Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Mudah-mudahan Tahun ini Mudik tidak Macet seperti Tahun Kemarin

Mudah-mudahan Tahun ini Mudik tidak Macet seperti Tahun Kemarin

13 Juni 2017 | Dibaca : 649x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Fenomena mudik alias pulang kampung jelang lebaran, merupakan salah satu tradisi yang ada di Indonesia. Silaturahmi bersama keluarga yang datang dari berbagai kota karena mencari nafkah di kota yang berbeda menjadi mudik seolah menjadi keharusan untuk bertemu orang tua atau keluarga yang lebih dituakan. Dan luar biasanya, fenomena mudik ini hanya terjadi di Indonesia, ini mencerminkan kalau warga negara Indonesia sangat mengutamakan silaturahmi sebagai pemersatu keluarga.

Tahun 2016 kemarin merupakan mudik paling parah dan menyebalkan, dibilang parah karena kemacetan yang ditimbulkannya benar-benar membuat para pemudik banyak yang kehabisan energi atau biaya di jalan. Bahkan terhitung ada puluhan pemudik yang meninggal dunia karena faktor kecapean dan dehidrasi selama di jalan. 

Penyebab utama kemacetan terjadi di Kota Brebes dan Tegal. Pintu tol Brebes Exit yang diharapkan dapat mengurai kemacetan di jalur pantura, ternyata malah menjadi neraka yang mengakibatkan kemacetan puluhan kilometer, bahkan antrian mobil sudah terjadi mulai keluar Kota Cirebon.

Saya termasuk pemudik yang menggunakan angkutan darat yaitu Bus malam yang berasal dari Cirebon. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, dimana ketika kami sekeluarga mudik ke Surabaya, kemacetan dan keterlambatan kami sampai di Surabaya hanya terpaut selisih dua sampe tiga jam.

Tahun 2016 kemarin, mudik kami sangat luar biasa, karena waktu yang kami tempuh untuk mencapai Brebes dan Tegal bisa mencapai 24 jam yang biasanya ditempuh hanya kurang lebih 2 jam. Kemacetan mulai dirasakan ketika keluar kota Cirebon mulai perbatasan Losari dan masuk Brebes Jawa Tengah, kemacetan sudah terlihat panjang.

Saya waktu itu sempat berpikir untuk kembali ke Cirebon, tetapi wajah ibu dan anak laki-laki kami di Surabaya selalu terbayang dan sudah beberapa kali telpon menanyakan kedatangan kami di Surabaya. Akhirnya dengan perjuangan yang melelahkan, biaya tak terduga banyak keluar, sampai juga kami di Surabaya dengan waktu yang cukup lama, yaitu 32 Jam. ( Biasa Cirebon- surabaya hanya 12-15 Jam )

Untuk tahun 2017 ini, dengan dibukanya tol sampai ke kota Pemalang, dan banyak jalur yang sudah diantisipasi pihak kepolisian dan departemen perhubungan, harapan saya dan para pemudik lainnya bisa melewati mudik kami dengan menyenangkan tanpa harus menempuh kemacetan panjang yang melelahkan lagi.

Semoga..

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

PKS Tarik Dukungan Terhadap Prabowo Jika Kadernya Tidak Jadi Cawapres
10 Juli 2018, by oteli w
PKS Tarik Dukungan Terhadap Prabowo Jika Kadernya Tidak Jadi Cawapres Sepertinya suasana politik semakin panas menjelang penentuan capres – cawapres ...
Selain Fariza, Siapa Lagi Sosok Pembawa Baki Bendera Pusaka 17 Agustus 2017?
23 Agustus 2017, by Indah Nur Etika
Pada upacara hari kemerdekaan tanggal 17 Agustus 2017, Fariza Putri Salsabila menjadi sorotan masyarakat Indonesia. Ia mendapatkan kehormatan untuk menjadi ...
Lagi KD di Tegur Sang Anak,,,Berujung Ribut di Medsos
30 Oktober 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com-Buah kasih Krisdayanti dan Anang Hermansyah yang melahirkan 2 orang anak yang sangat manis, rupa tidak disyukuri oleh sang ibu. Seperti yang ...
Apakah Piyama akan Menjadi Tren Baru Busana di Indonesia?
16 September 2017, by Rachmiamy
Anak pertama pasangan artis Krisdayanti dan Raul Lemos, Amora pada Minggu 10 September lalu merayakan ulang tahunnya yang ke 6. Pesta ulang tahun dirayakan ...
Hary Tanoe Belok Dukung Pemerintah pada Pilpres 2019, setelah jadi Tersangka Kasus Ancaman SMS
3 Agustus 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Pernyataan ketua Partai Perindo, Hary Tanoe saat acara penganugerahan Kepala daerah Inovatif koran Sindo di Hotel Westin Jakarta sangat ...
Berita GueBanget
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab