Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Maraknya Drama Korea dan Polemik  Menayangannya

Maraknya Drama Korea dan Polemik Menayangannya

18 Maret 2018 | Dibaca : 489x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com - Menjamurnya drama Korea dan K-pop beberapa tahun belakangan ini , baik di Indonesia, Asia bahkan Mancanegara, banyak membuat orang semakin  penasaran. Selama ini, drama Korea bisa langsung dinikmati oleh warga Korea Selatan saat serial itu disiarkan di televisi sesuai dengan jadwal tayangnya. Jika terlewat, pemirsa bisa mengunjungi situs resmi stasiun televisi yang menyiarkan drama itu yang biasanya juga mengunggah video episode yang disiarkan sebelumnya.

Namun, penonton dari negara lain tidak bisa melakukan itu semua lantaran tidak adanya saluran televisi publik Korea Selatan di negaranya. Selain itu, perbedaan bahasa mengharuskan mereka untuk menunggu hingga pengalih bahasa membubuhkan arti percakapan Korea yang dilontarkan.

Penggemar bisa mengakses laman ini secara gratis hanya berselang sekitar satu sampai dua hari sejak drama Korea terbaru disiarkan di saluran televisi Korea Selatan. Situs-situs bajakan ini mengeruk keuntungan dari iklan yang terpasang.

Di sisi lain, laman-laman bajakan ini bisa dibilang secara tidak langsung 'membantu' para sineas Korea dalam menyebarkan karya mereka ke seluruh dunia tanpa harus menyewa pengalih bahasa maupun membuang waktu untuk mengurus perizinan dan kerjasama dengan distributor lokal. Persebaran yang semakin jauh kemudian membuat drama Korea dikenal semakin banyak orang.

Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang Beom berpandangan bahwa situs-situs ilegal seperti itu memberi lebih banyak kerusakan daripada keuntungan terhadap industri hiburan.

"Dan karena ini bukan legal, maka di tahap tertentu bisa menjadi berisiko," ujar Kim Chang Beom.

Kim Chang Beom juga memaklumi keberadaan laman tersebut. Menurutnya, akan selalu ada saluran tak berizin yang menyediakan konten atau produk apa pun yang sedang banyak diminati.

"Kami juga merasa ada batasan atau kekurangan akses ke produk hiburan berkualitas tinggi lewat media legal. Di tahap tertentu, kami harus melakukan sesuatu. Tapi akan selalu ada saluran-saluran yang tidak diizinkan untuk produk hiburan yang banyak diminati," katanya.

Dan semoga akan ada kemudahan untuk kita di Indonesia menikmati K-drama dan juga K-pop tanpa ada masalah. Dan memang K-drama lebih banyak menarik perhatian tersendiri loo

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

10 Tips Melindungi Kulit agar Tidak Kusam
7 Juli 2018, by Maman Soleman
Kulit kusam dan kering tentunya mesti secepatnya ditangani supaya kulit nampak indah. Kadang-kadang pemakaian kosmetik yang tak sesuai menyebabkan kulit kusam. ...
Bullying Picu Depresi Klinis dan Gangguan Tidur
21 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Penelitian baru dari ahli neurologi rumah sakit McLean menunjukkan pada model hewan yang diintimidasi dapat memiliki efek dramatis jangka panjang pada tidur ...
Putri Sulung Sridevi akan Segera Meramaikan Industri Film Bollywood
10 November 2017, by Rachmiamy
Siapa yang tak kenal artis Bollywood senior Sridevi. Sridevi adalah artis India yang sangat terkenal pada masanya, termasuk di Indonesia. Artis yang masih ...
Akhirnya Tim Sepak Bola Indonesia Masuk ke Babak Semi Final Sea Games 2017
24 Agustus 2017, by Rachmiamy
Indonesia berhasil meraih tiket semi final sea games 2017 cabang sepak bola setelah mengalahkan kamboja 2-0. Indonesia mengumpulkan 11 poin dan berada di ...
Satu lagi Selebriti Cantik Indonesia Nikah dengan Orang Malaysia
19 November 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Kenapa banyak sekali selebriti tanah air kita yang menikah dengan warga Malaysia atau warga asing, atau memang sudah bosen dengan orang  ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab