Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Koperasi Ekonomi Asia Timur Laut Mengundang Korea Utara untuk Bergabung

Koperasi Ekonomi Asia Timur Laut Mengundang Korea Utara untuk Bergabung

23 Juni 2018 | Dibaca : 436x | Penulis : Slesta

Negara-negara anggota dari kemitraan ekonomi Asia Timur Laut multilateral setuju untuk mengundang Korea Utara, sembilan tahun setelah Pyongyang mengundurkan diri dari organisasi.

Inisiatif Tumen Lebih Besar, terdiri dari Cina, Rusia, Mongolia dan Korea Selatan, dinyatakan dalam Deklarasi Ulanbataar bahwa para pemangku kepentingan menyambut baik Deklarasi Panmunjom pada tanggal 27 April antara kedua Korea, dan pengadopsian pernyataan bersama di KTT AS-Korea Utara di Singapura , menurut layanan berita Korea Selatan Newsis.

Hwang Gun-il, kepala Biro Urusan Ekonomi Internasional Kementerian Strategi dan Keuangan Korea Selatan, mengatakan negara-negara anggota setuju untuk mengalihkan GTI ke dalam organisasi internasional, dan bekerja sama di berbagai bidang termasuk transportasi, perdagangan, investasi dan pariwisata.

Sebuah sumber di kementerian mengatakan Korea Utara diundang untuk bergabung, setelah meninggalkan GTI pada tahun 2009.

"Wilayah Greater Tumen adalah wilayah dengan potensi besar untuk kerjasama dengan negara-negara tetangga," kata sumber itu. "Menggunakan kebijakan [Korea Selatan] baru [Korea Selatan], kami akan bekerja keras untuk memperkuat kerja sama ekonomi."

Di wilayah Timur Jauh Rusia, rencana sedang dilakukan untuk membahas kerja sama ekonomi dengan Korea Utara.

Alexander Kozlov, menteri untuk Pembangunan Rusia Timur Jauh, mengatakan kepada RIA Novosti pada Jumat infrastruktur akan dibahas antara pejabat Rusia dan Korea Utara, referensi mungkin ke jembatan yang dapat dibangun di seberang Sungai Tumen.

Pembangunan jembatan tersebut dibahas pada bulan April, antara Ri Kwang Gun dari Komisi Urusan Ekonomi Eksternal Negara Korea Utara dan Gubernur Andrey Tarasenko dari Distrik Federal Timur Jauh Rusia.

Korea Selatan dapat memainkan peran kunci dalam perdagangan tiga arah.

Menjelang pencabutan sanksi, anggota parlemen Korea Selatan bertemu dengan rekan-rekan mereka di Rusia di Moskow, selama kunjungan kenegaraan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in ke Rusia, seperti dilaporkan News 1.

Kedua belah pihak membahas pertukaran yang dapat mendukung perdamaian dan stabilitas di semenanjung itu, menurut laporan itu.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

3 Keuntungan Memiliki Dahi Lebar Alias Jenong
12 Januari 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Bentuk fisik setiap orang tentunya berbeda-beda.. Harus tetap disyukuri karena semua yang kita miliki adalah anugerah. Setiap orang pun tentunya ...
"FALSAFAH 5 JARI"
16 Maret 2018, by oteli w
"FALSAFAH 5 JARI" ========== 1.. Ada si gendut jempol yang selalu berkata baik dan menyanjung. 2.. Ada telunjuk yang suka menunjuk dan ...
Tinggal di Desa Ini, Kamu Bakal Dibayar Rp 964 Juta, Berminat?
23 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika kita ingin menempati sebuah tempat, tentunya kita harus membayar tempat tinggal tersebut terlebih dahulu. Berbeda dengan biasanya, di ...
Film Mole of Life 2016, Aksinya yang Keren Sulit di Lupakan!
22 April 2017, by Ayu
Riview Mole of Life merupakan sebuah film action terbaru di tahun 2016 yang berasal dari negara Taiwan. Sutradara dari film ini adalah  Chuan-Feng Li ...
Test Pack Positif, Kok Ngga Hamil, Apa Sebabnya?
13 November 2017, by Rindang Riyanti
Saat menstruasi datang terlambat, mungkin beberapa wanita akan bergegas mencari test pack alias alat tes kehamilan. Beberapa diantaranya akan mendapatkan hasil ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab