Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Kabupaten Bandung Barat Kekurangan Kepala Sekolah

Kabupaten Bandung Barat Kekurangan Kepala Sekolah

2 November 2017 | Dibaca : 1377x | Penulis : Admin

 

Tampang.com–  Untuk mengisi kekosongan beberapa kepala sekolah (Kepsek) di tingkat Sekolah Dasar (SD). Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat ini sudah melakukan seleksi sebanyak 132 calon Kepsek.

 

Kepala Dinas Pendidikan KBB Imam Santoso menyebutkan, saat ini masih ada kekosongan jabatan kepala sekolah sebanyak 110 sekolah yang tersebar diberbagai daerah. Namun, untuk menempatinya proses seleksi sudah selesai dilakukan.

 

“Proses seleksi melibatkan Lembaga Pelatihan dan Pendidikan Kepala Sekolah (LP2KS) dari Malang, selaku lembaga yang berwenang dalam hal seleksi calon kepala sekolah,”jelas Imam ketika ditemui kemarin (1/11)

 

Menurutnya, banyaknya jabatan kepala SD yang kosong diakibat banyak yang memasuki pensiun.  Sehingga, proses seleksi mencari pemimpin yang memang layak mengisi jabatan Kepsek.

 

Selain itu dari proses penjaringan pada hasil tes administrasi sebetulnya dari jumlah pendaftar  sebanyak 176 orang yang lolos. Setelah itu proses seleksi akademik ada 132 orang.

 

Sedangkan untuk tes akademik akan dilakukan selama dua hari dari Rabu-Kamis 1 sampai dengan 2 November 2017 dan nantinya ditindaklanjuti dengan diklat yang dijadwalkan Februari atau Maret 2018.

“Mereka yang ikut seleksi rata-rata usianya di bawah 54 tahun atau usia tidak lebih dari 56 tahun saat dilantik dengan pangkat golongan 3 C.,”kata dia

 

Imam memaparkan, jabatan kepala sekolah yang kosong itu sudah ada yang lebih dari dua tahun, tapi proses operasional sekolah tetap berjalan.

 

Sementara itu, Kepala UPT Pendidikan SD dan Paudni Kecamatan Cihampelas Budiyanto mengungkapkan, di wilayahnya ada 6 SD yang kepala sekolahnya kosong.

 

Si antaranya, SDN Terang, SDN Sadar Galir, SDN Rancairung 5, SDN Lamping Sari, SDN Cihampelas 2, dan SDN Cipatik 3. Kekosongan itu karena ada yang meninggal tiga orang, pensiun dua orang, dan satu orang yang dikembalikan jadi guru.

 

Budiyanto berharap, kekosongan ini bisa secepatnya diisi. Karena memang di internal sekolah juga membutuhkan kepemimpinan dan arahan untuk kemajuan sekolah dan siswa.

 

"Sekarang kita tunggu saja seleksinya dan berharap bisa cepat ada hasilnya. Kalau sudah terpilih, mereka bisa langsung bekerja," tutup Budiyanto.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Madrid Jegal Langkah Atletico ke Final Liga Champion
11 Mei 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Kamis (11/5) Semifinal antara Atletico Madrid vs Real Madrid di Estadio Vicente Calderon mengantarkan Real Madrid lolos ke final Liga Champion. ...
Dia Jatuh Cinta Sama Kamu,,,,bener,,,Ada Tanda-tanda Ini Gak Ladies…
28 Oktober 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Hemmm,Memang sulit untuk mengetahui secara pasti apakah seseorang itu memang menyukaimu atau hanya bersikap baik seperti biasa. Mendeteksi apakah ...
ASEANapol Apresiasi RI dalam Pengungkapan Perdagangan Manusia
17 September 2017, by Rindang Riyanti
Kapolri Jenderal Tito Karnavian beserta rombongan Polri menghadiri konferensi kepala Kepolisian ASEAN yaitu ASEAN National Police (ASEANapol) ke-37 tahun 2017 ...
Melakukan Pekerjaan Rumah Ternyata Bermanfaat, Ini Penjelasannya
4 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Untuk menjaga kebersihan dan kerapihan rumah, tentunya ada beberapa pekerjaan rumah yang harus dilakukan. Misalnya saja mencuci piring, ...
Lakukan 5 Trik Ini untuk Menjaga Kebugaran dan Semangat Bekerja
17 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Bulan Ramadhan bukan alasan untuk kita berhenti bekerja, melainkan kita tetap melakuakn setiap rutinitas seperti hari biasanya, namun ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab