Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Kabupaten Bandung Barat Kekurangan Kepala Sekolah

Kabupaten Bandung Barat Kekurangan Kepala Sekolah

2 November 2017 | Dibaca : 384x | Penulis : Admin

 

Tampang.com–  Untuk mengisi kekosongan beberapa kepala sekolah (Kepsek) di tingkat Sekolah Dasar (SD). Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat ini sudah melakukan seleksi sebanyak 132 calon Kepsek.

 

Kepala Dinas Pendidikan KBB Imam Santoso menyebutkan, saat ini masih ada kekosongan jabatan kepala sekolah sebanyak 110 sekolah yang tersebar diberbagai daerah. Namun, untuk menempatinya proses seleksi sudah selesai dilakukan.

 

“Proses seleksi melibatkan Lembaga Pelatihan dan Pendidikan Kepala Sekolah (LP2KS) dari Malang, selaku lembaga yang berwenang dalam hal seleksi calon kepala sekolah,”jelas Imam ketika ditemui kemarin (1/11)

 

Menurutnya, banyaknya jabatan kepala SD yang kosong diakibat banyak yang memasuki pensiun.  Sehingga, proses seleksi mencari pemimpin yang memang layak mengisi jabatan Kepsek.

 

Selain itu dari proses penjaringan pada hasil tes administrasi sebetulnya dari jumlah pendaftar  sebanyak 176 orang yang lolos. Setelah itu proses seleksi akademik ada 132 orang.

 

Sedangkan untuk tes akademik akan dilakukan selama dua hari dari Rabu-Kamis 1 sampai dengan 2 November 2017 dan nantinya ditindaklanjuti dengan diklat yang dijadwalkan Februari atau Maret 2018.

“Mereka yang ikut seleksi rata-rata usianya di bawah 54 tahun atau usia tidak lebih dari 56 tahun saat dilantik dengan pangkat golongan 3 C.,”kata dia

 

Imam memaparkan, jabatan kepala sekolah yang kosong itu sudah ada yang lebih dari dua tahun, tapi proses operasional sekolah tetap berjalan.

 

Sementara itu, Kepala UPT Pendidikan SD dan Paudni Kecamatan Cihampelas Budiyanto mengungkapkan, di wilayahnya ada 6 SD yang kepala sekolahnya kosong.

 

Si antaranya, SDN Terang, SDN Sadar Galir, SDN Rancairung 5, SDN Lamping Sari, SDN Cihampelas 2, dan SDN Cipatik 3. Kekosongan itu karena ada yang meninggal tiga orang, pensiun dua orang, dan satu orang yang dikembalikan jadi guru.

 

Budiyanto berharap, kekosongan ini bisa secepatnya diisi. Karena memang di internal sekolah juga membutuhkan kepemimpinan dan arahan untuk kemajuan sekolah dan siswa.

 

"Sekarang kita tunggu saja seleksinya dan berharap bisa cepat ada hasilnya. Kalau sudah terpilih, mereka bisa langsung bekerja," tutup Budiyanto.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

lemon
8 Juni 2017, by Dony Prattiwa
Tahukah Anda bahwa jus lemon bisa membantu kesehatan Anda dengan berbagai cara? Lemon penuh dengan vitamin dan nutrisi, seperti vitamin C, vitamin B kompleks, ...
Merasa Kecanduan Media Sosial? Ini Tips Mengontrolnya
6 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Saat ini, media sosial menjadi satu hal yang tak dapat dipisahkan oleh sebagian orang, terutama kalangan pemuda. Media sosial juga menjadi salah ...
jasmev
3 September 2017, by Tonton Taufik
Pasti mau tau? Siapa awal yang menjadi banyaknya ujaran kebencian di media social? Kelompok itu berdiri pada saat pemilihan gubernur Jakarta 2012, dengan ...
Aksi Teror : Penembakan Jemaah di Masjid Inggris
21 Oktober 2017, by Slesta
Tampang.com – Aksi teror kembali lagi terjadi hari Jumat kemarin. Sebuah peluru mengenai seorang Jemaah yang sedang melaksanakan shalat Jumat di Masjid ...
Jika 5 Hal Ini Kamu Alami,Kamu Pribadi Tangguh!
28 Juni 2018, by Slesta
Tampang.com – Kehidupan penuh dengan dinamika, setiap waktu pasti akan berubah. Hal itu tidak jarang membuat diri Anda jatuh dan tidak berdaya. Namun , ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman