Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Maraknya Drama Korea dan Polemik  Menayangannya

Maraknya Drama Korea dan Polemik Menayangannya

18 Maret 2018 | Dibaca : 297x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com - Menjamurnya drama Korea dan K-pop beberapa tahun belakangan ini , baik di Indonesia, Asia bahkan Mancanegara, banyak membuat orang semakin  penasaran. Selama ini, drama Korea bisa langsung dinikmati oleh warga Korea Selatan saat serial itu disiarkan di televisi sesuai dengan jadwal tayangnya. Jika terlewat, pemirsa bisa mengunjungi situs resmi stasiun televisi yang menyiarkan drama itu yang biasanya juga mengunggah video episode yang disiarkan sebelumnya.

Namun, penonton dari negara lain tidak bisa melakukan itu semua lantaran tidak adanya saluran televisi publik Korea Selatan di negaranya. Selain itu, perbedaan bahasa mengharuskan mereka untuk menunggu hingga pengalih bahasa membubuhkan arti percakapan Korea yang dilontarkan.

Penggemar bisa mengakses laman ini secara gratis hanya berselang sekitar satu sampai dua hari sejak drama Korea terbaru disiarkan di saluran televisi Korea Selatan. Situs-situs bajakan ini mengeruk keuntungan dari iklan yang terpasang.

Di sisi lain, laman-laman bajakan ini bisa dibilang secara tidak langsung 'membantu' para sineas Korea dalam menyebarkan karya mereka ke seluruh dunia tanpa harus menyewa pengalih bahasa maupun membuang waktu untuk mengurus perizinan dan kerjasama dengan distributor lokal. Persebaran yang semakin jauh kemudian membuat drama Korea dikenal semakin banyak orang.

Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang Beom berpandangan bahwa situs-situs ilegal seperti itu memberi lebih banyak kerusakan daripada keuntungan terhadap industri hiburan.

"Dan karena ini bukan legal, maka di tahap tertentu bisa menjadi berisiko," ujar Kim Chang Beom.

Kim Chang Beom juga memaklumi keberadaan laman tersebut. Menurutnya, akan selalu ada saluran tak berizin yang menyediakan konten atau produk apa pun yang sedang banyak diminati.

"Kami juga merasa ada batasan atau kekurangan akses ke produk hiburan berkualitas tinggi lewat media legal. Di tahap tertentu, kami harus melakukan sesuatu. Tapi akan selalu ada saluran-saluran yang tidak diizinkan untuk produk hiburan yang banyak diminati," katanya.

Dan semoga akan ada kemudahan untuk kita di Indonesia menikmati K-drama dan juga K-pop tanpa ada masalah. Dan memang K-drama lebih banyak menarik perhatian tersendiri loo

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Rumah di Tepi Pantai Bikin Hidup Lebih Bahagia
22 Januari 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Rutinitas yang padat membuat tubuh dan pikiran penat sehingga perlu adanya hiburan yang bisa merefresh otak agar tidak stress. Salah satu cara ...
Kekerasan Dan Pelecehan Terhadap Wartawan adalah Kejahatan Kemanusiaan
16 November 2017, by Dwi Heri Yana
Pimpinan Umum Barisan Aktifis Independen (BAKIN) Elfin Afifudien angkat bicara terkait maraknya kekerasan terhadap wartawan. Ia mengatakan, sepertinya ...
5 Manfaat Sayur Bagi Kesehatan
31 Maret 2018, by oteli w
Sayur Bayam merupakan sayur asli benua Amerika latin, tetapi jenis makanan ini di konsumsi sebagai sayur di Asia, terutama Asia Timur dan ...
Selamat Hari Pendidikan Untuk Generasi Indonesia Dari Sabang Sampai Merauke
2 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Hari ini tepat pada tanggal 2 Mei 2018 diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional. Dimana Ki Hajar Dewantara sebagai bapak pendidikan Nasional yang telah ...
7 Tips Agar Rumah Tangga Tetap Harmonis Meski Hobi Berbeda
18 Juni 2018, by Maman Soleman
Mempunyai hobi adalah hal yang sangat wajar, apalagi jika itu positif dan bermanfaat. Namun bayangkan jika Anda mempunyai pasangan yang sibuk sendiri dengan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman