Tutup Iklan
powerman
  
login Register
 Girls Who Code Inspirasi Perempuan Dunia untuk Belajar Coding

Girls Who Code Inspirasi Perempuan Dunia untuk Belajar Coding

23 Agustus 2017 | Dibaca : 327x | Penulis : Rindang Riyanti

Judul buku: Girls Who Code: Learn to Code and Change the World

Penulis: Reshma Saunjani                                                                     

Tebal halaman: 176 halaman

Rating goodreads: 4.23/5

Perkiraan publikasi: 24 Agustus 2017 oleh Virgin Books

Sejak tahun 2012, organisasi Girls Who Code telah menginspirasi para perempuan untuk tertarik dengan teknologi dan coding. Pendirinya, Reshma Saujani, ingin menginspirasi Anda untuk menjadi seorang gadis yang handal dalam coding! Dikemas dalam karya seni yang dinamis, penjelasan prinsip pengkodean yang sederhana, dan cerita nyata tentang anak perempuan dan wanita yang bekerja di tempat-tempat seperti Pixar dan NASA, buku animasi grafis ini menunjukkan betapa besar peran yang dimainkan oleh sains komputer dalam kehidupan kita dan seberapa besar menyenangkan itu. Tidak masalah apakah minat Anda di bidang olahraga, seni, kue, pemerintahan, pendidikan, pengkodean dapat membantu Anda melakukan apa yang Anda sukai dan mewujudkan impian Anda. Entah Anda adalah seorang gadis yang tidak pernah melakukan coding sebelumnya, buku ini akan memberikan pemahaman baru untuk Anda. Girls Who Code dicetak dengan warna dua warna tebal dan menampilkan seni di setiap halaman, akan membuat Anda gatal untuk membuat aplikasi Anda sendiri, game, atau bahkan robot untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik.

Ada banyak alasan mengapa anak perempuan tertinggal dalam hal yang berhubungan dengan teknologi (guru tidak mendorong anak perempuan untuk mengikuti bidang sains, matematika, dan teknologi ini; pria di industri ini dengan sengaja menjadikannya sebagai klub anak laki-laki) dan Saujani telah membicarakan masalah ini selama bertahun-tahun.

Girls Who Code tidak hanya berisi penjelasan prinsip pengkodean yang sederhana, namun kisah nyata tentang anak perempuan dan perempuan seperti Ada Lovelace, pemrogram komputer pertama di dunia, Grace Murray Hopper, yang membantu mengembangkan banyak bahasa pemrograman, dan yang lainnya bekerja di tempat-tempat seperti Pixar dan NASA. Saujani percaya bahwa fokus pada inspirasional dan aspirasi adalah cara terbaik untuk mendorong anak perempuan untuk tertarik pada teknologi.

 

 

 

 

 

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Stadion Megah Bertaraf Internasional Segera di Bangun di Jakarta
5 Agustus 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Sesuai dengan janjinya saat kampanye berlangsung, Sandiaga Uno selaku Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih akan memastikan jika pembangunan ...
sean azhari
12 Mei 2017, by Devi
Lagi lagi urusan narkoba, kali ini korban narkoba adalah anak dari artis terkenal Ayu Azhari yaitu Sean Azhari. Razia yang di lakukan oleh BNNP DKI pada ...
6 Tips Menjadi Karyawan Teladan di Tempat Kerja
25 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Karyawan yang memiliki reputasi baik, kinerja baik, dan prestasi yang baik di perusahaan adalah karyawan yang disukai atasan. Karyawan semacam di atas ...
Waspada, Kenali Propaganda Liberalisasi Islam ini!
3 Januari 2018, by Zeal
Tampang - Dunia semakin tua, banyak fitnah-fitnah yang bertebaran di muka bumi ini. Banyak pihak yang ingin memecah belah persatuan umat islam. Istilah islam ...
Ikuti 4 Kebiasaan Ini Bikin Sukses Dalam Berkarir
6 April 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Dalam bekerja dibutuhkan sikap positif agar karir tetap berjalan dengan baik. Ada beberapa kebiasaan ribadi yang justru dapat mempengaruhi ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab