Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Mattis: Suriah 'Sangat Tidak Bijaksana' untuk Menggunakan Gas Persenjataan

Mattis: Suriah 'Sangat Tidak Bijaksana' untuk Menggunakan Gas Persenjataan

12 Maret 2018 | Dibaca : 429x | Penulis : Slesta

Menteri Pertahanan James Mattis mengatakan pada hari Minggu bahwa pihaknya "sangat tidak bijaksana" bagi pasukan pemerintah Suriah untuk menggunakan gas senjata bagi warganya.

Mattis, saat terbang dengan jet militer ke Oman di Timur Tengah, mencatat kepada wartawan bahwa ada banyak laporan media tentang penggunaan klorin baru-baru ini namun dia mengatakan bahwa dia tidak memiliki bukti yang jelas bahwa hal itu terjadi.

Mattis mengatakan bahwa "Saya pikir Presiden Trump membuat hal itu sangat jelas di awal pemerintahannya" tentang serangan tersebut.

Petugas penyelamat dan aktivis oposisi di Ghouta Timur telah melaporkan bahwa pemerintah Suriah baru-baru ini menggunakan gas klorin sebagai bagian dari konflik delapan tahun namun Damascas telah membantah tuduhan tersebut.

Sebaliknya, pemerintah Suriah dan Rusia telah menuduh pasukan pemberontak merencanakan serangan gas beracun dan kemudian menyalahkannya pada pemerintah Suriah.

Presiden Suriah Bashar al-Assad ingin melanjutkan serangan di Ghouta Timur.

Awal bulan ini, Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan serangan udara terhadap Ghouta Timur dan penembakan dari zona yang dipenjara ke Damaskus mungkin merupakan kejahatan perang.

Mattis mengatakan Moskow mungkin akan bekerja dengan pemogokan pemerintah Suriah terhadap warga sipil.

"Entah Rusia tidak kompeten atau bersekongkol dengan Assad," kata Mattis. "Ada banyak laporan tentang penggunaan gas klorin atau tentang gejala yang bisa diakibatkan oleh gas klorin."

Akhir bulan lalu, pesawat militer Rusia lepas landas dari Humaymim Airfield di Suriah.

Amerika Serikat tidak mengatakan apakah jet tersebut menjatuhkan bom, namun menuduh Rusia berperan dalam pembunuhan warga sipil.

"Mereka adalah pasangan Assad dan apakah pesawat yang menjatuhkan bom itu adalah pesawat terbang Rusia atau pesawat terbang Suriah, saya lebih memilih untuk tidak mengatakannya sekarang," kata Mattis.

Mattis juga ditanya tentang kemungkinan pertemuan antara pemimpin Trump dan Korea Utara Kim Jong Un pada bulan Mei.

Dia mengatakan bahwa dia tidak ingin membicarakannya "sama sekali," mengatakan itu terserah kepada Departemen Luar Negeri dan anggota senior Gedung Putih untuk menjawab pertanyaan tentang kemungkinan pertemuan tersebut.

Mattis mengatakan bahwa pertanyaan media "sangat valid," tapi dia akan menahan diri karena ini adalah usaha yang dipimpin oleh diplomatis.

"Ketika Anda masuk ke posisi seperti ini, potensi kesalahpahaman tetap tinggi dan tumbuh lebih tinggi," kata Mattis. "Saya ingin mereka yang sebenarnya ... dalam diskusi untuk menjawab semua pertanyaan media."

Pada hari Kamis, Mattis, Sekretaris Negara Rex Tillerson dan pejabat senior lainnya bersama Trump saat mereka bertemu dengan penasihat keamanan nasional Korea Selatan Chung Eui-yong, yang menyampaikan sebuah undangan kepada Trump untuk bertemu dengan pemimpin Korea Utara.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ambisi Ferrari Taklukkan Sirkuit Yas Marina di Seri Terakhir Formula 1
23 November 2017, by Admin
YAS MARINA- Tidak banyak lagi yang bisa dinanti dari seri terakhir balapan Formula 1 musim 2017 di Abu Dhabi akhir pekan ini. Tapi ada satu ambisi yang masih ...
Dapat Dikendalikan Lewat Smartphone, Inilah Toilet Garapan Grohe
12 September 2017, by Alfi Wahyu Prasetyo
Pada umumnya toilet dioperasikan secara manual, tidak demikian dengan Sensia Arena besutan Grohe. Produsen sanitari asal Jerman itu menghadirkan smart ...
dr Terawan, Kerjanya diapresiasi Pasien, tapi kok Dipecat?
5 April 2018, by Zeal
Tampang.com - Beberapa waktu lalu sempat beredar mengenai surat keputusan berkaitan dengan pemecatan sementara terhadap penemu metode "Cuci Otak", Dr ...
Inilah strategi Prabowo dan Aher Dukung Pasangan Asyik
14 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto dan juga Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mendukung pasangan Asyik untuk maju sebagai gubernur dan ...
Tudingan Amien Rais Bagi-Bagi Sertifikat Merupakan Pengibulan, Kini Seret Bank Dunia
30 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
 Seperti diberitakan sebelumnya Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais menyebut program bagi-bagi sertifikat tanah Presiden ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab