Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Inilah Tiga Faktor Ekonomi RI Masih Kuat

Inilah Tiga Faktor Ekonomi RI Masih Kuat

30 Mei 2018 | Dibaca : 332x | Penulis : Slesta

Tampang.com – Ditengah merosotnya nilai tukar rupiah terhadap Dollar AS saat ini. Gubernur Bank Indonesia yang baru saja dilantik, Perry Warjiyo menyatakan bahwa saat ini Indonesia memiliki ketahanan ekonomi yang masih cukup kuat. Kekuatan tersebut dapat ditunjukan melalui tiga faktor yakni pertama ,fundamental ekonomi Indonesia cukup baik ditandai dengan rendahnya inflasi, stabilnya system keuangan dan pertumbuhan ekonomi yang kian meningkat.

Kedua, keberanian dan kesiapan Indonesia untuk melakukan langkah kebijakan terkoordinasi yang hal itu bertujuan untuk mengatasi berbagai masalah.

Ketiga, dalam upaya menghadapi tekanan eksternal, BI memiliki cadangan devisa yang cukup dengan nominal terkahir adalah senilai USD 124 miliar, hal itu sangat cukup untuk pembayaran impor, utang luar negeri atau juga untuk antisipasi capital revearsal.

Dalam upaya pencegahan dan penanganan krisis, Indonesia kini telah memiliki UU Nomor 9 Tahun 2016.

Beberapa upaya penting tersebut menjadi alasan mengapa ekonomi Indonesia masih kuat sampai saat ini.

Selain memberikan semangat baru terkait ekonomi Indonesia, Perry tak lupa pula menjelaskan bahwa Indonesia telah menghadapi berbagai tekanan sejak awal Februari dan tekanan tersebut memberikan dampak terhadap stabilitas nilai tukar rupiah.

Perry menjelaskan bahwa depresiasi rupiah terjadi sepenuhnya karena faktor eksternal yakni perubahan kebijakan di AS yang memberikan dampak ke seluruh negara. Adapun beberapa faktor penyebab tekanan pada stabilitas eksternal tersebut yaitu ::

Pertama , The Fed menaikkan suku bunga. Hal ini dikarenakan perekonomian AS saat ini semakin membaik.

Kedua , kebiajkan fiscal AS lebih ekspansif, penurunan pajak, ekspansi fiskal yang lebih besar yang menyebabkan defisit fiskal menjadi lebih tinggi mencapai 4 persen per PDB.

“Itu kenapa terjadi capital revearsal, dan pembalikan modal dari negara maju maupun emerging market lari ke AS. Pada saat yang sama mata uang dolar menguat ke seluruh mata uang dunia” jelas Perry.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Mattis: Suriah 'Sangat Tidak Bijaksana' untuk Menggunakan Gas Persenjataan
12 Maret 2018, by Slesta
Menteri Pertahanan James Mattis mengatakan pada hari Minggu bahwa pihaknya "sangat tidak bijaksana" bagi pasukan pemerintah Suriah untuk menggunakan ...
Kepala Terbentur, Pria Ini Mendadak Menjadi Jenius Piano
23 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Tidak semua kecelakaan berakhir tragis. Mungkin saja ada hikmah terkandung dalam kecelakaan atau bencana tersebut. Seperti cerita Derek Amato ...
Suara Dentuman Disertai Semburan Minyak Membentuk Danau di Pematang Bengkalis
27 Mei 2018, by Nur Atinal Khusna
Suara dentuman yang disertai semburan minyak mentah dari pipa berwarna hitam tampak melambung sekitar 25 hingga 30 meter ke udara mengagetkan warga Pematang ...
Tersangka Pembakaran Pria Hidup Hidup Di Bekasi Telah Ditangkap, Pelaku Berjumlah 2 orang
9 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com Dilansir dari Liputan6.com, saat ini polisi telah menetapkan 2 tersangka pemabakan pria hidup – hidup di Bekasi.  Kabid Humas Polda ...
6 Tips Menjadi Karyawan Teladan di Tempat Kerja
25 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Karyawan yang memiliki reputasi baik, kinerja baik, dan prestasi yang baik di perusahaan adalah karyawan yang disukai atasan. Karyawan semacam di atas ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview