Tutup Iklan
ObatDiabetes
  
login Register
Jenderal Tito ingin Pensiun Dini, Ono Opo Dan ?

Jenderal Tito ingin Pensiun Dini, Ono Opo Dan ?

9 Juli 2017 | Dibaca : 6315x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Berita mengejutkan datang dari Pentolan Kepolisian, Kapolri Jenderal Tito Karnavian hari Sabtu, 08-07-2017 kemarin saat dirinya di wawancara secara eksklusif oleh Budiman Tanuredjo di Kompas TV. Tito mengeluarkan pernyataan yang cukup mengejutkan bahwa dirinya ingin mengundurkan diri atau pensiun dini dari Pimpinan Institusi Kepolisian ini. "Kalau boleh saya ingin pensiun dini yaa" ujar Tito. Jenderal Kapolri ini beralasan bahwa Kepolisian perlu pimpinan-pimpinan dan penyegaran yang baru.

Ucapan Tito Karnavian ini tentu saja sangat mengejutkan karena seperti diketahui masa jabatan Tito sebagai Kapolri baru berakhir tahun 2022 ke depan dan berpotensi menjadi Kapolri terlama. Apakah ada yang menekan sang jenderal sampai terlontar ucapan seperti itu ?

Tito sendiri mengaku kalau keinginan dirinya untuk pensiun dini karena pengaruh dirinya lama menuntut ilmu diluar negeri. "Kalau di kultur Indonesia, orang pensiun dini diketawain, diluar negeri orang ingin pensiun secepatnya" tambah Tito. "Setelah dia bekerja keras,mengabdi dan seterusnya, maka dia ingin mengurangi tensi kerja kerasnya dengan bekerja lebih relax, agar dia juga bisa menikmati suasana kerja yang lebih Less Stress Full" lanjutnya.

Lebih jauh Tito menjelaskan bahwa untuk mengabdi pada bangsa ini masih banyak kegiatan yang bisa dilakukannya. "Saya kira masih banyak bidang-bidang yang bisa kita lakukan untuk mengabdi" jelasnya.

Tito sendiri mempunyai keinginan apabila dirinya diijinkan pensiun dini, Tito ingin menjadi seorang pengajar, pembicara atau penulis buku. Saat ditanya Budiman Tanuredjo, apakah ada keinginan untuk terjun di dunia politik, Tito menjawab "Saya tidak tertarik dengan politik dan tidak memiliki gen politik. berpolitik malah akan banyak musuh dan malah bikin tambah stress" jawab Tito.

Mundur dari jabatan yang dipercayakan kepada seseorang apalagi dengan jabatan tinggi sekelas Kapolri sudah barang tentu tidak bisa dianggap enteng. Seperti yang dikatakan Tito, kalau pensiun dini di kultur Indonesia bakal ditertawain, juga dianggap seolah-olah lari dari tanggung jawab atas jabatan yang diembannya.

Mungkinkan ada tekanan atau persoalan yang sangat berat yang membuat Kapolri mengungkapkan keinginannya untuk pensiun dini ? apakah ada hubungannya dengan rencana Presiden Jokowi untuk kembali mereshuffle jajaran kabinetnya ini ? Ono opo Dan ?

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Meskipun Nikmat, Ngopi Dibarengi dengan Gorengan Ternyata Berbahaya
21 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kurang sempurna apabila ngopi di pagi hari tak dibarengi dengan beragam gorengan yang menyertai. Memang terasa nikmat, namun ternyata kebiasaan ...
Penetapan Anis Sandi Gubernur DKI Tanpa Ada Gugatan Gentelmen Ataukah Sadar Diri
7 Mei 2017, by Ayu
Penetapan pasangan calon Gubernur – wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan - Sandiaga Uno, akan berlangsung aman tanpa gugatan gentlemen atau karena ...
Prabowo
21 Juli 2017, by Gatot Swandito
Ada pengamat top markotop yang bilang kalau UU Pemilu direncanakan Jokowi untuk memunculkan capres tunggal. Tentunya, pikiran pengamat ini ngaco 100 %. ...
Trump: A.S. 'terkunci dan dimuat' Jika Korea Utara 'bertindak tidak bijaksana'
11 Agustus 2017, by Slesta
Presiden Donald Trump men-tweet pada hari Jumat bahwa angkatan bersenjata A.S. "terkunci dan dimuat" jika pemerintah Korea Utara mengambil tindakan ...
bebas hutang
4 Juli 2017, by Dony Prattiwa
Beberapa orang menggunakan olahraga sebagai bantuan stres, yang lain lebih menyukai musik. Sayangnya, saya tidak cocok dengan dua kategori sehat ini, sebagai ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
CreamPemutih Kanan