Tutup Iklan
glowhite
  
login Register
Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan jadi Tersangka Kasus Suap Hasil OTT KPK

Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan jadi Tersangka Kasus Suap Hasil OTT KPK

29 November 2018 | Dibaca : 151x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com - OTT KPK yang dilakukan pada hari Selasa (27/11) sampai Rabu (28/11) dini hari berhasil menangkap 6 orang yang melibatkan hakim dan panitera di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dari OTT KPK tersebut ditemukan barang bukti uang Dollar Singapura sebesar 45 ribu Dollar Singapura yang rencananya akan diberikan kepada 2 orang hakim atas kasus perdata yang sedang ditangani mereka.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut, KPK melalui Wakil Ketuanya, Alexander Marwata pada jumpa pers di Gedung KPK menjelaskan bahwa kedua hakim ini statusnya dari saksi meningkat menjadi tersangka. "KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan serta menetapkan 5 orang sebagai tersangka", jelas Alexander.

5 orang tersangka tersebut selain 2 orang hakim PN Jaksel yang bernama Iswahyu Widodo dan Irwan, juga menetapkan 3 orang lainnya sebagai tersangka yaitu seorang Panitera bernama Muhammad Ramadhan, seorang pengacara Arif Fitrawan dan dari pihak swasta bernama Martin P Silitonga.

Kelima orang ini ditetapkan sebagai tersangka atas kasus suap sengketa perdata nomor 262/Pdt.G/2018/PN Jaksel yang sedang disidangkan. Hakim Iswahyu Widodo sebagai ketua majelis hakim  dan Irwan yang menjadi salah seorang anggota majelis hakim perkara perdata dalam kasus gugatan perdata tersebut.

Alexander Marwata menambahkan bahwa selama proses persidangan berjalan, pihak penggugat melakukan komunikasi dengan panitera bernama Muhammad Ramadhan sebagai penghubung Hakim. "Awalnya Martin mengirimkan dana melalui transfer bank Mandiri ke rekening Arif Fitrawan, Arif kemudian menukarkan uang sebesar 500 juta kedalam Dollar Singapura dan diserahkan kepada Muhammad Ramadhan untuk diberikan kepada hakim", tambah Alex.

OTT KPK yang melibatkan para pengadil hukum ini tentu saja telah mencederai hukum di Indonesia, MA sebagai pembina hakim-hakim merasa marah dan mengutus keras atas perbuatan para hakim ini yang sudah merusak nama baik lembaga hukum ini.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Infopets Ciptakan Microchip Kucing Anti Nyasar
2 Juli 2018, by Maman Soleman
Bagi para penyayang binatang, kehilangan binatang peliharaannya merupakan sebuah bencana. Inilah yang dicium oleh Infopets. Perusahaan yang berkedudukan di ...
Tips Menghindari Narkoba
17 April 2018, by oteli w
  Tips Menghindari Narkoba Narkoba merupakan singkatan dari narkotika dan obat berbahaya. Istilah lainnya adalah nazpa yang juga singkatan dari ...
Kebahagian Atalarik Saat Jalan Bareng Vonny, Ya sudah Halalkan saja Bang..
24 November 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Kalau kalian pernah besar ditahun 90’an pasti deh kenal dengan artis cantik mantan Baim Wong dan girlband “Bening”, siapa lagi ...
Prestasi Terbaik Jorge Lorenzo pada MotoGP 2017
2 November 2017, by Rachmiamy
Pembalap tim Ducati Corse asal Spanyol Jorge Lorenzo, merupakan salah satu pembalap yang sukses mendapat banyak prestasi di arena balapan MotoGP. Selama 10 ...
NASA: Robot Penghasil Oksigen Akan Dikirimkan ke Mars
28 Agustus 2017, by Noor Azizah
Membuat manusia mendarat di Mars adalah salah satu proyek ruang angkasa terbesar yang ada pada generasi ini. Selain kebutuhan untuk membangun roket dan wahana ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab