Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Gelar sih Haji tapi Kerjaannya Maling di Kampung Tetangga

Gelar sih Haji tapi Kerjaannya Maling di Kampung Tetangga

19 Juni 2017 | Dibaca : 874x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Namanya H. Umar Fadil, gelar haji yang melekat pada namanya ternyata tak sesuai dengan kelakuan dan perbuatannya selama ini. Tiga kali masuk penjara rupanya tidak membuat H. Umar kapok dengan perbuatannya ini. Alhasil, ketika melakukan aksinya hendak mencuri di rumah korbannya, Kamaludin, warga Dusun Tengah, Desa Lapa Taman Kecamatan Dungkek, Sumenep, nasib sial menimpanya. H. Umar tertangkap warga dan di hakimi ribuan warga yang sudah kesal terhadap kelakuannya hingga tewas.

Peristiwa ini terjadi, hari minggu ( 18-06-2017) sekitar pukul 00.00, H. Umar dengan mengendap-endap memasuki rumah Kamaludin yang terbuka pintu rumahnya. Kamaludin saat itu sedang mandi tidak mengetahui kalau H. Umar memasuki salah satu kamarnya. Saat dia selesai mandi dan hendak istirahat, Kamaludin mendengar suara mencurigakan dari salah satu kamarnya dan setelah dicek, dia memergoki H. Umar yang saat itu mengenakan cadar merah, sarung dan kaos tengah menggasak isi kamarnya.

Teriakan Kamaludin mengundang kehadiran warga Desa Lapa Taman yang memang sedang ronda karena saat itu sedang marak pencurian di desa mereka. Saat dikejar warga, H. Umar Fadil awalnya bisa meloloskan diri dengan bersembunyi di pohon cemara, namun karena banyaknya warga yang mencari akhirnya H. Umar tertangkap warga di seret sampai kerumah Kamaludin.

Saat ditangkap, pak haji maling ini awalnya sempat melakukan perlawanan dengan menggunakan sebilah pisau yang dibawanya, tetapi warga berhasil mengamankan pisau tersebut dan kemudian mengikat H. Umar di sebuah pohon. Warga Desa lapa Taman memang sudah berjaga-jaga karena sudah hampir sebulan ini banyak kasuas pencurian yang menjadi targetnya yaitu emas dan sapi.

Pihak kepolisian yang datang ke lokasi tidak dapat berbuat banyak menyelamatkan nyawa H. Umar karena warga yang jumlahnya semakin banyak menghalangi aparat kepolisian untuk mengamankan H. Umar. Akhirnya maling yang sudah bergelar haji ini meninggal dunia di tempat karena kehabisan darah akibat amukan massa.

Polisi berhasil mengevakuasi H. Umar Fadil setelah tubuhnya bersimbah darah dan diduga sudah meninggal. Polisi dan tim medis akhirnya membawa tubuh H. Umar yang sudah tak bernyawa ini ke rumah sakit dan kemudian dipulangkan ke keluarganya di Desa taman Sare Kecamatan Dungkek, Sumenep

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Cara Adaptasi di Lingkungan Kerja Baru
23 Maret 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Pindah bekerja ditempat baru pasti memerlukan keberanian karena rasa cemas, ragu dan takut akan mungkin datang saat melangkah ke tempat kerja ...
syahrini jatuh
25 April 2017, by Ayu
Video Lucu Indonesia merupakan sebuah pilihan humor yang terbaik. Humor selain bisa membuat tertawa, ternyata juga memiliki manfaat lainnya. Diantaranya adalah ...
bj habibie
23 Juni 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Presiden Indonesia ke-3, BJ Habibie membayar janjinya untuk menonton Surat Kecil Untuk Tuhan. Di tengah kesibukannya ia menonton film tersebut ...
Tiba di Myanmar, Menlu Melakukan Beberapa Pertemuan Untuk Mengatasi Krisis Kemanusiaan Disana
5 September 2017, by Zeal
tampang - Pada Senin 4 Agustus 2017 lalu, Mentri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi tiba di Myanmar. Kedatangan tersebut tidak lain adalah untuk ...
Diplomat Korea Utara: Pembicaraan dengan A.S. "mungkin"
12 Desember 2017, by Slesta
Seorang diplomat Korea Utara dilaporkan telah mengatakan bahwa sebuah dialog antara Pyongyang dan Washington "dimungkinkan," mengingat kondisi yang ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview