Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Kabupaten Bandung Barat Kekurangan Kepala Sekolah

Kabupaten Bandung Barat Kekurangan Kepala Sekolah

2 November 2017 | Dibaca : 718x | Penulis : Admin

 

Tampang.com–  Untuk mengisi kekosongan beberapa kepala sekolah (Kepsek) di tingkat Sekolah Dasar (SD). Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat ini sudah melakukan seleksi sebanyak 132 calon Kepsek.

 

Kepala Dinas Pendidikan KBB Imam Santoso menyebutkan, saat ini masih ada kekosongan jabatan kepala sekolah sebanyak 110 sekolah yang tersebar diberbagai daerah. Namun, untuk menempatinya proses seleksi sudah selesai dilakukan.

 

“Proses seleksi melibatkan Lembaga Pelatihan dan Pendidikan Kepala Sekolah (LP2KS) dari Malang, selaku lembaga yang berwenang dalam hal seleksi calon kepala sekolah,”jelas Imam ketika ditemui kemarin (1/11)

 

Menurutnya, banyaknya jabatan kepala SD yang kosong diakibat banyak yang memasuki pensiun.  Sehingga, proses seleksi mencari pemimpin yang memang layak mengisi jabatan Kepsek.

 

Selain itu dari proses penjaringan pada hasil tes administrasi sebetulnya dari jumlah pendaftar  sebanyak 176 orang yang lolos. Setelah itu proses seleksi akademik ada 132 orang.

 

Sedangkan untuk tes akademik akan dilakukan selama dua hari dari Rabu-Kamis 1 sampai dengan 2 November 2017 dan nantinya ditindaklanjuti dengan diklat yang dijadwalkan Februari atau Maret 2018.

“Mereka yang ikut seleksi rata-rata usianya di bawah 54 tahun atau usia tidak lebih dari 56 tahun saat dilantik dengan pangkat golongan 3 C.,”kata dia

 

Imam memaparkan, jabatan kepala sekolah yang kosong itu sudah ada yang lebih dari dua tahun, tapi proses operasional sekolah tetap berjalan.

 

Sementara itu, Kepala UPT Pendidikan SD dan Paudni Kecamatan Cihampelas Budiyanto mengungkapkan, di wilayahnya ada 6 SD yang kepala sekolahnya kosong.

 

Si antaranya, SDN Terang, SDN Sadar Galir, SDN Rancairung 5, SDN Lamping Sari, SDN Cihampelas 2, dan SDN Cipatik 3. Kekosongan itu karena ada yang meninggal tiga orang, pensiun dua orang, dan satu orang yang dikembalikan jadi guru.

 

Budiyanto berharap, kekosongan ini bisa secepatnya diisi. Karena memang di internal sekolah juga membutuhkan kepemimpinan dan arahan untuk kemajuan sekolah dan siswa.

 

"Sekarang kita tunggu saja seleksinya dan berharap bisa cepat ada hasilnya. Kalau sudah terpilih, mereka bisa langsung bekerja," tutup Budiyanto.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Nanti, UEA Akan Miliki Flying Fox Terpanjang di Dunia
8 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Tak bisa dipungkiri lagi, Uni Emirate Arab memang selalu identik dengan hal-hal serba mewah. Hal terbaru yang akan dibuat di Dubai adalah Flying ...
Fakta Cewek Sering Bohong Saat Kencan Pertama
7 Desember 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Setiap perempuan selalu ingin tampil oke dan sempurna pada  semua orang, apalagi kalau sama orang yang disayangnya, So pasti selalu ingin ...
Babak Pertama : Tendangan Mendatar Da Silva Ciptakan Gol Pertama Persija Ke Gawang Boneo FC
14 April 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Laga Gojek Liga 1 mempertemukan Persija Jakarta dengan tamunya Borneo FC, Sabtu (14/04) di Stadion Utama Gelora Bung Karno ( SUGBK ). Menit awal ...
Waspada!! Inilah 5 Gejala Kanker Usus
5 Februari 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com -  Kanker merupakan salah satu jenis penyakit berbahaya yang susah disembuhkan. Perlu penanganan yang rutin untuk mengobati kanker. Kanker ...
slank synchronize 2017
8 Oktober 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Grup band Legendaris Slank akan menggebrak Panggung Scynchronize Feast 2017 sebagai bintang tamu di malam terakhir pagelaran musik ini. Festival ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview