Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Mengurangi Stres dengan Mindfulness

Mengurangi Stres dengan Mindfulness

8 Oktober 2017 | Dibaca : 485x | Penulis : Dika Mustika

Stres! Hectic! Parah! Banyak kata-kata bernada negatif yang sering muncul di dunia kerja saat ini. “Dokumen setumpuk gini, mana bisa beres? Tenggatnya besok, tapi dari pagi hingga sore meeting!”

Masa sekarang dengan setumpuk aktivitas memang menuntut kita seakan dapat mengerjakan bukan hanya satu pekerjaan dalam satu waktu. Nah, ini jugalah salah satu pemicu terjadinya stress. Jika kita lihat lagi kondisi di atas, solah-olah kita dituntut untuk menghadiri meeting namun tugas mengerjakan dokumen juga selesai. Bagaimana bisa? Harus membelah dirikah bagaikan amuba? Ada beberapa pilihan untuk kejadian tersebut. Pilihan pertama adalah membawa pekerjaan pulang ke rumah. Kemudian di rumah pun, pikiran tidak sepenuhnya berada di rumah. Karena masih harus menuntaskan laporan yang dibawa dari kantor. Pilihan ke-2 adalah tetap mengerjakan laporan di kantor hingga tuntas, namun pikiran tidaklah berada di kantor, karena sibuk memikirkan keluarga yang ada di rumah. Adakah pilihan ke-3?

Terbayang bagaimana kondiri diri ketika ada dalam posisi bagai memakan buah simalakama seperti di pilihan pertama dan ke-2. Berada di kantor, namun pikiran berada di tempat lain. Begitu pula sebaliknya. Menurut Adjie Silarus, seorang penulis buku ‘Sejenak Hening’, “Kebanyakan dari kita sangat pintar dalam mempersiapkan hidup, namun tidak pintar dalam menjalaninya.” Nah, seni menjalani hidup ini lah salah satu keterampilan yang dibutuhkan oleh kita agar kita dapat lebih ‘hadir’ dalam menjalani berbagai aktivitas kita. Jalani, rasakan, dan syukuri apa yang kita miliki pada saat ini, di sini, tanpa kekhawatiran memikirkan hal lainnya. Bukan berarti kita tidak memikirkan masa depan, tapi hadirlah dulu diri ini untuk masa kini. Jadi teringat akan kuotes dari film Sabtu bersama Bapak isinya kurang lebih, “Masa depan tidak akan ada jika kita tidak menjalani masa kini kita dengan baik.”

Yuk, kita lebih sayangi diri ini dengan ‘mengada’ pada saat ini. Konsep meng-ada kan diri ini lebih dikenal dengan istilah mindfulness. Mindfulnes melatih diri menjalani tugasnya sesuai dengan porsinya yaitu ‘mengada’ dengan utuh pada satu waktu. Tidak menyiksa diri dengan masa lalu, juga tidak memaksa diri untuk memikirkan masa depan. Untuk memiliki masa depan pun, bukannya kita perlu menjalani masa kini kita dengan baik?

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Valentino Rossi : "Biasanya Butuh Enam Bulan Untuk Mendapatkan Tibia Itu Kembali ke Kekuatan Penuh"
27 Januari 2018, by Rachmiamy
Valentino Rossi sekarang hampir berusia 39 tahun. Meski usianya sudah tidak muda lagi, The Doctor mampu bersaing dengan para pembalap yang lebih muda. Bahkan ...
Stephen Hawking Mengatakan Kebijakan Iklim Trump Bisa "Mendorong Bumi di Atas Garis"
11 Juli 2017, by Ihsan Ramadhani
Fisikawan legendaris Stephen Hawking sedang merayakan tahun ke-75 di planet ini dengan sebuah konferensi kosmologi agung untuk menghormatinya yang diadakan ...
Perang antara Via Vallen dan Asisten Ayu Ting – ting
9 Desember 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Diberitakan sebuah akun gosip Lambe Turah  mengunggah bukti surat somasi dari pihak Via Vallen kepada Asisten Ayu Ting ting. Yang diunggah ...
Pengalaman Mengurus BPJS ...
3 Januari 2018, by Dika Mustika
Beberapa waktu lalu aku merasakan mencoba salah satu layanan pemerintah. Sebenarnya cukup sering aku melewati kantor ini. Aku sering melihat antrian ...
Sungai Tersembunyi di Bawah Es Antartika
24 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Peneliti Antartika dari Rice University telah menemukan suatu ironi di alam: di benua terkering dan terdingin di Bumi, di mana air permukaan jarang ditemukan, ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab