Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Jangan Lewatkan Lelang Barang Rampasan KPK Milik Budi Susanto Selasa Besok

Jangan Lewatkan Lelang Barang Rampasan KPK Milik Budi Susanto Selasa Besok

17 Oktober 2017 | Dibaca : 469x | Penulis : Rindang Riyanti

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) III akan melelang barang rampasan negara milik Budi Susanto, Selasa (17/10/2017) besok.

Budi Susanto merupakan mantan Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (PT CMMA) yang saat ini menyandang status terpidana kasus korupsi proyek simulator SIM roda dua dan roda empat. Ia divonis delapan tahun penjara karena menilai Budi terbukti terlibat dalam kasus tersebut. Budi disebut telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 121,830 miliar berdasarkan perhitungan dari BPK RI.

Juru bicara KPK Febri Diansyah membenarkan rencana pelelangan tersebut.

"(Milik) Budi Susanto," kata Febri saat dikonfirmasi, Senin (16/10/2017).

Akan ada dua objek yang akan dilelang. Pertama, tanah dan bangunan yang berlokasi di Kelapa Gading, Jakarta Utara yang luasnya sekitar 153 meter persegi. Adapun, harga limitmya sebesar Rp 17.368.000.000.

Untuk mengikuti lelang, para peserta harus memberikan uang jaminan lelang Rp 3,48 miliar.

Objek kedua adalah tanah dan bangunan di daerah Pulo Gadung, Jakarta Timur yang luasnya sekitar 162 meter persegi. Adapun, harga limitnya Rp 1.797.600.000.

Untuk mengikuti lelalng, maka para peserta harus menyerahkan uang jaminan Rp 360 juta.

Penawaran dilakukan dengan mekanisme open bidding melalui www.lelangdjkn.kemenkeu.go.id.

"Sejak berita lelang diterbitkan, calon peserta lelang dapat melihat objek yang akan dilelang," kata dia.

Mengenai informasi lebih lanjut, publik dapat mengakses website resmi KPK, yakni https://www.kpk.go.id.

Ketua Majelis Hakim Amin Ismanto dalam sidang putusan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (16/1/2014), menyatakan bahwa Budi terbukti melanggar Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUH Pidana juncto Pasal 65 Ayat 1 KUH Pidana.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Pilih Warna Penerangan Anda dengan Kasa Smart LED
7 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Masih menggunakan lampu pijar di rumah anda? Bola lampu tua yang membosankan ini cenderung membengkakkan tagihan listrik Anda, dan mereka akan terbakar habis, ...
Tidur dengan Kabel Charger yang Rusak, Gadis 14 Tahun Meninggal Dunia
17 November 2017, by Rachmiamy
Berhati- hatilah saat kita men-charge ponsel. Apalagi jika ponsel tersebut di charge semalaman dan dekat dengan kita. Jangan karena alasan tidak bisa jauh- ...
Mau Mengakui Kegagalan, Jadi Cara Ampuh Untuk Bangkit
18 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Mengakui dan menerima kegagalan memang suatu hal yang tidak mengenakkan dan menyenangkan. Namun, ternyata dengan cara inilah, seseorang dapat ...
Djarot : Anak-anak Berhak Mendapatkan Pendidikan, Pelayanan Kesehatan dan Tempat Rekreasi yang Baik
23 Agustus 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Rabu, 23-08 2017, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menghadiri Hari Anak Nasional 2017 di Dunia Fantasi (Dufan), Jakarta Utara. ...
Puasa Syawal Sebaiknya tidak Dekat dengan Hari Raya Idul Fitri
29 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Puasa di Bulan Syawal biasanya banyak dilakukan umat muslim satu atau dua hari setelah Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal. Dari Syeikh Muhammad Mukhtar ...
Berita Terpopuler
Polling
Setujukah Banser dikirim ke Papua?
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab