Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Mudah-mudahan Tahun ini Mudik tidak Macet seperti Tahun Kemarin

Mudah-mudahan Tahun ini Mudik tidak Macet seperti Tahun Kemarin

13 Juni 2017 | Dibaca : 731x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Fenomena mudik alias pulang kampung jelang lebaran, merupakan salah satu tradisi yang ada di Indonesia. Silaturahmi bersama keluarga yang datang dari berbagai kota karena mencari nafkah di kota yang berbeda menjadi mudik seolah menjadi keharusan untuk bertemu orang tua atau keluarga yang lebih dituakan. Dan luar biasanya, fenomena mudik ini hanya terjadi di Indonesia, ini mencerminkan kalau warga negara Indonesia sangat mengutamakan silaturahmi sebagai pemersatu keluarga.

Tahun 2016 kemarin merupakan mudik paling parah dan menyebalkan, dibilang parah karena kemacetan yang ditimbulkannya benar-benar membuat para pemudik banyak yang kehabisan energi atau biaya di jalan. Bahkan terhitung ada puluhan pemudik yang meninggal dunia karena faktor kecapean dan dehidrasi selama di jalan. 

Penyebab utama kemacetan terjadi di Kota Brebes dan Tegal. Pintu tol Brebes Exit yang diharapkan dapat mengurai kemacetan di jalur pantura, ternyata malah menjadi neraka yang mengakibatkan kemacetan puluhan kilometer, bahkan antrian mobil sudah terjadi mulai keluar Kota Cirebon.

Saya termasuk pemudik yang menggunakan angkutan darat yaitu Bus malam yang berasal dari Cirebon. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, dimana ketika kami sekeluarga mudik ke Surabaya, kemacetan dan keterlambatan kami sampai di Surabaya hanya terpaut selisih dua sampe tiga jam.

Tahun 2016 kemarin, mudik kami sangat luar biasa, karena waktu yang kami tempuh untuk mencapai Brebes dan Tegal bisa mencapai 24 jam yang biasanya ditempuh hanya kurang lebih 2 jam. Kemacetan mulai dirasakan ketika keluar kota Cirebon mulai perbatasan Losari dan masuk Brebes Jawa Tengah, kemacetan sudah terlihat panjang.

Saya waktu itu sempat berpikir untuk kembali ke Cirebon, tetapi wajah ibu dan anak laki-laki kami di Surabaya selalu terbayang dan sudah beberapa kali telpon menanyakan kedatangan kami di Surabaya. Akhirnya dengan perjuangan yang melelahkan, biaya tak terduga banyak keluar, sampai juga kami di Surabaya dengan waktu yang cukup lama, yaitu 32 Jam. ( Biasa Cirebon- surabaya hanya 12-15 Jam )

Untuk tahun 2017 ini, dengan dibukanya tol sampai ke kota Pemalang, dan banyak jalur yang sudah diantisipasi pihak kepolisian dan departemen perhubungan, harapan saya dan para pemudik lainnya bisa melewati mudik kami dengan menyenangkan tanpa harus menempuh kemacetan panjang yang melelahkan lagi.

Semoga..

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Sudahkah Patuhi Rambu-rambu (Hidupmu)?
22 Juli 2018, by Dika Mustika
Berjedalah, berhentilah (sejenak), beristirahatlah! Kurang lebih itu mungkin menjadi saran keluarga, teman, orang terdekat, atau dokter ketika kita mengalami ...
Diknas Bandung Masuk Nominator Penghargaan Anugerah Ki Hajar 2017
17 November 2017, by Admin
Tampang.com – Dinas Pendidikan Kota Bandung masuk sebagai salah satu nominator peraih Anugerah  Ki Hajar 2017 dari Kementerian Pendidikan dan ...
Inilah Alasan Mengapa Menguap Sangat Menular
5 September 2017, by Rindang Riyanti
Tampang.com - Bahkan saat kita tidak lelah, kita ikut menguap saat ada orang lain menguap. Para ahli di University of Nottingham telah menerbitkan penelitian ...
penista agama
22 April 2017, by Tonton Taufik
Oleh: Asyari Usman (Mantan Wartawan Senior BBC) Ibarat medan perang, pilkada DKI membawa korban cukup banyak di level komandan penting. Bersamaan dengan ...
sholat di awal waktu
4 Juli 2017, by Dony Prattiwa
Ternyata anjuran tersebut sangat luar biasa....... Menurut para ahli, setiap perpindahan waktu sholat, bersamaan dengan terjadinya perubahan tenaga alam dan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab