Tutup Iklan
ObatKolesterol
  
login Register
Maraknya Drama Korea dan Polemik  Menayangannya

Maraknya Drama Korea dan Polemik Menayangannya

18 Maret 2018 | Dibaca : 68x | Penulis : Rahmat Zaenudin
IgPost

Tampang.com - Menjamurnya drama Korea dan K-pop beberapa tahun belakangan ini , baik di Indonesia, Asia bahkan Mancanegara, banyak membuat orang semakin  penasaran. Selama ini, drama Korea bisa langsung dinikmati oleh warga Korea Selatan saat serial itu disiarkan di televisi sesuai dengan jadwal tayangnya. Jika terlewat, pemirsa bisa mengunjungi situs resmi stasiun televisi yang menyiarkan drama itu yang biasanya juga mengunggah video episode yang disiarkan sebelumnya.

Namun, penonton dari negara lain tidak bisa melakukan itu semua lantaran tidak adanya saluran televisi publik Korea Selatan di negaranya. Selain itu, perbedaan bahasa mengharuskan mereka untuk menunggu hingga pengalih bahasa membubuhkan arti percakapan Korea yang dilontarkan.

Penggemar bisa mengakses laman ini secara gratis hanya berselang sekitar satu sampai dua hari sejak drama Korea terbaru disiarkan di saluran televisi Korea Selatan. Situs-situs bajakan ini mengeruk keuntungan dari iklan yang terpasang.

Di sisi lain, laman-laman bajakan ini bisa dibilang secara tidak langsung 'membantu' para sineas Korea dalam menyebarkan karya mereka ke seluruh dunia tanpa harus menyewa pengalih bahasa maupun membuang waktu untuk mengurus perizinan dan kerjasama dengan distributor lokal. Persebaran yang semakin jauh kemudian membuat drama Korea dikenal semakin banyak orang.

Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang Beom berpandangan bahwa situs-situs ilegal seperti itu memberi lebih banyak kerusakan daripada keuntungan terhadap industri hiburan.

"Dan karena ini bukan legal, maka di tahap tertentu bisa menjadi berisiko," ujar Kim Chang Beom.

Kim Chang Beom juga memaklumi keberadaan laman tersebut. Menurutnya, akan selalu ada saluran tak berizin yang menyediakan konten atau produk apa pun yang sedang banyak diminati.

"Kami juga merasa ada batasan atau kekurangan akses ke produk hiburan berkualitas tinggi lewat media legal. Di tahap tertentu, kami harus melakukan sesuatu. Tapi akan selalu ada saluran-saluran yang tidak diizinkan untuk produk hiburan yang banyak diminati," katanya.

Dan semoga akan ada kemudahan untuk kita di Indonesia menikmati K-drama dan juga K-pop tanpa ada masalah. Dan memang K-drama lebih banyak menarik perhatian tersendiri loo

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

memilih gubernur
19 April 2017, by Tonton Taufik
Konon Khalifah Harun Al-Rasyid ingin memprediksi siapa di antara dua calon Gubernur Ibu Kota Baghdad yang akan dipilih oleh rakyat ibu kota. Khalifah tidak ...
Kapan Nikah?
14 Agustus 2017, by Dika Mustika
“Kapan nikah?” Ini adalah salah satu pertanyaan favorit sanak saudara ketika bertemu setelah lama tak bertemu kepada para lajanger. Kalau kita ...
7 Cara Mudah Atasi Ponsel Terkena Air
30 Januari 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Smartphone merupakan salah satu barang favorit yang selalu dibawa kemanapun kita pergi. Tak jarang smartphone pun harus mengalami hal buruk ...
Anda Pecinta Kopi? Benarkah Minum Kopi Bikin Sulit Hamil?
9 Januari 2018, by Slesta
Tampang.com – Banyak yang mengatakan bahwa wanita yang menyukai minum kopi sangat rentan untuk sulit hamil. Benarkah ? Bisa saja dengan banyak minum ...
Ini 5 Kebiasaan Orang Sukses untuk Lebih Produktif
17 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Menurut Tom Corley, penulis buku dari The Daily Success Habits of Wealthy Individuals, mengemukakan bahwa hampir 50% orang sukses memiliki ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman