Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Kabupaten Bandung Barat Kekurangan Kepala Sekolah

Kabupaten Bandung Barat Kekurangan Kepala Sekolah

2 November 2017 | Dibaca : 419x | Penulis : Admin

 

Tampang.com–  Untuk mengisi kekosongan beberapa kepala sekolah (Kepsek) di tingkat Sekolah Dasar (SD). Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat ini sudah melakukan seleksi sebanyak 132 calon Kepsek.

 

Kepala Dinas Pendidikan KBB Imam Santoso menyebutkan, saat ini masih ada kekosongan jabatan kepala sekolah sebanyak 110 sekolah yang tersebar diberbagai daerah. Namun, untuk menempatinya proses seleksi sudah selesai dilakukan.

 

“Proses seleksi melibatkan Lembaga Pelatihan dan Pendidikan Kepala Sekolah (LP2KS) dari Malang, selaku lembaga yang berwenang dalam hal seleksi calon kepala sekolah,”jelas Imam ketika ditemui kemarin (1/11)

 

Menurutnya, banyaknya jabatan kepala SD yang kosong diakibat banyak yang memasuki pensiun.  Sehingga, proses seleksi mencari pemimpin yang memang layak mengisi jabatan Kepsek.

 

Selain itu dari proses penjaringan pada hasil tes administrasi sebetulnya dari jumlah pendaftar  sebanyak 176 orang yang lolos. Setelah itu proses seleksi akademik ada 132 orang.

 

Sedangkan untuk tes akademik akan dilakukan selama dua hari dari Rabu-Kamis 1 sampai dengan 2 November 2017 dan nantinya ditindaklanjuti dengan diklat yang dijadwalkan Februari atau Maret 2018.

“Mereka yang ikut seleksi rata-rata usianya di bawah 54 tahun atau usia tidak lebih dari 56 tahun saat dilantik dengan pangkat golongan 3 C.,”kata dia

 

Imam memaparkan, jabatan kepala sekolah yang kosong itu sudah ada yang lebih dari dua tahun, tapi proses operasional sekolah tetap berjalan.

 

Sementara itu, Kepala UPT Pendidikan SD dan Paudni Kecamatan Cihampelas Budiyanto mengungkapkan, di wilayahnya ada 6 SD yang kepala sekolahnya kosong.

 

Si antaranya, SDN Terang, SDN Sadar Galir, SDN Rancairung 5, SDN Lamping Sari, SDN Cihampelas 2, dan SDN Cipatik 3. Kekosongan itu karena ada yang meninggal tiga orang, pensiun dua orang, dan satu orang yang dikembalikan jadi guru.

 

Budiyanto berharap, kekosongan ini bisa secepatnya diisi. Karena memang di internal sekolah juga membutuhkan kepemimpinan dan arahan untuk kemajuan sekolah dan siswa.

 

"Sekarang kita tunggu saja seleksinya dan berharap bisa cepat ada hasilnya. Kalau sudah terpilih, mereka bisa langsung bekerja," tutup Budiyanto.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Kantong Tas Neil Armstrong Bisa Mencapai 4 Juta Dollar
1 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Dilansir dari Nationalpost.com - Sebuah tas yang digunakan oleh Neil Armstrong untuk mengumpulkan sampel selama misi Apollo 11 dijual di pelelangan. Sekilas ...
Sebelum Laga Kontra Persela, Pemain Persib Kunjungi Rumah Almarhum Chorul Huda
22 Oktober 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Laga kontra Persela Lamongan akan dilakoni Persib Bandung sore ini, Minggu (22/10),  di Stadion Surajaya, Lamongan. Para pemain Persib ...
Salahkah Bercita-cita sebagai Seorang Hacker?
12 September 2017, by Zeal
tampang - Masih ingat dengan kasus Ramsomware “WannaCry” yang sempat meresahkan dunia beberapa bulan lalu? Itu lho, ramsomware yang membuat data ...
bj habibie
23 Juni 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Presiden Indonesia ke-3, BJ Habibie membayar janjinya untuk menonton Surat Kecil Untuk Tuhan. Di tengah kesibukannya ia menonton film tersebut ...
Beberapa Startup Ini Menyediakan Kurban Online
30 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Seiring berkembangnya teknologi, beribadah pun dapat dikatakan dipermudah. Kini, tidak hanya zakat dan infak yang dapat dilakukan secara online, ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JusKulitManggis