami terbesar ketiga Saturnus. Misi Cassini pada tahun 2007 berhasil mengungkapkan beberapa fitur yang tidak biasa dari bulan ini. ...
Keseksian Wanita Terletak pada Gigitan Bibir
21 Agustus 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Bahasa tubuh merupakan alat komunikasi yang kuat. mari kita sependapat dengan pernyataan tersebut. Karena pada dasarnya tubuh dapat berbicara ...
Pesawat Pengebom AS Dekati Wilayah Korut
25 September 2017, by Rindang Riyanti
Angkatan Udara Amerika Serikat menerbangkan pesawat-pesawat pengebom B-1B Lancer hingga mendekati wilayah pesisir timur Korea Utara pada Minggu (24/9/2017). ...
Jangan Lakukan Hal Ini Ketika Ponsel Kamu Basah!
6 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Dengan smartphone yang telah menjadi gaya hidup, tentunya kita ingin gawai yang kita miliki selalu dapat digunakan. Namun, terkadang ada beberapa ...
BKPPD Bekasi akan Potong Tunjangan Pegawainya yang Bolos Kerja
25 November 2017, by Admin
Tampang.com - Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) akan segera memberlakukan pemotongan uang Tunjangan Penambaham Penghasilan (TPP) bagi ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview