Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Ikatan Sosial Makaka Akhirnya Terungkap

Ikatan Sosial Makaka Akhirnya Terungkap

28 Februari 2018 | Dibaca : 275x | Penulis : Maman Soleman

Ilmuwan dari German Primate Center yang mempelajari perilaku hewan bekerja sama dengan Universitas Portsmouth, Inggris, dan mahasiswa IPB di Bogor, Indonesia. Mereka menemukan makaka jambul (sejenis monyet) bereaksi lebih cepat bila anggota kelompoknya yang dekat secara sosial berteriak meminta bantuan ketika terancam oleh predator.

Untuk mempelajari perilaku tersebut, para ilmuwan yang dipimpin Anjte Engelhardt, kepala kelompok peneliti junior Seleksi Seksual Primata, merekam panggilan monyet-monyet itu. Makaka berteriak pada saat melihat predator seperti ular piton.

Dengan panggilan-panggilan tersebut, para monyet menarik anggota kelompok, kemudian bekerja sama untuk mengusir ular. Selanjutnya para ilmuwan memutar ulang rekaman tersebut kepada beberapa individu berbeda dalam kelompok dengan tujuan untuk mendokumentasikan reaksi mereka.

Panggilan ke teman-teman dan terhadap anggota kelompok yang kurang dekat dimainkan makaka. Ketika mendengar panggilan temannya, mereka bereaksi lebih cepat daripada panggilan yang lain. Penelitian itu juga menyoroti hubungan sosial pada manusia. Demikian kesimpulan para peneliti.

Primata dari DPZ harus meniru suara ular untuk mencapai tujuan ilmiah mereka. Hanya dengan cara itulah para peneliti dalam kelompok Antje Engelhardt di stasiun penelitian Tangkoko di Indonesia mampu mempelajari efek ikatan sosial pada reaksi makaka terhadap predator.

Mereka menggunakan boneka berbentuk ular piton seukuran aslinya, yang disembunyikan di balik pepohonan. Mereka kemudian menunjukkan boneka ular itu ke makaka berbeda. Sementara itu, rekan lain mencatat panggilan monyet yang mendapat reaksi cepat dari monyet lainnya.

Karena tertarik pada panggilan itu, anggota kelompok makaka biasanya bergabung dengan si pemanggil untuk mengusir predator, dalam kasus ini ular palsu.

Para peneliti mencoba mengetahui apakah makaka bereaksi berbeda pada panggilan dari anggota kelompok yang dekat secara sosial. Para peneliti memutar ulang rekaman panggilan terhadap individu yang berbeda dalam kelompok, pada anggota kelompok yang dekat, dan anggota kelompok yang lebih jauh.

Dengan menggunakan kamera video, para peneliti merekam reaksi dan menganalisis penemuan itu. Saat makaka yang dekat secara sosial mengeluarkan suara panggilan, yang lain bereaksi dengan cepat daripada panggilan yang datang dari yang bukan teman.

Hasil penelitian menunjukkan ikatan sosial erat yang melebihi kekerabatan memainkan peran penting, bahkan sebelum evolusi spesies manusia.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Tipe Pria Ini yang Dibenci Wanita
21 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika pria menyukai wanita, tentunya apapun dilakukan untuk mendapatkan hati wanita tersebut. Sayangnya, terkadang usaha yang kita buat itu ...
Bibir Kering? 6 Cara Ini Mampu Atasi Keluhan Kamu
27 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Mempunyai bibir yang terlihat sehat pasti menjadi idaman bagi banyak orang. Terlebih saat musim panas, bibir cenderung mudah kering dan ...
Reporter Wall Street Journal Dipenjara di Turki
11 Oktober 2017, by Slesta
Pengadilan Turki memvonis seorang wartawan Wall Street Journal pada hari Selasa dan memvonisnya lebih dari dua tahun penjara, kata surat kabar ...
Terlalu Senang Bekerja, Awas Workaholic Bisa Sebabkan Gangguan Jiwa
10 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Hati-hati, jika kamu merasa selalu ingin bekerja. Mungkin kamu telah menjadi seorang Workaholic. Ternyata, menjadi seorang penggila kerja dapat ...
Konsumsi Keju Bisa Mencegah Kanker Hati
5 Mei 2017, by Ayu
Anda pasti kaget jika Keju menjadi salah satu makanan yang dapat mencegah kanker hati. Semua orang senang dengan keju ini, sebab rasanya sangat khas. Selain ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab