Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Myanmar Mengaku Membunuh 10 Rohingya yang Ditemukan di Kuburan Massal

Myanmar Mengaku Membunuh 10 Rohingya yang Ditemukan di Kuburan Massal

11 Januari 2018 | Dibaca : 441x | Penulis : Slesta

Militer Myanmar pada hari Rabu mengakui membunuh 10 Muslim Rohingya yang baru-baru ini ditemukan di sebuah kuburan massal

Dalam sebuah pernyataan di Facebook, komandan militer Myanmar, Min Aung Hlaing, mengatakan bahwa Rohingya yang terbunuh adalah "teroris Bengali" yang merupakan bagian dari kelompok yang lebih besar dari 200 orang yang menyerang tentara Myanm dengan tongkat dan pedang tahun lalu.

Sepuluh Rohingya di kelompok tersebut ditangkap dan dieksekusi, menurut sebuah penyelidikan internal yang diluncurkan setelah sebuah kuburan massal ditemukan bulan lalu.

"Beberapa penduduk desa Din Din dan pasukan keamanan mengaku telah membunuh 10 teroris Bengali," kata sebuah terjemahan dari pos Facebook tersebut, menurut Radio Free Asia. "Keputusan dibuat untuk membunuh mereka di sebuah pemakaman."

"Tentara akan bertanggung jawab atas mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan dan yang melanggar peraturan pertunangan," pernyataan tersebut melanjutkan. "Insiden ini terjadi karena warga desa etnis Buddha diancam dan diprovokasi oleh para teroris."

Kelompok hak asasi manusia di seluruh dunia menuduh pemerintah Myanmar melakukan genosida terhadap minoritas Muslim Rohingya selama bertahun-tahun. Pemerintah Myanmar secara konsisten membantah semua tuduhan. Dan meskipun pernyataan Min Aung Hlaing pada hari Rabu menuduh Rohingya yang terbunuh karena menjadi teroris, ini adalah pertama kalinya pemerintahnya melakukan kejahatan terhadap orang-orang Rohingya.

"Pengakuan mengerikan ini adalah keputusasaan yang tajam dari kebijakan militer untuk melarang penyangkalan," James Gomez, direktur regional Amnesty International untuk Asia Tenggara dan Pasifik, mengatakan kepada RFA. "Namun, ini hanyalah puncak gunung es dan menjamin penyelidikan independen yang serius terhadap tindakan kekejaman lainnya di tengah kampanye pembersihan etnis yang telah memaksa lebih dari 655.000 orang Rohingya dari Negara Bagian Rakhine sejak Agustus lalu."

Antara bulan Agustus dan September, Dokter Tanpa Batas memperkirakan bahwa pemerintah Myanmar membunuh sekitar 9.000 Rohingya, termasuk 1.000 anak di bawah usia 5 tahun.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Hernia Menyerang Siapa Saja, Kenali Penyebab dan Gejala Hernia!
29 Juli 2018, by Maman Soleman
Tak ada orang yang ingin menderita hernia. Akan tetapi jika sudah terkena dan sedemikian berbahaya serta mengganggu, tindakan operasi tak bisa dihindarkan. ...
Sepuluh Paus Aceh Terdampar di Pantai Aceh, Dua Terluka
14 November 2017, by Rindang Riyanti
Pagi ini ditemukan kawanan paus terdampar di Pantai Ujong Kareng, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Aceh. Sepuluh ekor paus yang terdampar tersebut diketahui ...
 Siapa Sangka Melewatkan Sarapan Akan Alami 5 Efek Buruk Ini
25 Juli 2018, by Slesta
Tampang.com – Tidak jarang orang – orang melewatkan sarapan pada pagi hari. Padahal, jika kita lihat fungsinya, sarapan memiliki manfaat yang baik ...
ahmad dhani
28 November 2017, by Tonton Taufik
Hari ini Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Jakarta Selatan, akibat ujaran kebencian pada saat pemilihan gubernur DKI Jakarta, menyangkut ...
Ini 3 Trik Jitu Biar Karir Kamu dapat Berkembang di Tempat Kerja
21 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Rasanya, cukup mengecewakan jika kamu telah bekerja di tempat yang sama selama bertahun-tahun, namun tak mendapatkan promosi. Hal ini mungkin ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview