Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Koperasi Ekonomi Asia Timur Laut Mengundang Korea Utara untuk Bergabung

Koperasi Ekonomi Asia Timur Laut Mengundang Korea Utara untuk Bergabung

23 Juni 2018 | Dibaca : 141x | Penulis : Slesta

Negara-negara anggota dari kemitraan ekonomi Asia Timur Laut multilateral setuju untuk mengundang Korea Utara, sembilan tahun setelah Pyongyang mengundurkan diri dari organisasi.

Inisiatif Tumen Lebih Besar, terdiri dari Cina, Rusia, Mongolia dan Korea Selatan, dinyatakan dalam Deklarasi Ulanbataar bahwa para pemangku kepentingan menyambut baik Deklarasi Panmunjom pada tanggal 27 April antara kedua Korea, dan pengadopsian pernyataan bersama di KTT AS-Korea Utara di Singapura , menurut layanan berita Korea Selatan Newsis.

Hwang Gun-il, kepala Biro Urusan Ekonomi Internasional Kementerian Strategi dan Keuangan Korea Selatan, mengatakan negara-negara anggota setuju untuk mengalihkan GTI ke dalam organisasi internasional, dan bekerja sama di berbagai bidang termasuk transportasi, perdagangan, investasi dan pariwisata.

Sebuah sumber di kementerian mengatakan Korea Utara diundang untuk bergabung, setelah meninggalkan GTI pada tahun 2009.

"Wilayah Greater Tumen adalah wilayah dengan potensi besar untuk kerjasama dengan negara-negara tetangga," kata sumber itu. "Menggunakan kebijakan [Korea Selatan] baru [Korea Selatan], kami akan bekerja keras untuk memperkuat kerja sama ekonomi."

Di wilayah Timur Jauh Rusia, rencana sedang dilakukan untuk membahas kerja sama ekonomi dengan Korea Utara.

Alexander Kozlov, menteri untuk Pembangunan Rusia Timur Jauh, mengatakan kepada RIA Novosti pada Jumat infrastruktur akan dibahas antara pejabat Rusia dan Korea Utara, referensi mungkin ke jembatan yang dapat dibangun di seberang Sungai Tumen.

Pembangunan jembatan tersebut dibahas pada bulan April, antara Ri Kwang Gun dari Komisi Urusan Ekonomi Eksternal Negara Korea Utara dan Gubernur Andrey Tarasenko dari Distrik Federal Timur Jauh Rusia.

Korea Selatan dapat memainkan peran kunci dalam perdagangan tiga arah.

Menjelang pencabutan sanksi, anggota parlemen Korea Selatan bertemu dengan rekan-rekan mereka di Rusia di Moskow, selama kunjungan kenegaraan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in ke Rusia, seperti dilaporkan News 1.

Kedua belah pihak membahas pertukaran yang dapat mendukung perdamaian dan stabilitas di semenanjung itu, menurut laporan itu.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Putuskan Hubunganmu dengan Dia Jika Kamu Merasakan 3 Hal Ini
16 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Dalam mengakhiri sebuah hubungan asmara, tentunya banyak faktor yang mempengaruhinya. Jika faktor tersebut sering kita abaikan, meskipun hubungan ...
Ini yang Diminta Massa Aksi 287 Hari Ini kepada Mahkamah Konstitusi
28 Juli 2017, by Zeal
tampang.com - Massa dari berbagai daerah berkumpul di Jakarta. Hal ini berkaitan dengan Aksi 287 tentang Perpppu No. 2 Tahun 2017. Massa beraksi di depan ...
Valentino Rossi Kembali Membalap Di MotoGP Aragon
21 September 2017, by Rachmiamy
Pembalap asal Italia Valentino Rossi dipastikan akan kembali membalap di Sirkuit Aragon pada hari Minggu 24 September 2017. Rossi tidak mengikuti seri ke 13 ...
obat herbal
9 Mei 2018, by oteli w
Obati Mabuk Perjalanan Dengan Makanan Berikut!   Untuk mempercepat penyembuhan saat Anda sedang mabuk perjalanan, ada beberapa makanan yang bisa ...
rokok
11 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Memang, warna yang sering kita pakai akan membuat penilaian orang berbeda-beda. Beberapa warna akan membuat kita menjadi kurang menarik begitu ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab