Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Habib Rizieq akan Kooperatif kalau tidak di Jemput Paksa

Habib Rizieq akan Kooperatif kalau tidak di Jemput Paksa

1 Juni 2017 | Dibaca : 1043x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Pengacara Habib Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro mengatakan "Habib Rizieq dalam waktu dekat akan pulang ke Indonesia, beliau berjanji akan kooperatif jika pihak kepolisian tidak menjemput paksa habib".Kalau tidak dijemput paksa, Habib akan datang sendiri ke Polda, tapi kalau dijemput paksa, umat tidak terima dan akan datang menyambut habib ke bandara" ujar Sugito kepada Tempo melalui pesan singkatnya.

Sugito menjelaskan bahwa habib Rizieq sudah meninggalkan Indonesia sejak 26 April 2017 untuk menjalankan ibadah umroh dan menyelesaikan disertasi pendidikan doktornya di Malaysia. Pihak kepolisian kemudian baru menerbitkan surat panggilan sebagai saksi kasus chat mesum kepada habib Rizieq setelah habib pergi dari Indonesia. Polisi lantas menaikkan status habib Rizieq sebagai tersangka karena habib dianggap selalu mangkir memenuhi panggilan kepolisian saat akan diperiksa. Menurut Sugito, dengan status tersangka yang diberikan untuk kliennya, maka pihak kepolisian memiliki alasan formal untuk menjadikan habib Rizieq sebagai Daftar Pencarian Orang ( DPO ). Sugiarto lebih lanjut mengatakan lazimnya DPO digunakan untuk alasan mencari orang yang hilang atau untuk mencari orang yang melakukan tindakan kriminal.

"Persoalannya apakah pantas seorang habib Rizieq yang di fitnah oleh orang yang menyebarkan aplikasi WhatsApp yang berisi percakapan pornografi itu ? Kepolisian jelas-jelas ingin menghabisi habib Rizieq dengan menerbitkan DPO itu" Jelas Sugiarto lagi.

lebih jauh Sugito mengatakan bahwa pihak kepolisian memaksakan prosedur hukum dalam upaya menangkap Rizieq Shihab. dengan mengacu pada Perkap 14 tahun 2012 dan Perkaba no 3 tahun 2014, pihak kepolisian saat ini seolah sudah memiliki alat bukti yang cukup untuk menjadikan habib Rizieq Shihab tersangka dan menjadi Daftar Pencarian Orang ( DPO )

'Pihak kepolisian seolah sudah menggelar perkara, sudah melakukan upaya paksa dengan penggeledahan di rumah tetapi tersangka tidak ditemukan, dan sudah diumumkan ke masyarakat. Padahal prosedur ini ditempuh kepolisian semata-mata untuk membangun kesan bahwa Rizieq Shihab adalah orang yang bersalah " ujar Sugito.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Resmi Rilis Oppo A83 Mirip Fitur Face Unlock iPhone X
28 Desember 2017, by Jenis Jaya Waruwu
Perusahaan ponsel pintar terus melakukan berbagai inovasi untuk bersaing mendapatkan daya tarik pelanggan. Setelah iphone mengeluarkan produk terbaru mereka ...
taksi online
9 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Keberadaan angkutan online di Indonesia menimbulkan banyak fenomena di masyarakat. Pro kontra pun terjadi, salah satunya dari para perusaahaan taksi ...
Tidak Semua yang Kita Anggap Ibadah, Itu Menjadi Ibadah!
2 September 2017, by Muhammad Jeffrey Fakhrurozy
Assalaamu’alaikum pemilik Tampang sholih-sholihah. Bagaimana kabar hari ini?? Semoga kita selalu berada di dalam naungan Alloh Yang Maha Kuasa lagi Maha ...
20 Fakta Menarik Tentang Indonesia yang Mendunia
25 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Banyaknya persoalan dan pandangan negative yang sedang dihadapi Indonesia diantaranya tentang dunia politik, keamanan, bahkan kesejahteraan rakyat kecil. ...
Hujan? Berkegiatan di Rumah Saja!
1 Desember 2017, by Dika Mustika
Pernahkah merasa kecewa karena di akhir pekan ingin berpiknik ria, namun ternyata cuaca sedang tidak kondusif jika kita beraktivitas di luar rumah? Padahal ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab