Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Kantor Dinkes Brebes di Bobol Perampok Ngaku Polisi Narkoba

Kantor Dinkes Brebes di Bobol Perampok Ngaku Polisi Narkoba

6 Juni 2017 | Dibaca : 503x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Kantor Dinas kesehatan Brebes hari Minggu Malam, dibobol Kawanan perampok yang menyamar sebagai polisi narkoba dengan alasan bahwa di gudang Dinas kesehatan Brebes dicurigai ada yang menyimpan narkoba. Malam itu Kantor Dinkes Brebes hanya dijaga seorang satpam yang bernama Sanuri, dan kawanan perampok yang diduga berjumlah tiga orang ini berhasil memperdayai Sanuri dengan mengikat tangan dan membekap mulutnya.

Kawanan perampok ini berhasil membobol brankas Dinas Kesehatan Brebes dengan jalan membongkar pintu brangkas dan berhasil membawa kabur uang senilai 440 jutaan. Sekertaris Dinas Kesehatan Brebes, Juliningsih Pirulah Dewi menjelaskan bahwa uang yang ada dalam brangkas senilai 450 juta hanya yang terbawa kawanan perampok 440 juta, uang tersebut rencananya untuk alokasi program jambanisasi di Kabupaten Brebes. "Uang tersebut merupakan uang program jambanisasi warga yang per kepala keluarganya mendapatkan 1,3 juta, dan rencananya ada ratusan kepala keluarga yang akan mendapatkan uang dari program tersebut" Jelas Dewi.

Kawanan perampok ini mengacak-acak hampir seluruh ruangan Dinkes karena ditemukan juga ada uang yang ikut digondol perampok seperti uang milik ikatan Bidan Indonesia dan Ikatan Dokter Indonesia juga uang infak.Jumlahnya kurang lebih 7 jutaan" tambah Dewi.

Perampokan ini terjadi setelah berbuka puasa dan sudah dilaporkan kepada Bupati Brebes Idza Priyanti dan dan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian Polres Brebes.

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Inil Lho Manfaat Kismis untuk Kesehatan
6 Juni 2018, by Rachmiamy
Siapa yang tak tahu kismis? Kismis adalah snack yang terbuat dari anggur yang dikeringkan. Kismis bisa dimakan langsung atau bisa juga dijadikan sebagai ...
Terobosan Baru: Alat untuk Penyembuhan Organ dengan Sekali Sentuhan
27 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Periset di The Ohio State University Wexner Medical Center dan Ohio State's College of Engineering telah mengembangkan teknologi baru, Tissue ...
Kisah Menyentuh Hati
17 Juni 2017, by Dony Prattiwa
Seorang ayah membawa pulang sekilo daging dan setengah kilo hati sapi ke rumah. Lalu si ayah memberikan daging dan hati tersebut kepada ...
Benarkah Skoliosis Mempengaruhi Ukuran Payudara?
20 Juli 2018, by Nur Atinal Khusna
Pakar dari Skoliosis Care, Dokter Ninis Sri Prasetyowati mengklaim bahwa wanita lebih rentan terkena skoliosis daripada laki-laki. Mengapa? Karena, menurutnya ...
Yuk, Patuhi Lampu Lalu Lintas!
13 Januari 2018, by Dika Mustika
Lampu hijau! Siapa yang tidak senang, jika berada di jalan raya, maksudnya jika berada di lampu lalu lintas dan mendapatkan lampu hijau. Itu artinya kita tak ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab