Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Maraknya Drama Korea dan Polemik  Menayangannya

Maraknya Drama Korea dan Polemik Menayangannya

18 Maret 2018 | Dibaca : 553x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com - Menjamurnya drama Korea dan K-pop beberapa tahun belakangan ini , baik di Indonesia, Asia bahkan Mancanegara, banyak membuat orang semakin  penasaran. Selama ini, drama Korea bisa langsung dinikmati oleh warga Korea Selatan saat serial itu disiarkan di televisi sesuai dengan jadwal tayangnya. Jika terlewat, pemirsa bisa mengunjungi situs resmi stasiun televisi yang menyiarkan drama itu yang biasanya juga mengunggah video episode yang disiarkan sebelumnya.

Namun, penonton dari negara lain tidak bisa melakukan itu semua lantaran tidak adanya saluran televisi publik Korea Selatan di negaranya. Selain itu, perbedaan bahasa mengharuskan mereka untuk menunggu hingga pengalih bahasa membubuhkan arti percakapan Korea yang dilontarkan.

Penggemar bisa mengakses laman ini secara gratis hanya berselang sekitar satu sampai dua hari sejak drama Korea terbaru disiarkan di saluran televisi Korea Selatan. Situs-situs bajakan ini mengeruk keuntungan dari iklan yang terpasang.

Di sisi lain, laman-laman bajakan ini bisa dibilang secara tidak langsung 'membantu' para sineas Korea dalam menyebarkan karya mereka ke seluruh dunia tanpa harus menyewa pengalih bahasa maupun membuang waktu untuk mengurus perizinan dan kerjasama dengan distributor lokal. Persebaran yang semakin jauh kemudian membuat drama Korea dikenal semakin banyak orang.

Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang Beom berpandangan bahwa situs-situs ilegal seperti itu memberi lebih banyak kerusakan daripada keuntungan terhadap industri hiburan.

"Dan karena ini bukan legal, maka di tahap tertentu bisa menjadi berisiko," ujar Kim Chang Beom.

Kim Chang Beom juga memaklumi keberadaan laman tersebut. Menurutnya, akan selalu ada saluran tak berizin yang menyediakan konten atau produk apa pun yang sedang banyak diminati.

"Kami juga merasa ada batasan atau kekurangan akses ke produk hiburan berkualitas tinggi lewat media legal. Di tahap tertentu, kami harus melakukan sesuatu. Tapi akan selalu ada saluran-saluran yang tidak diizinkan untuk produk hiburan yang banyak diminati," katanya.

Dan semoga akan ada kemudahan untuk kita di Indonesia menikmati K-drama dan juga K-pop tanpa ada masalah. Dan memang K-drama lebih banyak menarik perhatian tersendiri loo

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Grup Band Coldplay Merilis All I Can Think About You
16 Juni 2017, by Dony Prattiwa
Grup Band Coldplay baru saja merilis sebuah lagu baru, judulnya All I Can Think About Is You, dari EP Kaleidoscope yang akan datang. Lagu yang dibangun dari ...
bj habibie
11 September 2019, by Admin
Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia setelah dua pekan belakangan dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta. ...
Sistem Imun Salamander Ternyata untuk Beregenerasi
23 Maret 2018, by Maman Soleman
Sistem imun atau kekebalan pada salamander ternyata berfungsi menumbuhkan kembali anggota tubuh mereka. Para peneliti dari Australian Regenerative Medicine ...
Trump: Putin Mengatakan Rusia Tidak Ikut Campur Dalam Pemilihan 2016
13 November 2017, by Slesta
Berbicara dengan wartawan di Air Force One pada hari Sabtu, Presiden Donald Trump mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan kepadanya bahwa Rusia ...
5 Anggota Brimob yang Gugur Naik Pangkat, 155 Napi Teroris Menyerah dan Dipindahkan Ke Lapas Nusa Kambangan
10 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Seperti diberitakan sebanyak lima anggota Brimob tewas dalam kerusuhan di rumah tahanan Markas Komando Brimob atau Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab