Tutup Iklan
JusKulitManggis
  
login Register
Mengenal Fase-fase Kematian Manusia

Mengenal Fase-fase Kematian Manusia

15 Juli 2018 | Dibaca : 412x | Penulis : Nur Atinal Khusna

Mati menjadi rahasia antara Sang Pencipta dengan makhluknya, sebab tak seorang pun dapat mengetahui kapan datangnya dan kita pun tak dapat menghindarinya.

Saat ajal mendekat, barulah manusia bisa melihat tanda-tandanya. Dunia Kedokteran sendiri menetapkan tiga fase kematian, yakni dari mati klinis, mati otak hingga fase final kematian. Secara biologis, pada fase final kematian jasad menjadi kaku dan mulai terjadi proses pembusukan.

Mati Klinis

Dalam fase pertama ini ditandai dengan berhentinya pernafasan dan detak jantung, impuls dari otak memudar, dan panca indera tidak lagi bereaksi. Tanda-tanda tersebut dapat dibuktikan dengan pemasangan alat kedokteran kepada pasien yang kemudian terlihat di monitor bahwa kurvanya datar dan tidak lagi berdetak.

Fase dekat kematian sering dialami oleh orang yang sudah dinyatakan "mati klinis" yang kemudian hidup kembali. Beberapa kasus medis membuktikan, ada orang yang sudah dinyatakan mati klinis selama beberapa menit, bisa hidup kembali setelah menjalani proses reanimasi klinis. Seperti kasus masase jantung, pemberian nafas buatan, penggunaan defibrilator dan tindakan kedokteran lainnya. Ada yang kemudian hidup sehat tapi ada pula yang harus menerima dampak kesehatan dari penanganan medis tersebut.

Mati otak dan kontroversi donor organ tubuh

Dalam fase kedua ini semua fungsi otak berhenti. Pasien biasanya masih bisa "hidup" karena dibantu alat-alat kedokteran, seperti alat pernafasan alat pacu jantung dan lainnya.

Dalam fase ini, biasanya para dokter memutuskan pengambilan organ tubuh penting untuk didonorkan. Hal ini dengan pertimbangan organ-organ tubuh yang penting masih berfungsi meski mengalami fase mati otak.

Fase final kematian

Lain halnya dengan mati klinis, dalam fase final kematian atau disebut sebagai kematian biologis, organ tubuh yang diambil sudah tidak ada gunanya lagi, karena sudah mati. Fase ini ditandai dengan kematian milyaran sel-sel tubuh sehingga tidak ada regenerasi sel. Hal inilah yang memperjelas tanda-tanda kematian.

Selain itu, Anda bisa melihat munculnya bercak-bercak pada kulit dan jasad menjadi kaku. Lalu, akan berlangsung proses pembusukan secara cepat. Dalam fase ini, dapat dinyatakan dengan pasti bahwa makhluk hidup (manusia) sudah mati.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

tsania marwa
12 Juli 2017, by Rachmiamy
Kisruh rumah tangga antara Tsania Marwa dan Atalarik Syah belum juga menemukan titik terang. kabarnya artis cantik kelahiran 5 April 1991 ini tidak bisa ...
Apa yang Membuatmu Antusias?
6 April 2018, by Dika Mustika
Nikmatilah antusiasmemu! Selama itu positif. Beberapa waktu lalu, aku melihat teman kerjaku yang sedang keranjingan membeli buku-buku import. Ketika jeda ...
Santap Daging Kurban, Warga Cicurug Keracunan
4 September 2017, by Rindang Riyanti
Sebanyak 36 warga Kampung Pasir Tengah, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mendadak pusing dan mual usai menyantap daging kambing ...
Hati-hati, Skizofrenia Bisa Mengenai Siapa Saja
8 Juli 2018, by Maman Soleman
Tak banyak yang menyadari, skizofrenia yang merupakan gangguan jiwa berat sebenarnya dapat terjadi pada siapa saja. Penyakit ini tidak hanya sudah ada ...
Demi Nama Baik PDIP Tidak Mengakui Kadernya Melakukan Penganiayaan pada Komandan Brigade Persis
4 Februari 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Komandan Brigade Persatuan Islam (Persis) Pusat, HR Prawoto telah dianiyaya seseorang bernama Asep pada Kamis (1/2) pukul 07.00 WIB di Blok Kasur ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
ObatDiabetes