Tutup Iklan
hijab
  
login Register
malu sama allah

Malu sama Allah, Mau Sampai Mana Kita Mengejar Dunia?

23 Juli 2017 | Dibaca : 6749x | Penulis : Zeal

Sungguh menarik bagaimana seorang manusia memandang kehidupan. Cobalah sejenak untuk merenung.

Setiap hari kita disibukkan dengan dunia, yang padahal suatu saat benar-benar akan kita tinggalkan. Dan seringkali, kita lalai akan akhirat, padahal suatu saat benar-benar akan kita jumpai dan datangi.

Setiap hari pikiran kita disibukkan dengan pemenuhan kebutuhan dunia, beli ini beli itu hingga lupa untuk bersedekah. Padahal, yang barang yang dibanggakan, suatu saat akan rusak. Hari ini kita membeli handphone dengan tampilan dan spesifikasi baru. Namun, tunggu saja dalam beberapa bulan, akan tertinggal dan muncul yang lebih baru lagi.

Setiap hari waktu kita disibukkan dengan pemenuhan kebutuhan dunia, kerja ini kerja itu hingga tenaga dihabiskan untuk memenuhi permintaan bos kita, karena takut dipecat, begitu patuhnya kita kepada dirinya, hingga lupa untuk shalat dan menghamba pada-Nya. Padahal, Allah adalah pemilik segala-Nya. Bahkan, shalat saja bila benar-benar khusyuk, tidak menghabiskan waktu yang sangat lama. Allah tidak menuntut kita shalat separuh hari. Namun, lantas mengapa kita selalu saja berat untuk melakukannya?

Bila terdapat orientasi yang kurang tepat, akhirnya, bukan kepuasan yang didapatkan, melainkan kecemasan. Ya, kecemasan timbul karena hati terpaut akan dunia. Seorang pebisnis yang meraih omset hingga miliaran rupiah, begitu cemas karena khawatir pesaingnya mampu untuk menjatuhkannya. Namun di sisi lain, masih ada seseorang yang begitu tenang meski sehari-hari hanya mendapatkan uang puluh ribuan.

Oh, ternyata, kunci segalanya adalah pada hati.Benar, sekali lagi terdapat pada hati.

Rasululah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda, “Bukanlah kekayaan itu dengan banyaknya harta benda, tetapi kekayaan (yang hakiki) adalah kekayaan (dalam) jiwa.” (HR. al-Bukhari, no. 6081 dan Muslim, no. 1051).

Bukan berarti kita tidak boleh bekerja, bukan berarti kita tidak boleh menginginkan dunia. Namun, bagaimana kita menjadikan aktivitas kita di dunia berorientasi akhirat. Apapun itu. Sehingga, berhasil dan gagal semua diserahkan pada Allah.

Dari Zaid bin Tsabit radhiallahu ‘anhu beliau berkata, “Kami mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Barangsiapa yang (menjadikan) dunia tujuan utamanya, maka Allah akan mencerai-beraikan urusannya dan menjadikan kemiskinan/tidak pernah merasa cukup (selalu ada) di hadapannya, padahal dia tidak akan mendapatkan (harta benda) duniawi melebihi dari apa yang Allah tetapkan baginya. Dan barangsiapa yang (menjadikan) akhirat niat (tujuan utama)nya, maka Allah akan menghimpunkan urusannya, menjadikan kekayaan/selalu merasa cukup (ada) dalam hatinya, dan (harta benda) duniawi datang kepadanya dalam keadaan rendah (tidak bernilai di hadapannya).” (HR Ibnu Majah (no. 4105), Ahmad (5/183), ad-Daarimi (no. 229), Ibnu Hibban (no. 680) dan lain-lain dengan sanad yang shahih, dinyatakan shahih oleh Ibnu Hibban, al-Bushiri dan Syaikh al-Albani).

*ditulis oleh: Muhammad Rijal Wahid Muharram

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

KONI Berikan Penghargaan kepada Atlet Nasional Berprestasi
1 November 2017, by Admin
Tampang.com - Usia bukan halangan untuk berprestasi. Darmiyanto, seorang pria berusia 81 tahun asal Salatiga, Jawa Tengah, baru saja membuktikan itu. Di usia ...
Ini Ternyata 7 Keuntungan Mengejutkan Meminum Air Hangat di Pagi Hari!
9 Agustus 2017, by Zeal
Sobat tampang, memilih untuk meminum air hangat dan air dingin, mungkin sekilas merupakan hal yang tidak jauh bedanya. Namun ternyata, meminum air, terutama ...
Nih, 5 Tanda Kalau Tubuh Kamu Butuh Berolahraga
30 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Karena kesibukan, seringkali kita meninggalkan kegiatan berolahraga. Padahal, olahraga adalah salah satu kegiatan penting untuk menjaga ...
Inilah 5 Barang yang Juga Bisa Dicuci di Mesin Cuci! Apa Saja?
20 Desember 2017, by Slesta
Tampang.com – Kebnayakan orang mengira bahwa mesin cuci hanya digunakan untuk mencuci baju. Namun , hal itu rupanya tidak tepat. Mesin cuci ternyata ...
KPK Terkesan cari Celah Kesalahan Amin Rais di luar Kasus Alkes
16 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Kasus aliran dana yang masuk ke rekening Amin Rais yang disebut-sebut Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) pada sidang Siti fadilah selaku ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab