Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Merasa Tak Bahagia? Atasi dengan Lakukan Hal Ini

Merasa Tak Bahagia? Atasi dengan Lakukan Hal Ini

21 September 2017 | Dibaca : 567x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Ketika perasaan tak bahagia muncul, biasanya kita atasi dengan lakukan hal positif. Namun, hal ini ternyata tak mampu ubah suasana menjadi bahagia.

 

Menurut Mo Gawdat penulis buku Solve for Happy, menyingkirkan ketidakbahagiaan ternyata bukanlah solusi untuk mendapatkan kebahagiaan kembali. Jika disingkirkan, kemungkinan rasa itu dapat muncul kembali, sehingga menimbulkan dampak yang berkepanjangan.

 

"Ketika sesuatu memicu ketidakbahagiaan, langkah terbaik adalah 'mengunjunginya' dan menghadapinya," kata Gawdat pada sebuah takshowbaru-baru ini di New York City, yang dirangkum oleh Shana Lebowitz di Business Insider.

Gawdat mengibaratkan rasa tidak bahagia seperti sakit perut, Anda harus menemukan sebab utamanya dan melakukan perawatan untuk kembali sembuh. Hanya saja, terkadang lebih mudah mengenali penyakit fisik ketimbang menyadari bahwa Anda merasa tidak bahagia.

"Bila ada sesuatu yang mengganjal di hati, membuat Anda sulit tersenyum, dan lebih ingin menangis atau mengurung diri, berhentilah sejenak untuk mengenali perasaan Anda lebih dalam,” Gawdat  menjelaskan. "Bahkan jika Anda belum tahu apa penyebabnya, akuilah bahwa 'Saya tidak merasa baik-baik saja.'"

Meskipun terlihat tak menyenangkan untuk melakukan hal ini, sebuah penelitian mendukung saran dari Gawdat ini. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Psychology edisi Agustus menyebutkan, rahasia kebahagiaan adalah kemampuan untuk bisa merasa “payah”, sedih, atau apapun itu yang membuat Anda tidak bahagia.

Penelitian tersebut menyurvei 2.300 mahasiswa usia kuliah di A.S., Brazil dan China, dan menanyakan kepada mereka tentang emosi yang mereka ingin rasakan, ingin mereka kurangi, dan emosi mana yang sebenarnya sedang mereka rasakan.

Para mahasiswa yang melaporkan kepuasan hidup lebih besar dan lebih sedikit gejala depresi adalah mereka yang benar-benar merasakan emosi apa pun, baik itu negatif maupun positif.

"Ingin bahagia atau gembira sepanjang waktu tidak terlalu realistis, begitu juga dengan berkata ‘saya baik-baik saja’ sepanjang waktu," kata penulis studi Maya Tamir, seorang profesor psikologi di The Hebrew University of Jerusalem, kepada HuffPost.

"Jika kita bisa menerima dan bahkan menyambut emosi negatif yang kita miliki, mengakuinya, dan mencari jalan keluar, baik itu sendiri atau dengan bantuan orang lain, kita cenderung lebih bahagia dan lebih puas. "

Jadi, saran Gawdat, pada saat Anda merasa tidak bahagia, cobalah untuk benar-benar merasakan apa yang membuat Anda tidak bahagia. Menangislah bila perlu.

Dan bila memungkinkan, berbagilah dengan orang yang benar-benar Anda percaya, sehingga rasa tidak bahagia perlahan akan berkurang, dan tergantikan oleh rasa yang lebih positif.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Waspada, Kenali Propaganda Liberalisasi Islam ini!
3 Januari 2018, by Zeal
Tampang - Dunia semakin tua, banyak fitnah-fitnah yang bertebaran di muka bumi ini. Banyak pihak yang ingin memecah belah persatuan umat islam. Istilah islam ...
PolisiNebraska,Fentanil
26 Mei 2018, by Slesta
Polisi Nebraska mengatakan mereka telah menangkap 118 pon fentanyl murni dalam salah satu perampasan obat terbesar dalam sejarah AS. Nebraska Gubernur Pete ...
Susah Diet Karena Suka Ngemil? Ini Dia Camilan yang Tepat Agar Tetap Langsing
25 September 2017, by Retno Indriyani
Memiliki tubuh ideal merupakan dambaan hampir seluruh wanita di dunia. Namun sayangnya banyak orang yang kesulitan untuk menjaga pola makan mereka dan hasilnya ...
50 Juta Orang Indonesia Senang Belanja Online
10 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Belanja secara online memang sedang marak di Indonesia. Bahkan, 50 juta orang Indonesia senang melakukan belanja online. Hal ini diungkap oleh ...
Menakjubkan, Pria Ini Meninggal Dunia di Umur  113 Tahun
13 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com – Orang tua zaman dulu terdapat banyak yang berumur sangat panjang, bisa mencapai hingga ratusan tahun untuk tetap sehat. Salah satunya ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab