Tutup Iklan
ObatKolesterol
  
login Register
Ingin Terhindar dari Nyeri Kronis, Perhatikan Postur Tubuh dan Tumit Sepatu

Ingin Terhindar dari Nyeri Kronis, Perhatikan Postur Tubuh dan Tumit Sepatu

21 Juni 2018 | Dibaca : 181x | Penulis : Maman Soleman

Setiap orang pernah mengalami nyeri pada satu atau banyak titik. Seringkali kondisi itu menjadi indikasi ada sesuatu yang tidak beres dalam tubuh. Setiap individu menjadi penilai terbaik untuk rasa nyeri yang dirasakannya. Rasa nyeri bisa bervariasi, mulai dari ringan hingga berat serta konstan.

Nyeri akut dimulai secara tiba-tiba dan biasanya cukup terasa. Hal tersebut sebagai pertanda dari penyakit atau adanya serangan dalam tubuh. Nyeri akut bisa terasa ringan dan bertahan beberapa waktu atau bisa memburuk dan berlangsung selama beberapa minggu atau bulan.

Pada kebanyakan kasus, nyeri akut tidak bertahan lama (tidak lebih dari enam bulan) dan menghilang saat penyebab nyeri telah diatasi. Nyeri akut yang tidak reda bisa menimbulkan nyeri kronis.

Nyeri kronis bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Kondisi yang mengikuti proses penuaan sering memengaruhi tulang dan sendi yang menyebabkan nyeri kronis. Penyebab lain yang sering adalah kerusakan saraf dan cedera yang gagal diobati.

Beberapa macam nyeri kronis memiliki sejumlah penyebab. Nyeri punggung, misalnya, bisa disebabkan oleh faktor tunggal atau kombinasi dari faktor-faktor ini:

  • Postur tubuh yang buruk selama bertahun-tahun.
  • Mengangkat dan membawa benda berat dengan tidak tepat.
  • Kelebihan berat badan yang membuat tekanan berlebihan pada punggung dan lutut.
  • Kondisi bawaan seperti kelengkungan dari tulang punggung.
  • Cedera traumatik.
  • Menggunakan sepatu bertumit tinggi (high heels).
  • Tidur dengan alas yang jelek.
  • Tidak ada penyebab fisik yang nyata.
  • Proses penuaan tulang belakang.

Penyakit bisa menjadi penyebab dasar dari nyeri kronis. Artritis rheumatoid dan osteoartritis dikenal jahat, tetapi nyeri yang menetap juga bisa disebabkan oleh penyakit seperti kanker , multipel sklerosis, AIDS, dan batu empedu.

Dalam banyak kasus, sumber nyeri kronis dapat sangat rumit dan bahkan menjadi masalah misterius untuk diungkapkan. Meski dimulai dengan cedera atau penyakit, nyeri yang berkelanjutan bisa menimbulkan dimensi psikologis setelah masalah fisik disembuhkan.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Bagaimana Ya Rasanya Wine Bawah Laut?
6 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Biasanya, wine atau anggur akan disimpan pada sebuah ruang kedap udara di bawah tanah. Ini dimaksudkan untuk membuat wine lebih enak, karena ...
Bus Penumpang Prioritas Tabrak Pesawat Boeing Milik Camar Air
17 November 2017, by Admin
Tampang.com  – Sebuah bus penumpang prioritas (Pessenger Priority Bus) yang dikendarai dua orang menabrak ‎bagian engine sebelah kanan pesawat ...
Manfaat Melakukan Donor Darah
25 Mei 2018, by oteli w
Manfaat Melakukan Donor Darah Donor darah merupakan salah satu tidakan yang mulia karena kita membagi sedikit darah dari tubuh untuk membantu mereka ...
Melewatkan Sarapan Pagi, Menyebabkan Kita Ingin Makan Lebih Banyak di Waktu Selanjutnya?
16 Oktober 2017, by Rio Nur Arifin
Tuntutan kehidupan modern membuat kita sering melewatkan waktu untuk sarapan pagi. Berbeda dengan penelitian sebelumnya, sebuah penelitian baru menunjukkan ...
Saksi Kunci Kasus E-KTP Tewas, Diduga Bunuh Diri
11 Agustus 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Salah satu saksi kunci dalam kasus E-KTP yang banyak melibatkan anggota DPR RI termasuk Setya Novanto, Tewas di kediamannya di Los Angeles ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab