Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Maraknya Drama Korea dan Polemik  Menayangannya

Maraknya Drama Korea dan Polemik Menayangannya

18 Maret 2018 | Dibaca : 657x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com - Menjamurnya drama Korea dan K-pop beberapa tahun belakangan ini , baik di Indonesia, Asia bahkan Mancanegara, banyak membuat orang semakin  penasaran. Selama ini, drama Korea bisa langsung dinikmati oleh warga Korea Selatan saat serial itu disiarkan di televisi sesuai dengan jadwal tayangnya. Jika terlewat, pemirsa bisa mengunjungi situs resmi stasiun televisi yang menyiarkan drama itu yang biasanya juga mengunggah video episode yang disiarkan sebelumnya.

Namun, penonton dari negara lain tidak bisa melakukan itu semua lantaran tidak adanya saluran televisi publik Korea Selatan di negaranya. Selain itu, perbedaan bahasa mengharuskan mereka untuk menunggu hingga pengalih bahasa membubuhkan arti percakapan Korea yang dilontarkan.

Penggemar bisa mengakses laman ini secara gratis hanya berselang sekitar satu sampai dua hari sejak drama Korea terbaru disiarkan di saluran televisi Korea Selatan. Situs-situs bajakan ini mengeruk keuntungan dari iklan yang terpasang.

Di sisi lain, laman-laman bajakan ini bisa dibilang secara tidak langsung 'membantu' para sineas Korea dalam menyebarkan karya mereka ke seluruh dunia tanpa harus menyewa pengalih bahasa maupun membuang waktu untuk mengurus perizinan dan kerjasama dengan distributor lokal. Persebaran yang semakin jauh kemudian membuat drama Korea dikenal semakin banyak orang.

Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang Beom berpandangan bahwa situs-situs ilegal seperti itu memberi lebih banyak kerusakan daripada keuntungan terhadap industri hiburan.

"Dan karena ini bukan legal, maka di tahap tertentu bisa menjadi berisiko," ujar Kim Chang Beom.

Kim Chang Beom juga memaklumi keberadaan laman tersebut. Menurutnya, akan selalu ada saluran tak berizin yang menyediakan konten atau produk apa pun yang sedang banyak diminati.

"Kami juga merasa ada batasan atau kekurangan akses ke produk hiburan berkualitas tinggi lewat media legal. Di tahap tertentu, kami harus melakukan sesuatu. Tapi akan selalu ada saluran-saluran yang tidak diizinkan untuk produk hiburan yang banyak diminati," katanya.

Dan semoga akan ada kemudahan untuk kita di Indonesia menikmati K-drama dan juga K-pop tanpa ada masalah. Dan memang K-drama lebih banyak menarik perhatian tersendiri loo

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

3 Hal Ini Wajib Diajarkan Kepada Anak Perempuan Anda
22 Juni 2018, by Slesta
Tampang.com – Seorang anak perempuan memang terkenal feminim, lembut dan penuh dengan kasih sayang. Namun , bukan berarti anak perempuan lemah dan bisa ...
Kemenhbu Pastikan Kondisi Jalur Mudik Lebaran 2018 Akan Lebih Baik Dari Tahun Sebelumnya
18 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Musim lebaran merupakan momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh orang Indonesia untuk bermudik. Karena momen yang sangat berbahagia itu saatnya setiap orang ...
Indonesia Gagal Puncaki Grup B AFF U-18 Championship 2017 Myanmar
11 September 2017, by Rachmiamy
Indonesia gagal memuncaki Grup B AFF U-18 Championship 2017 Myanmar setelah dikalahkan Vietnam dengan skor 0-3. Pertandingan yang berlangsung di Stadion ...
Berbahagialah Para Ibu, Kebahagiaan Ibu Pengaruhi Kesehatan Bayi
21 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Betapa bahagianya seorang ibu dalam hubungannya dan dukungan sosial yang diterimanya dapat mempengaruhi risiko penyakit kolik bayi, menurut periset Penn State ...
Dengan Minum Minuman Jenis Ini, Kamu Bisa Kecilkan Perut Buncit yang Melanda
23 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Perut buncit menjadi salah satu keresahan yang dirasakan oleh banyak orang. Karena hal ini, kepercayaan diri dapat menurun. Meskipun tahu akan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview