Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Ingin Terhindar dari Nyeri Kronis, Perhatikan Postur Tubuh dan Tumit Sepatu

Ingin Terhindar dari Nyeri Kronis, Perhatikan Postur Tubuh dan Tumit Sepatu

21 Juni 2018 | Dibaca : 263x | Penulis : Maman Soleman

Setiap orang pernah mengalami nyeri pada satu atau banyak titik. Seringkali kondisi itu menjadi indikasi ada sesuatu yang tidak beres dalam tubuh. Setiap individu menjadi penilai terbaik untuk rasa nyeri yang dirasakannya. Rasa nyeri bisa bervariasi, mulai dari ringan hingga berat serta konstan.

Nyeri akut dimulai secara tiba-tiba dan biasanya cukup terasa. Hal tersebut sebagai pertanda dari penyakit atau adanya serangan dalam tubuh. Nyeri akut bisa terasa ringan dan bertahan beberapa waktu atau bisa memburuk dan berlangsung selama beberapa minggu atau bulan.

Pada kebanyakan kasus, nyeri akut tidak bertahan lama (tidak lebih dari enam bulan) dan menghilang saat penyebab nyeri telah diatasi. Nyeri akut yang tidak reda bisa menimbulkan nyeri kronis.

Nyeri kronis bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Kondisi yang mengikuti proses penuaan sering memengaruhi tulang dan sendi yang menyebabkan nyeri kronis. Penyebab lain yang sering adalah kerusakan saraf dan cedera yang gagal diobati.

Beberapa macam nyeri kronis memiliki sejumlah penyebab. Nyeri punggung, misalnya, bisa disebabkan oleh faktor tunggal atau kombinasi dari faktor-faktor ini:

  • Postur tubuh yang buruk selama bertahun-tahun.
  • Mengangkat dan membawa benda berat dengan tidak tepat.
  • Kelebihan berat badan yang membuat tekanan berlebihan pada punggung dan lutut.
  • Kondisi bawaan seperti kelengkungan dari tulang punggung.
  • Cedera traumatik.
  • Menggunakan sepatu bertumit tinggi (high heels).
  • Tidur dengan alas yang jelek.
  • Tidak ada penyebab fisik yang nyata.
  • Proses penuaan tulang belakang.

Penyakit bisa menjadi penyebab dasar dari nyeri kronis. Artritis rheumatoid dan osteoartritis dikenal jahat, tetapi nyeri yang menetap juga bisa disebabkan oleh penyakit seperti kanker , multipel sklerosis, AIDS, dan batu empedu.

Dalam banyak kasus, sumber nyeri kronis dapat sangat rumit dan bahkan menjadi masalah misterius untuk diungkapkan. Meski dimulai dengan cedera atau penyakit, nyeri yang berkelanjutan bisa menimbulkan dimensi psikologis setelah masalah fisik disembuhkan.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Agar Sikecil Tumbuh Seimbang di Era Digital
6 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Era digital memang harus diakui telah mentransformasi kehidupan manusia hampir secara menyeluruh. Tidak terkecuali akses berbagai informasi dari belahan dunia ...
Tidak Hanya Beras Sintesis, Daging Sintesis Juga Sudah Diproduksi Di Eropa!
2 September 2017, by Fitra Tunnisa
Janji Bill Gates dan Richard Branson mengatasi kelaparan dunia dengan pengembangan Daging Sintesis. Bill gates dan Richard Branson sudah menginvestasikan ...
fahira idris
13 April 2017, by Tonton Taufik
Jakarta, 11 April 2017—Video kampanye Pasangan Ahok-Djarot yang bertajuk ‘Beragam itu Basuki-Djarot’ yang diklaim sebagai kampanye untuk ...
Selain Atasi Kulit Kusam, Ini Manfaat Lain dari Labu
8 Juni 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Labu adalah salah satu bahan makanan yang memiliki kandungan antioksidan tinggi dan juga kaya akan mineral dan vitamin. Hal ini sangat baik untuk ...
21 Korban tewas di Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Jepang
10 Juli 2017, by Slesta
10 Juli (UPI) - Sedikitnya 21 orang tewas dan setidaknya 20 lainnya hilang dalam banjir dan tanah longsor di pulau Kyushu Jepang setelah hujan pekan lalu, ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab