Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Hujan Deras Seharian, Pacitan Dikepung Banjir

Hujan Deras Seharian, Pacitan Dikepung Banjir

29 November 2017 | Dibaca : 780x | Penulis : Admin

Tampang.com  - Hujan deras yang tanpa henti yang mengguyur Pacitan sepanjang hari kemarin (28/11) mengakibatkan banjir bandang di lokasi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menyatakan sekitar 26 desa di lima kecamatan terdampak. Paling parah terjadi Desa Purwoasri, Kayen, Kebonagung, Sukoharjo (Kebonagung), Desa Sirnoboyo, Kembang, Arjowinangun (Pacitan), serta Desa Arjosari, Sedayu, Jatimalang, dan Tremas (Arjosari).

Banjir juga ‘menenggelamkan’ beberapa ruas jalan protokol di Pacitan kota. Mulai Jalan Ahmad Yani, Kyai Ageng Petung, HOS Tjokroaminoto, Jalur Lintas Selatan (JLS) dan seputar alun-alun. Pusat data dan informasi BPBD mencatat, sampai dpetang kemarin rentetan bencana banjir telah menelan seorang korban jiwa dan merendam ribuan rumah warga. 

Korban tewas adalah Martin yang terseret arus banjir di Desa Kayen, Kecamatan Kebonagung. Jumlah itu diperkirkan bisa bertambah. Sebab, sampai berita ini ditulis, BPBD masih mencari keberadaan dua warga Desa Kayen lainnya yang hanyut terbawa banjir bandang.

Pagi sebelumnya, tiga warga sempat dilaporkan hilang di Desa Sirnoboyo, Kecamatan Pacitan. Namun, belakangan mereka ditemukan selamat setelah ditolong warga dengan perahu nelayan. Selain karena hujan deras, banjir yang menggenangi rumah warga juga akibat jebolnya tanggul Sungai Njelok dan Sungai Telu. Bahkan, desa terdampak banjir diprediksi bisa meluas seiring makin meningkatnya debit dan volume air Sungai Grindulu.

Pantauan di lokasi, debit dan volume air sungai terbesar di Pacitan itu sudah diambang batas tanggul. Kondisi itu membuat masyarakat yang bermukim di dekat tanggul waswas. Mereka khawatir meluapnya Sungai Grindulu makin memperparah kondisi.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pacitan Dianita mengatakan pihaknya sudah menyiapkan distribusi sembako. Serta membangun posko darurat atau penampungan di Jembatan Sirnoboyo. Namun, pihaknya belum bisa memastikan jumlah pasti warga yang sudah diungsikan. ‘’Warga korban banjir terdapat di Desa Kayen, Purwoasri, Sirnoboyo, Kembang dan Sukoharjo. Mereka kami evakuasi ke tempat lebih aman sampai banjir surut,’’ katanya.

Sebagai upaya tanggap darurat banjir, seluruh personel dan sarana prasarana BPBD berupa perahu karet telah diterjunkan ke lokasi bencana. Perahu karet sangat diperlukan untuk mengevakuasi warga. Terutama mereka yang dalam posisi terjebak banjir. ‘’Prioritas utama adalah logistik yang sudah kami cukupi. Utamanya, bagi warga di tempat-tempat pengungsian,’’ jelasnya. 

Dianita menambahkan, hingga Februari 2018 diperkirakan hujan ekstrem masih berpeluang terjadi di wilayah pacitan. Perubahan cuaca yang mendadak diikuti hujan lebat dapat memicu banjir, longsor, banjir bandang, dan angin puting beliung.

Frekuensi hujan berintensitas tinggi makin sering terjadi. Dampak perubahan iklim global makin meningkatkan frekuensi hujan ekstrem. Degradasi lingkungan dan lahan kritis yang luas menyebabkan daerah makin rentan bencana.

Plus banyaknya masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana. Sekitar 78.645 jiwa warga di 124 desa di Pacitan rawan terdampak banjir sedang hingga tinggi. ‘’Masyarakat diimbau selalu waspada selama musim penghujan,’’ pintanya. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ingin Menjadi PNS, Segera Persiapkan Diri Untuk Bulan Agustus 2017!
15 Juli 2017, by Slesta
Tampang.com – Ingin kerja di tempat yang memiliki pendapatan pasti per bulan, tunjangan ,serta mendapatkan dana pensiun di hari tua? Semua orang ...
Manfaat Air Tebu untuk Kesehatan Tubuh
31 Juli 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Saat ini banyak sekali pedagang yang menjual air tebu di pinggir jalan. Fungsi utama dari tebu yaitu untuk bahan baku pembuatan gula. Ternyata, ...
Tak Hanya Menghangatkan, Ini Khasiat Jahe untuk Kesehatan Kulit
8 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Jahe dianggap sebagai salah satu herbal yang paling berkhasiat untuk kesehatan. Jahe mengandung vitamin B dan C, serat, zinc, dan senyawa ...
Nahas, Kehilangan Kendali, Corolla menabrak Grand Max di Tol Cipali, Lima Orang Meninggal Dunia
21 Juli 2018, by Zeal
Tampang.com - Peristiwa kecelakaan terjadi kembali di jalan Tol Cikopo-Palimanan. Kali ini, terjadi antara satu mobil Toyota Corolla dengan satu mobil Grand ...
Kejadian Aneh yang Menjadi Viral Saat Pemakaman Jonghyun SHINee
21 Desember 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Jonghyun SHINee adalah bintang Kpop yang sangat populer di Asia dan juga dunia. Seperti dikabarkan bahwa Kpop tersebut telah meninggal dunia pada ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab