Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
sukmawati anti islam

Ini Isi Puisi Sukmawati yang Membandingkan Merdunya Azan dengan Kidung Ibu Indonesia

2 April 2018 | Dibaca : 19552x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com - Sukmawati Soekarnoputri yang membacakan puisi pada acara 29 Tahun Anne Avantie berkarya di Indonesia Fashion Week 2018 yang berjudul "Ibu Indonesia " hasil karyanya sendiri menuai reaksi dari pengacara Habib Rizieq yang juga pengurus persaudaraan alumni 212, Kapitra Ampera. Kapitra mempersoalkan isi dari puisi yang dibacakan Sukmawati yang menyinggung soal cadar dan azan.

Berikut isi puisi Sukmawati :

Ibu Indonesia

Aku tak tahu Syariat Islam
Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah
Lebih cantik dari cadar dirimu
Gerai tekukan rambutnya suci
Sesuci kain pembungkus ujudmu
Rasa ciptanya sangatlah beraneka
Menyatu dengan kodrat alam sekitar
Jari jemarinya berbau getah hutan
Peluh tersentuh angin laut

Lihatlah ibu Indonesia
Saat penglihatanmu semakin asing
Supaya kau dapat mengingat 
Kecantikan asli dari bangsamu
Jika kau ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif
Selamat datang di duniaku, bumi Ibu Indonesia

Aku tak tahu syariat Islam
Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok
Lebih merdu dari alunan azan mu
Gemulai gerak tarinya adalah ibadah
Semurni irama puja kepada Illahi
Nafas doanya berpadu cipta
Helai demi helai benang tertenun
Lelehan demi lelehan damar mengalun
Canting menggores ayat ayat alam surgawi

Pandanglah Ibu Indonesia
Saat pandanganmu semakin pudar
Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu
Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya.

Kapitra yang mengaku sudah melihat video pembacaan puisi oleh Sukmawati mengatakan "Saya mendapatkan Video itu tadi pagi, Sudah saya cermati ada mengenai adzan dan cadar, menurut sayaada dugaan kuat mendeskreditkan agama", jelas Kapitra.

Menurut Kapitra, Sukmawati tidak seharusnya membandingkan suara adzan dengan suara kidung Ibu Indonesia, karena adzan itu merupakan panggilan ibadah. Sementara Sukmawati sendiri beranggapan bahwa tidak ada sama sekali unsur SARA dalam puisi yang dibawakannya. Sukmawati berdalih bahawa sebagai budayawati, dirinya sudah menyelami, menghayati ibu-ibu di bebarapa daerah, ada yang tidak mengenal syariat islam seperti di Indonesia Timur, Bali dan daerah lainnya.

Bagaimana menurut anda ???

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Visa Kini Kembangkan Stiker yang Dapat Digunakan dalam Transaksi Pembayaran
14 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Salah satu perusahaan penerbit kartu kredit dunia Visa tengah gencar-gencarnya mengembangkan sistem pembayaran yang lebih ...
Panda Raksasa Ini Ternyata Pembangkit Listrik Loh
6 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Untuk mengurangi emisi karbon, pemerintah Tiongkok belum lama ini membangun pembangkit listrik bertenaga surya di Datong, Shanxi. Uniknya, ...
Unik! Model Cantik Asal Korea Ini Ternyata Penyanyi Dangdut
14 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Dangdut merupakan salah satu jenis musik nusantara yang populer baik di Indonesia atau di dunia. Musik Dangdut sendiri memiliki unsur-unsur ...
Makam Datuk Karama, Bukti Adanya Jejak Syiar Islam di Palu
26 Juni 2018, by Maman Soleman
Saat ini Makam Datuk Karama nan sakral telah dijadikan salah satu objek wisata religi di Palu (Sulawesi Tengah) dan bisa diakses siapa pun. Tidak jarang ketika ...
4 Vitamin dan Mineral Untuk Rambut yang Sehat
10 Desember 2017, by Rachmiamy
Memiliki rambut yang sehat dan indah pastilah menjadi impian semua orang.  Ada banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh rambut kita, oleh karenanya, kita ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab