Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Ingin Terhindar dari Nyeri Kronis, Perhatikan Postur Tubuh dan Tumit Sepatu

Ingin Terhindar dari Nyeri Kronis, Perhatikan Postur Tubuh dan Tumit Sepatu

21 Juni 2018 | Dibaca : 504x | Penulis : Maman Soleman

Setiap orang pernah mengalami nyeri pada satu atau banyak titik. Seringkali kondisi itu menjadi indikasi ada sesuatu yang tidak beres dalam tubuh. Setiap individu menjadi penilai terbaik untuk rasa nyeri yang dirasakannya. Rasa nyeri bisa bervariasi, mulai dari ringan hingga berat serta konstan.

Nyeri akut dimulai secara tiba-tiba dan biasanya cukup terasa. Hal tersebut sebagai pertanda dari penyakit atau adanya serangan dalam tubuh. Nyeri akut bisa terasa ringan dan bertahan beberapa waktu atau bisa memburuk dan berlangsung selama beberapa minggu atau bulan.

Pada kebanyakan kasus, nyeri akut tidak bertahan lama (tidak lebih dari enam bulan) dan menghilang saat penyebab nyeri telah diatasi. Nyeri akut yang tidak reda bisa menimbulkan nyeri kronis.

Nyeri kronis bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Kondisi yang mengikuti proses penuaan sering memengaruhi tulang dan sendi yang menyebabkan nyeri kronis. Penyebab lain yang sering adalah kerusakan saraf dan cedera yang gagal diobati.

Beberapa macam nyeri kronis memiliki sejumlah penyebab. Nyeri punggung, misalnya, bisa disebabkan oleh faktor tunggal atau kombinasi dari faktor-faktor ini:

  • Postur tubuh yang buruk selama bertahun-tahun.
  • Mengangkat dan membawa benda berat dengan tidak tepat.
  • Kelebihan berat badan yang membuat tekanan berlebihan pada punggung dan lutut.
  • Kondisi bawaan seperti kelengkungan dari tulang punggung.
  • Cedera traumatik.
  • Menggunakan sepatu bertumit tinggi (high heels).
  • Tidur dengan alas yang jelek.
  • Tidak ada penyebab fisik yang nyata.
  • Proses penuaan tulang belakang.

Penyakit bisa menjadi penyebab dasar dari nyeri kronis. Artritis rheumatoid dan osteoartritis dikenal jahat, tetapi nyeri yang menetap juga bisa disebabkan oleh penyakit seperti kanker , multipel sklerosis, AIDS, dan batu empedu.

Dalam banyak kasus, sumber nyeri kronis dapat sangat rumit dan bahkan menjadi masalah misterius untuk diungkapkan. Meski dimulai dengan cedera atau penyakit, nyeri yang berkelanjutan bisa menimbulkan dimensi psikologis setelah masalah fisik disembuhkan.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Menjadi Kaya dengan Mengelola Waktu!
2 Juli 2017, by Zeal
Oleh: Muhammad Rijal Wahid Muharram Begitu banyak orang yang sukses, namun tidak sedikit juga orang yang berada dalam masa kecukupan hidup. Anda yang mana? ...
Unik, Bayi Kembar Ini Memiliki Bulan dan Tahun Lahir yang Berbeda
10 Januari 2018, by Rachmiamy
Kelahiran bayi ke dunia pastilah menjadi hal yang paling membahagiakan bagi para orang tua. Apalagi bayi yang dilahirkan lebih dari satu atau kembar, ...
Ini Alasan Kamu Jangan Berpacaran dengan Pria Pencemburu
30 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Hubungan yang sehat adalah hubungan saling memahami satu sama lain dan tercipta suasana yang bahagia. Keduanya  baik pria maupun wanita sama-sama berjuang ...
Sebuah Lubang Besar ditemukan di Perairan Australia The Great Barrier Reef
2 Oktober 2017, by Rio Nur Arifin
“Great Barrier Reef” adalah rumah terumbu karang terbesar di dunia. Di sisi lain, kehilangan lebih dari separuh karangnya sejak tahun 1998 karena ...
asep sujana
19 April 2017, by Tonton Taufik
Oleh: Drs. Asep Sujana, MM Dalam kapasitas sebagai seorang Guru, kita menyadari bahwa kemampuan dan tingkat kecerdasan siswa berbeda satu dengan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview