Tutup Iklan
TokoBatik
  
login Register
Jenderal Tito ingin Pensiun Dini, Ono Opo Dan ?

Jenderal Tito ingin Pensiun Dini, Ono Opo Dan ?

9 Juli 2017 | Dibaca : 6991x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Berita mengejutkan datang dari Pentolan Kepolisian, Kapolri Jenderal Tito Karnavian hari Sabtu, 08-07-2017 kemarin saat dirinya di wawancara secara eksklusif oleh Budiman Tanuredjo di Kompas TV. Tito mengeluarkan pernyataan yang cukup mengejutkan bahwa dirinya ingin mengundurkan diri atau pensiun dini dari Pimpinan Institusi Kepolisian ini. "Kalau boleh saya ingin pensiun dini yaa" ujar Tito. Jenderal Kapolri ini beralasan bahwa Kepolisian perlu pimpinan-pimpinan dan penyegaran yang baru.

Ucapan Tito Karnavian ini tentu saja sangat mengejutkan karena seperti diketahui masa jabatan Tito sebagai Kapolri baru berakhir tahun 2022 ke depan dan berpotensi menjadi Kapolri terlama. Apakah ada yang menekan sang jenderal sampai terlontar ucapan seperti itu ?

Tito sendiri mengaku kalau keinginan dirinya untuk pensiun dini karena pengaruh dirinya lama menuntut ilmu diluar negeri. "Kalau di kultur Indonesia, orang pensiun dini diketawain, diluar negeri orang ingin pensiun secepatnya" tambah Tito. "Setelah dia bekerja keras,mengabdi dan seterusnya, maka dia ingin mengurangi tensi kerja kerasnya dengan bekerja lebih relax, agar dia juga bisa menikmati suasana kerja yang lebih Less Stress Full" lanjutnya.

Lebih jauh Tito menjelaskan bahwa untuk mengabdi pada bangsa ini masih banyak kegiatan yang bisa dilakukannya. "Saya kira masih banyak bidang-bidang yang bisa kita lakukan untuk mengabdi" jelasnya.

Tito sendiri mempunyai keinginan apabila dirinya diijinkan pensiun dini, Tito ingin menjadi seorang pengajar, pembicara atau penulis buku. Saat ditanya Budiman Tanuredjo, apakah ada keinginan untuk terjun di dunia politik, Tito menjawab "Saya tidak tertarik dengan politik dan tidak memiliki gen politik. berpolitik malah akan banyak musuh dan malah bikin tambah stress" jawab Tito.

Mundur dari jabatan yang dipercayakan kepada seseorang apalagi dengan jabatan tinggi sekelas Kapolri sudah barang tentu tidak bisa dianggap enteng. Seperti yang dikatakan Tito, kalau pensiun dini di kultur Indonesia bakal ditertawain, juga dianggap seolah-olah lari dari tanggung jawab atas jabatan yang diembannya.

Mungkinkan ada tekanan atau persoalan yang sangat berat yang membuat Kapolri mengungkapkan keinginannya untuk pensiun dini ? apakah ada hubungannya dengan rencana Presiden Jokowi untuk kembali mereshuffle jajaran kabinetnya ini ? Ono opo Dan ?

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

victory
12 Agustus 2017, by Gatot Swandito
Salah besar jika mengatakan terlalu dini untuk memperkirakan tumbangnya Jokowi pada Pilpres 2019. Sebab, gelagat dari kekalahan bakal capres petahana itu sudah ...
Jaringan Teroris Rekrut 2.000 Pengikut Via Telegram
16 Agustus 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Media sosial tak hanya digunakan untuk aktifitas pribadi yang berbau positif namun banyak juga yang memanfaatkan media sosial untuk hal-hal ...
DNA prasejarah
2 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Para ilmuwan telah menemukan cara untuk mengidentifikasi spesies manusia yang telah punah dengan menganalisis sedimen di dalam gua. Terobosan luar biasa ...
Vendor Online di China Menyerang Wanita untuk Keluhan
9 Januari 2018, by Slesta
Pelanggannya tidak selalu benar, setidaknya menurut satu vendor shopping mall online di China, yang melakukan perjalanan siang dan malam untuk mengalahkan ...
Cara Jitu Atasi Jenuh dengan Pekerjaan Kantor
24 April 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Melakukan aktivitas atau pekerjaan yang sama setiap hari di kantor tentunya bukan hal yang aneh jika merasa jenuh dan lelah. Saat rasa jenuh dan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
belireview