Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Maraknya Drama Korea dan Polemik  Menayangannya

Maraknya Drama Korea dan Polemik Menayangannya

18 Maret 2018 | Dibaca : 1173x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com - Menjamurnya drama Korea dan K-pop beberapa tahun belakangan ini , baik di Indonesia, Asia bahkan Mancanegara, banyak membuat orang semakin  penasaran. Selama ini, drama Korea bisa langsung dinikmati oleh warga Korea Selatan saat serial itu disiarkan di televisi sesuai dengan jadwal tayangnya. Jika terlewat, pemirsa bisa mengunjungi situs resmi stasiun televisi yang menyiarkan drama itu yang biasanya juga mengunggah video episode yang disiarkan sebelumnya.

Namun, penonton dari negara lain tidak bisa melakukan itu semua lantaran tidak adanya saluran televisi publik Korea Selatan di negaranya. Selain itu, perbedaan bahasa mengharuskan mereka untuk menunggu hingga pengalih bahasa membubuhkan arti percakapan Korea yang dilontarkan.

Penggemar bisa mengakses laman ini secara gratis hanya berselang sekitar satu sampai dua hari sejak drama Korea terbaru disiarkan di saluran televisi Korea Selatan. Situs-situs bajakan ini mengeruk keuntungan dari iklan yang terpasang.

Di sisi lain, laman-laman bajakan ini bisa dibilang secara tidak langsung 'membantu' para sineas Korea dalam menyebarkan karya mereka ke seluruh dunia tanpa harus menyewa pengalih bahasa maupun membuang waktu untuk mengurus perizinan dan kerjasama dengan distributor lokal. Persebaran yang semakin jauh kemudian membuat drama Korea dikenal semakin banyak orang.

Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang Beom berpandangan bahwa situs-situs ilegal seperti itu memberi lebih banyak kerusakan daripada keuntungan terhadap industri hiburan.

"Dan karena ini bukan legal, maka di tahap tertentu bisa menjadi berisiko," ujar Kim Chang Beom.

Kim Chang Beom juga memaklumi keberadaan laman tersebut. Menurutnya, akan selalu ada saluran tak berizin yang menyediakan konten atau produk apa pun yang sedang banyak diminati.

"Kami juga merasa ada batasan atau kekurangan akses ke produk hiburan berkualitas tinggi lewat media legal. Di tahap tertentu, kami harus melakukan sesuatu. Tapi akan selalu ada saluran-saluran yang tidak diizinkan untuk produk hiburan yang banyak diminati," katanya.

Dan semoga akan ada kemudahan untuk kita di Indonesia menikmati K-drama dan juga K-pop tanpa ada masalah. Dan memang K-drama lebih banyak menarik perhatian tersendiri loo

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Mencatatlah! Ternyata Ide Kreatif Dapat Berawal Dari Kebiasaan Ini
30 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Inspirasi tentang ide-ide kreatif dapat terlahir dari berbagai hal yang berada di sekitar kita. Dengan mencatat apapun di buku catatan juga ...
Perppu Pembubaran Ormas diterbitkan, Wiranto: Masyarakat Tetap Tenang
13 Juli 2017, by Zeal
tampang.com - Presiden Joko Widodo sudah meneken Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Pembubaran Organisasi Masyarakat. Hal ini ...
PJK Pembunuh Terbesar, Ketahui Gejala dan Pencegahannya
30 April 2018, by Maman Soleman
PJK adalah Penyakit Jantung Koroner. SARS, Flu Burung, dan Demam Berdarah Dengue boleh jadi merupakan penyakit populer, namun dari sisi kematian yang ...
Kelabui Petugas, Botol Soft Drink diisi Miras Oplosan
6 Agustus 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Aparat kepolisian Kediri sedang gencar-gencarnya mengadakan operasi miras oplosan diberbagai tempat di wilayah Kediri. Namun, gencarnya operasi ...
Real Madrid Juara Liga Champions, Zidane kok Mundur?
1 Juni 2018, by Zeal
Tampang.com - Berita mengejutkan datang dari Real Madrid. Kali ini, bukan tentang berita gembira kemenangan Real Madrid dalam laga Champions beberapa waktu ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview