Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Pemanasan Global Dapat Membatasi Lepas Landas Pesawat Dalam Beberapa Dekade Mendatang

Pemanasan Global Dapat Membatasi Lepas Landas Pesawat Dalam Beberapa Dekade Mendatang

14 Juli 2017 | Dibaca : 482x | Penulis : Slesta

Seiring perubahan iklim membawa suhu tinggi di seluruh dunia, penelitian baru menunjukkan beberapa pesawat terbang bisa berjuang untuk lepas landas.

Sayap pesawat menghasilkan sedikit pengangkatan di udara tipis. Udara yang lebih hangat adalah udara yang lebih tipis, karena molekul di atmosfer bergerak lebih jauh saat memanas.

Jadi, pada bagian yang sangat panas hari ini, beberapa model pesawat mungkin perlu membuang berat - apakah bahan bakar, kargo atau penumpang - untuk mengudara.

"Hasil kami menunjukkan bahwa pembatasan berat dapat memberlakukan biaya non-sepele pada operasi penerbangan dan dampak penerbangan di seluruh dunia," Ethan Coffel, seorang ahli iklim di Universitas Columbia, mengatakan dalam sebuah rilis berita.

Mungkin saja pemanasan global sudah memiliki efek terukur pada perjalanan udara, kata periset. Sejak tahun 1980, suhu global rata-rata telah meningkat hampir 2 derajat Fahrenheit. Bulan lalu, American Airlines mencubit 40 penerbangan di Phoenix saat siang hari mendekati 120 derajat Fahrenheit menghasilkan udara yang terlalu tipis untuk mendukung lepas landas jet regional yang lebih kecil.

Seiring kenaikan pasang surut dan gelombang panas global menjadi lebih umum, perusahaan penerbangan mungkin harus membatalkan atau menunda lebih banyak penerbangan.

"Ini menunjuk pada risiko perubahan iklim yang belum terjelajahi," kata Radley Horton, seorang ilmuwan iklim di Observatorium Bumi Lamont-Doherty di Columbia. "Seiring dunia semakin terhubung dan penerbangan tumbuh, mungkin ada potensi substansial untuk efek cascading, ekonomi dan sebaliknya."

Penelitian sebelumnya memperkirakan pemanasan global dapat menyebabkan terjadinya turbulensi penerbangan yang parah.

 

UPI.com

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Cal Crutchlow : "Ia adalah Roket Gila"
21 Februari 2018, by Rachmiamy
Untuk mempersiapkan diri menghadapi MotoGP 2018, para pembalap melakukan serangkaian tes pramusim. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui kemampuan motor dan ...
Tanggapan FPI Terkait Saksi Ahli Habib Rizieq yang Dibacok
10 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Pakar IT dari ITB Hermansyah, yang menjadi saksi ahli mengenai kasus Habib Rizieq Shihab mengalami penusukan saat hendak menuju Depok, Jawa ...
Samsung Alami Pemadaman Listrik Selama 30 Menit, Akibatkan Harga Chipset Dunia Melambung Tinggi
18 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Pabrik Samsung di Pyeongtaek, Korea Selatan mengalami pemadaman listrik pada Jumat (9/3/2018) lalu. Pemadaman berlangsung selama 30 menit dan menyebabkan ...
Tingkat Cedera Di Kalangan Pemain Sepak Bola Remaja Mencapai Dua Kali Lipat
4 Oktober 2017, by Rio Nur Arifin
Sepak bola adalah olahraga yang semakin popular di dunia, tak terkecuali di Amerika Serikat, baik secara profesional maupun sekadar hiburan, dengan lebih dari ...
Ridwan Kamil : Sesalkan Debat Pilkada Berakhir Ricuh
18 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Salah satu calon gubernur Jawa Barat 2018, Ridwan Kamil menyesalkan atas kericuhan yang telah terjadi pada saat berlangsungnya debat ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab