Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Join Venture Pertamina Selesai Akhir 2017

Join Venture Pertamina Selesai Akhir 2017

6 September 2017 | Dibaca : 431x | Penulis : Alfi Wahyu Prasetyo

PT Pertamina (Persero) menargetkan pembentukan dua perusahaan patungan (joint venture/JV), masing-masing dengan Saudi Aramco dan Rosneft bisa rampung pada akhir 2017.

Direktur Keuangan Pertamina Arief  Budiman menuturkan, langkah itu merupakan kelanjutan dari kesepakatan JV Development Agreement dengan kedua mitra.

Pertamina telah menandatangani kesepakatan JV dengan Saudi Aramco untuk proyek penambahan kapasitas dan kompleksitas kilang (Refinery Development Master Plan/RDMP) Cilacap pada 22 Desember 2016.

Pertamina juga sepakat membentuk JV dengan Rosneft Oil Company untuk pembangunan kilang baru di Tuban, 4 Oktober 2016.

"Mudah-mudahan tahun ini bisa dibentuk joint venture-nya," ungkap Arief ditemui di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Selasa (5/9).

Ia melanjutkan, Rosneft sangat berniat membentuk JV sebelum memulai proyek kilang Tuban. Nantinya, pendanaan proyek akan dialirkan melalui kantong perusahaan patungan itu. Selama ini biaya pembangunan kilang yang telah digelontorkan dibagi dua antara Rosneft dan Pertamina.

Jika nanti JV terbentuk, maka kedua perusahaan sepakat menyuntik dana tambahan lagi ke anak perusahaan. "Mungkin pendanaan yang bisa dilakukan anak usaha lebih untuk membiayai Basic Engineering Design (BED)," ujarnyanya.

Berbeda dengan Rosneft, Saudi Aramco malah menginginkan JV dibentuk setelah proyek RDMP Cilacap memasuki fase Final Investment Decision (FID). Meski demikian, Pertamina menerima keputusan Saudi Aramco selama proyek itu berjalan lancar.

"Yang penting proyeknya jadi," tambah Arief.

Porsi kepemilikan Pertamina tak berubah yakni 55 persen untuk kedua proyek. Selain itu, satu hal yang masih dibahas perusahaan adalah jadi atau tidaknya Pertamina mengempit hak partisipasi di lapangan Chavyo dan Russkoye di Rusia sebagai bagian dari kesepakatan pengembangan kilang Tuban dengan Rosneft.

Sesuai JVDA tahun lalu, Pertamina diperkenankan mendapatkan hak partisipasi sebesar 20 persen di lapangan Chavyo dan 37,5 persen di Russkoye. Belakangan, Pertamina harus mengubur keinginan tersebut karena tidak ekonomis, sebab masih harus ada pajak akuisisi yang perlu dibayar perusahaan.

"Masalah hulu migas ini yang masih dibahas dengan Rosneft. Bagi kami, kalau barangnya bagus ya kami ambil, kalau tidak ya sudah," pungkasnya.

Proyek RDMP Cilacap rencananya bisa menambah kapasitas produksi dari 350 ribu barel per hari ke angka 400 ribu barel per hari. Sementara itu, proyek kilang baru di Tuban diharapkan memiliki kapasitas sebesar 300 ribu barel per hari.

Kedua proyek tersebut merupakan bagian dari megaproyek kilang Pertamina yang diharapkan bisa memiliki kapasitas sebesar 2,3 juta barel per hari pada tahun 2025 mendatang. Saat ini, kapasitas kilang existing Pertamina tercatat 1,04 juta barel.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Penjelasan Menkeu Sri Mulyani tentang Tujuan Perubahan UU PNBP
27 Juli 2018, by Nur Atinal Khusna
Perubahan Undang-Undang PNBP yang sebelumnya sudah berlaku selama 21 tahun bukan suatu kebijakan yang diambil secara sembarangan menurut Menteri Keuangan RI, ...
Formula Teh Hijau Ini Cepat Turunkan Berat Badan Kamu
4 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Teh hijau telah banyak dikenal dengan khasiat yang luar biasa pada tubuh. Biasanya, minuman ini sering dimasukkan pada menu diet. Teh hijau ...
Jokowi Hadiri Ulang Tahun Emas Pernikahan Jusuf Kalla
29 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Wakil Presiden Jusuf Kalla peringati ulang tahun ke-50 tahun pernikahannya dengan istrinya, Mufidah Kalla di kawasan Darmawangsa, Jakarta Selatan pada Minggu ...
4 Cara Ini Mampu Redakan Gatal Karena Gigitan Nyamuk
26 Juli 2018, by Slesta
Tampang.com – Nyamuk adalah salah satu serangga yang biasanya menggigit kulit dan gigitannya menyebabkan muncul bentol disertai gatal. Karena kehadiran ...
Orangtua Sering Gagal Memberikan Instruksi Pengasuh Bayi untuk Keadaan Darurat
21 Desember 2017, by Slesta
Dihadapkan pada jadwal liburan yang padat, orang tua sering meminta keluarga dan teman untuk masuk dan mengasuh anak-anak mereka. Tetapi banyak orang tua gagal ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab