Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Pentagon Merilis Video Serangan Niger yang Mematikan

Pentagon Merilis Video Serangan Niger yang Mematikan

18 Mei 2018 | Dibaca : 534x | Penulis : Slesta

Pentagon merilis video Kamis yang menggambarkan penyergapan yang menewaskan empat tentara AS di Niger pada Oktober lalu.

Video 23 menit termasuk rekaman dari tubuh Sgt. La David Johnson dipulihkan dari bawah pohon thorn dua hari setelah dia dibunuh dalam penyergapan oleh Negara Islam.

Bukti dari tempat kejadian menunjukkan Johnson terpisah dari unitnya dan berusaha untuk mendapatkan posisi yang aman sebelum dikuasai dan dibunuh.

Sersan Staf Bryan C. Black, Sersan Staf. Jeremiah W. Johnson dan Staff Sgt. Dustin M. Wright juga meninggal bersama dengan setidaknya lima tentara Nigerien. Orang Amerika Sersan. 1st Class Brent Bartels dan David Trachtenberg, seorang pejabat pertahanan senior, menderita luka-luka dalam serangan itu.

Rekaman baru dirilis menunjukkan sekelompok tujuh orang Amerika dan empat pasukan Nigerien melarikan diri dari penyergapan setelah beberapa menit dan melarikan diri ke rawa. Seorang perawi militer AS menjelaskan bahwa mereka semua percaya bahwa mereka akan dibunuh.

"Mereka menulis pesan singkat kepada orang-orang yang dicintai di perangkat pribadi, percaya bahwa mereka akan segera dikuasai," kata narator.

Itu juga menjelaskan apa yang terjadi ketika tim militer Nigerien lainnya tiba untuk menyelamatkan pasukan, tetapi mengira mereka adalah pejuang IS. Narator menyatakan tim menembak pasukan selama 48 detik dengan senjata otomatis sampai mereka diidentifikasi secara positif, tetapi tidak ada yang terluka lebih lanjut.

Video itu juga mencakup sekitar 11 menit rekaman yang dirilis pada 10 Mei bersamaan dengan ringkasan delapan halaman Departemen Pertahanan yang diterbitkan dari penyelidikan berbulan-bulan oleh Komando Afrika AS.

Video asli termasuk rekreasi yang diedit dari pertempuran berdasarkan 143 saksi dan satu korban serangan yang mengunjungi kembali tempat pertempuran untuk membantu penyelidikan.

Dalam laporan itu, para penyidik ​​Pentagon menyalahkan beberapa "kegagalan individu, organisasi dan institusional" untuk penyergapan.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

orangutan
22 Juni 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Yayasan BOS (Borneo Orangutan Survival Foundation) menerima penghargaan internasional atas dedikasi dan komitmennya dalam upaya menyelamatkan ...
PKS Menyetujui Anies Maju di Pilpres 2019 Dengan Memberi Syarat
9 Juli 2018, by oteli w
PKS Menyetujui Anies Maju di Pilpres 2019 Dengan Memberi Syarat Hampir semua elit partai politik sedang gencar mengatur strategi demi memenangkan pilpres ...
Ini 6 Poin Penting Kenapa Anda Harus Belajar Sirah Nabawiyah!
31 Juli 2017, by Zeal
Banyak yang mengatakan kalau masa lalu adalah sesuatu hal yang harus dilupakan. Tidak! presepsi seperti itu harus dihilangkan. Karena masa lalu adalah ...
Jalanan London Diserbu Ribuan Lebah
2 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
DIlansir dari cbsnews.com - Kejadian mengerikan ini terjadi di sepanjang jalan Greenwich Church, melihat segerombolan serangga berdengung mengerumuni mobil, ...
Di Balik Tokoh Groot dalam Guardian of Galaxy dan Avengers Infinity Wars...
15 Mei 2018, by Dika Mustika
Setelah melihat kecanggihan dan keseruan Avengers Infinity Wars beberapa minggu lalu, aku tertarik mengikuti salah satu tokohnya. Dia adalah Si Pohon alias ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab