Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Myanmar Mengaku Membunuh 10 Rohingya yang Ditemukan di Kuburan Massal

Myanmar Mengaku Membunuh 10 Rohingya yang Ditemukan di Kuburan Massal

11 Januari 2018 | Dibaca : 300x | Penulis : Slesta

Militer Myanmar pada hari Rabu mengakui membunuh 10 Muslim Rohingya yang baru-baru ini ditemukan di sebuah kuburan massal

Dalam sebuah pernyataan di Facebook, komandan militer Myanmar, Min Aung Hlaing, mengatakan bahwa Rohingya yang terbunuh adalah "teroris Bengali" yang merupakan bagian dari kelompok yang lebih besar dari 200 orang yang menyerang tentara Myanm dengan tongkat dan pedang tahun lalu.

Sepuluh Rohingya di kelompok tersebut ditangkap dan dieksekusi, menurut sebuah penyelidikan internal yang diluncurkan setelah sebuah kuburan massal ditemukan bulan lalu.

"Beberapa penduduk desa Din Din dan pasukan keamanan mengaku telah membunuh 10 teroris Bengali," kata sebuah terjemahan dari pos Facebook tersebut, menurut Radio Free Asia. "Keputusan dibuat untuk membunuh mereka di sebuah pemakaman."

"Tentara akan bertanggung jawab atas mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan dan yang melanggar peraturan pertunangan," pernyataan tersebut melanjutkan. "Insiden ini terjadi karena warga desa etnis Buddha diancam dan diprovokasi oleh para teroris."

Kelompok hak asasi manusia di seluruh dunia menuduh pemerintah Myanmar melakukan genosida terhadap minoritas Muslim Rohingya selama bertahun-tahun. Pemerintah Myanmar secara konsisten membantah semua tuduhan. Dan meskipun pernyataan Min Aung Hlaing pada hari Rabu menuduh Rohingya yang terbunuh karena menjadi teroris, ini adalah pertama kalinya pemerintahnya melakukan kejahatan terhadap orang-orang Rohingya.

"Pengakuan mengerikan ini adalah keputusasaan yang tajam dari kebijakan militer untuk melarang penyangkalan," James Gomez, direktur regional Amnesty International untuk Asia Tenggara dan Pasifik, mengatakan kepada RFA. "Namun, ini hanyalah puncak gunung es dan menjamin penyelidikan independen yang serius terhadap tindakan kekejaman lainnya di tengah kampanye pembersihan etnis yang telah memaksa lebih dari 655.000 orang Rohingya dari Negara Bagian Rakhine sejak Agustus lalu."

Antara bulan Agustus dan September, Dokter Tanpa Batas memperkirakan bahwa pemerintah Myanmar membunuh sekitar 9.000 Rohingya, termasuk 1.000 anak di bawah usia 5 tahun.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ini Yang Akan Terjadi pada Tubuh Anda Jika Anda Konsumsi Minyak Ikan Setiap Hari
17 November 2017, by Rindang Riyanti
Ribuan suplemen makanan yang disajikan di pasaran saat ini menjanjikan kehidupan yang sehat, namun hanya sedikit dari mereka yang benar-benar ...
Inikah Jawaban dari Misteri Segitiga Bermuda?
20 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Dr Karl Kruszelnicki berpendapat bahwa jawaban atas misteri segitiga bermuda terletak pada kesalahan dari manusia itu sendiri (human error). Misteri yang ...
Gerry Salim Berpeluang Juarai Asian Road Racing Championship 2017
2 Desember 2017, by Admin
Tampng.com – Pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) Gerry Salim berpeluang mengunci gelar juara Asian Road Racing Championship (ARRC) 2017 AP250. Hari ...
Anies Baswedan Dilaporkan Terkait Penutupan Jalan Jatibaru Tanah Abang
23 Februari 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Seperti diberitakan Gubernur DKI Jakarta menerapkan kebijakan menutup Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, lalu digunakan sebagai tempat para pedagang PKL. ...
Kehidupan di Mars, Apa Lagi yang Dicari?
24 September 2017, by Rindang Riyanti
Banyak ilmuwan yang setuju jika ada makhluk hidup di Planet Merah, Mars, mungkin akan berupa bakteri. Untuk menemukannya, ahli astrobiologi mungkin perlu ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab