Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
malu sama allah

Malu sama Allah, Mau Sampai Mana Kita Mengejar Dunia?

23 Juli 2017 | Dibaca : 5139x | Penulis : Zeal

Sungguh menarik bagaimana seorang manusia memandang kehidupan. Cobalah sejenak untuk merenung.

Setiap hari kita disibukkan dengan dunia, yang padahal suatu saat benar-benar akan kita tinggalkan. Dan seringkali, kita lalai akan akhirat, padahal suatu saat benar-benar akan kita jumpai dan datangi.

Setiap hari pikiran kita disibukkan dengan pemenuhan kebutuhan dunia, beli ini beli itu hingga lupa untuk bersedekah. Padahal, yang barang yang dibanggakan, suatu saat akan rusak. Hari ini kita membeli handphone dengan tampilan dan spesifikasi baru. Namun, tunggu saja dalam beberapa bulan, akan tertinggal dan muncul yang lebih baru lagi.

Setiap hari waktu kita disibukkan dengan pemenuhan kebutuhan dunia, kerja ini kerja itu hingga tenaga dihabiskan untuk memenuhi permintaan bos kita, karena takut dipecat, begitu patuhnya kita kepada dirinya, hingga lupa untuk shalat dan menghamba pada-Nya. Padahal, Allah adalah pemilik segala-Nya. Bahkan, shalat saja bila benar-benar khusyuk, tidak menghabiskan waktu yang sangat lama. Allah tidak menuntut kita shalat separuh hari. Namun, lantas mengapa kita selalu saja berat untuk melakukannya?

Bila terdapat orientasi yang kurang tepat, akhirnya, bukan kepuasan yang didapatkan, melainkan kecemasan. Ya, kecemasan timbul karena hati terpaut akan dunia. Seorang pebisnis yang meraih omset hingga miliaran rupiah, begitu cemas karena khawatir pesaingnya mampu untuk menjatuhkannya. Namun di sisi lain, masih ada seseorang yang begitu tenang meski sehari-hari hanya mendapatkan uang puluh ribuan.

Oh, ternyata, kunci segalanya adalah pada hati.Benar, sekali lagi terdapat pada hati.

Rasululah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda, “Bukanlah kekayaan itu dengan banyaknya harta benda, tetapi kekayaan (yang hakiki) adalah kekayaan (dalam) jiwa.” (HR. al-Bukhari, no. 6081 dan Muslim, no. 1051).

Bukan berarti kita tidak boleh bekerja, bukan berarti kita tidak boleh menginginkan dunia. Namun, bagaimana kita menjadikan aktivitas kita di dunia berorientasi akhirat. Apapun itu. Sehingga, berhasil dan gagal semua diserahkan pada Allah.

Dari Zaid bin Tsabit radhiallahu ‘anhu beliau berkata, “Kami mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Barangsiapa yang (menjadikan) dunia tujuan utamanya, maka Allah akan mencerai-beraikan urusannya dan menjadikan kemiskinan/tidak pernah merasa cukup (selalu ada) di hadapannya, padahal dia tidak akan mendapatkan (harta benda) duniawi melebihi dari apa yang Allah tetapkan baginya. Dan barangsiapa yang (menjadikan) akhirat niat (tujuan utama)nya, maka Allah akan menghimpunkan urusannya, menjadikan kekayaan/selalu merasa cukup (ada) dalam hatinya, dan (harta benda) duniawi datang kepadanya dalam keadaan rendah (tidak bernilai di hadapannya).” (HR Ibnu Majah (no. 4105), Ahmad (5/183), ad-Daarimi (no. 229), Ibnu Hibban (no. 680) dan lain-lain dengan sanad yang shahih, dinyatakan shahih oleh Ibnu Hibban, al-Bushiri dan Syaikh al-Albani).

*ditulis oleh: Muhammad Rijal Wahid Muharram

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

4 Alasan Mengapa Kamu Sebaiknya Tak Sentuh Lagi Minuman Ringan
23 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Minuman ringan alias soft drink menjadi salah satu pilihan populer ketika kita merasakan kehausan. Padahal, minuman ringan ini mengandung banyak ...
Kapan Nikah?
14 Agustus 2017, by Dika Mustika
“Kapan nikah?” Ini adalah salah satu pertanyaan favorit sanak saudara ketika bertemu setelah lama tak bertemu kepada para lajanger. Kalau kita ...
Banjir di Kabupaten Bandung Rugikan Pedagang UMKM Hingga Milliaran Rupiah
24 November 2017, by Admin
Tampang.com – Pelaku Usaha Mikro Kecil Mengengah (UMKM) merugi hingga miliaran diakibatkan banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung. Sebab, banyak ...
Kantor Dinkes Brebes di Bobol Perampok Ngaku Polisi Narkoba
6 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Kantor Dinas kesehatan Brebes hari Minggu Malam, dibobol Kawanan perampok yang menyamar sebagai polisi narkoba dengan alasan bahwa di gudang Dinas ...
Douglas Costa : Melawan Barcelona Akan Penuh Duel Taktik dan Fisik
21 November 2017, by Rachmiamy
Salah satu raksasa Italia, Juventus akan kembali menjalani laga yang sangat berat di tengah pekan ini. Juventus akan kedatangan tamu dari Spanyol, Barcelona. ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab