Tutup Iklan
JusKulitManggis
  
login Register
finding dori

Film Finding Dory 2016, Lucu dan Bernilai Banget Lhoo!

21 April 2017 | Dibaca : 631x | Penulis : Ayu

Pada Review Film Finding Dory secara keseluruhan rangkaian filmnya disuguhkan dengan plot maju mundur dan pengambilan sudut pandangnya hanya tunggal milik Dory. Terlihat sangat baik ketika pada perangkaian benang merah antara film pertama dengan sekuelnya. Bagi para penonton dewasa yang bernostalgia kembali lewat Finding Dory. Maka, dapat menemukan kesamaan pada rangkaian cerita pada setiap kejadian yang menuntun Dory hingga satu tahun setelah petualangannya menemukan kembali Nemo.

Sedangkan untuk para penonton yang masih muda (anak-anak) yang belum mengenal Marlin dan Nemo. Mereka dapat mengidentifikasi nilai- nilai moral positif yang dibawakan oleh seluruh karakternya. Dengan demikian rangkaian peristiwa baru tersebut mampu menjawab kegelisahan tanpa harus mengetahui apa yang terjadi pada film pertama. Hal itulah yang menjadikan menarikdari film terbaru ini.

Ceritanya setahun setelah Finding Nemo. Anda dapat melihat bagaimana Dory kecil yang imut (Sloane Murray) terpisah dari orang tuanya yaitu Charlie (Eugene Levy) dan Jenny (Diane Keaton). Secara tiba-tiba memori tersebut tiba-tiba datang dan Dory bertekad ingin mencari orangtuanya.  Dengan ditemani Marlin dan Nemo, pencarian ini membawa mereka ke Teluk Morro, California. Mereka kebingunagan dalam misinya karena Dory sendiri nyaris tak ingat darimana dia berasal.

Stanton dengan praktis menyediakan kilasanflashback yang diingat Dory di saat-saat krusial yang meski sekadar menjadi penggerak plot, namun tak terkesan dipaksakan. Ed O'Neill sebagai pengisi suara dari Hank, yang merupakan gurita temperamen yang punya motif pribadi untuk membantu Dory, namun ternyata tak selicik kelihatannya. 

Pada kisah selanjutnya ada Hank yang merupakan karakter pendukung paling kuat diantara banyak karakter lainnya, baik dari desain maupun kepribadiannya. Dia dapat menyamar menjadi tanaman, pagar, maupun berupa bayi manusia. Kamuflase ini dapat pembawaannya untuk menjadi lelucon tersendiri. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Corbuzier: Pemakai Narkoba Itu Tolol!
12 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Pembawa acara sekaligus mantan Mentalist ternama Indonesia Deddy Corbuzier mengomentari terkait narkoba yang baru-baru ini menjerat beberapa ...
9 Peluang Bisnis Berikut Cocok untuk Mahasiswa
31 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Dunia yang semakin canggih membuat segala sesuatu semakin mudah, sebaliknya orang yang tidak mampu membaca peluang dan memanfaatkan untuk menjadikannya uang ...
Ketua DPP Gerindra: Kemenangan Mahathir Adalah Bukti Inkumben Bisa Kalah
11 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Seperti diberitakan sebelumnya, Pemilu Malaysia baru saja selesai dan Mahathir Muhammad adalah pemenang dalam pemilu tersebut. seperti diketahui juga, Mahathir ...
Indonesia Siap Selenggarakan Asian Para Games ( INAPGOC ) 2018
15 November 2017, by Admin
Tampang.com - Panitia Penyelenggaran Asian Para Games (INAPGOC) 2018 sudah bisa menjalankan program kerjanya mulai pekan depan. Sebab, anggaran sebesar Rp 86 ...
Rush Star : Bike Adventure, Game Endless Yang Layak Anda Coba
3 Juli 2018, by Maman Soleman
Lagi-lagi sebuah game endless. Genre ini memang tiada habis digali dengan sentuhan berbagai ide. Memang tidak semua game endless jelek. Kisah Lara Croft dalam ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman