Tutup Iklan
glowhite
  
login Register
Gunung Berapi Hawaii Menembakkan Lava 300 Kaki ke Udara

Gunung Berapi Hawaii Menembakkan Lava 300 Kaki ke Udara

19 Mei 2018 | Dibaca : 302x | Penulis : Slesta

Letusan di Gunung Api Kilauea di Pulau Besar Hawaii mengirimkan kolom lava menembaki hingga 30 kaki di udara Jumat, kata Survei Geologi AS.

Observatorium Volcano Hawaii mengatakan, sekarang ada 22 celah terkait dengan gunung berapi di Pulau Hawai'i, dengan letusan lava dari enam dari mereka di Puna yang lebih rendah.

Pertahanan Sipil Hawaii County mengatakan aliran lava telah menghancurkan 40 struktur, lebih dari 20 di antaranya adalah tempat tinggal. Para pejabat memerintahkan evakuasi ratusan penduduk dan telah membatasi akses ke beberapa daerah karena meningkatnya emisi sulfur dioksida.

Hawaii Electric Light memperingatkan warga untuk menyadari kemungkinan jaringan listrik yang jatuh dan menganggap semua jalur aktif. Departemen Pengadaan Air menetapkan pembatasan air darurat di antara komunitas Kapoho dan Pohoiki.

HVO memperingatkan celah masa depan barat daya dan timur laut dari wabah yang ada.

"Masyarakat yang menuruni celah ini bisa berisiko terkena banjir lahar," kata observatorium itu. "Aktivitas bisa berubah dengan cepat."

Pada hari Kamis, letusan pagi hari mengirimkan segumpal abu hingga 30.000 kaki ke langit, mendorong penasehat turunnya udara dari Layanan Cuaca Nasional hingga Kamis malam.

Pertahanan sipil mengeluarkan topeng gratis untuk penduduk karena abu di udara.

Pada hari Rabu, USGS mencatat sekitar 125 gempabumi dangkal di sekitar gunung api dan daerah sekitarnya.

HVO mengatakan gambar satelit yang diambil oleh Cosmo-SkyMed dari Badan Antariksa Italia menunjukkan perubahan ke daerah kaldera gunung berapi antara 5 Mei dan Kamis. Gambar-gambar menunjukkan akumulasi abu selama rentang waktu, peningkatan puncak letusan gunung berapi dari sekitar 12 hektar menjadi 34 hektar dan pengembangan depresi sekitar 15 hektar dalam ukuran di tepi timur Halema'uma'u /

Depresi "mencerminkan merosotnya sebagian dari pelek menuju lubang runtuh yang tumbuh di lantai kawah," kata HVO.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Apakah Otak Besar Tandakan Bayi Cerdas pada Bayi Prematur?
20 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Penelitian baru menunjukkan tingkat pertumbuhan korteks serebral otak pada bayi yang lahir prematur dapat memprediksi seberapa baik mereka dapat berpikir, ...
Tips Liburan Murah ke Korea Selatan
17 Juli 2017, by Rachmiamy
Saat ini drama Korea Selatan memang tengah populer di masyarakat Indonesia. Tak heran jika Korea Selatan pasti akan menjadi salah satu destinasi wisata yang ...
Pebiliar Putri Cirebon Sabet Emas di Kejurnas Biliar Cikarang
27 November 2017, by Admin
Tampang.com – Nony Kristyanti Andilah kembali memancangkan namanya di kancah olahraga biliar nasioal. Pebiliar putri Kota Cirebon itu baru-baru ini ...
Vaksin Terhadap Alergi Kacang Bekerja Dalam Percobaan dengan Tikus
12 April 2018, by Slesta
Eksperimen Vaksin alergi kacang terbukti efektif pada tikus, kata para peneliti. Vaksin tersebut melindungi tikus yang alergi dari reaksi seperti kulit ...
argentina messi
11 Oktober 2017, by Rachmiamy
Argentina berhasil lolos melaju ke putaran final Piala Dunia 2018 Rusia setelah berada di posisi ketiga pada klasemen akhir babak kualifikasi Piala Dunia 2018 ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih