Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Cara Mengatasi Keputihan yang Kental, Cokelat, Berbau, dan Gatal

Cara Mengatasi Keputihan yang Kental, Cokelat, Berbau, dan Gatal

17 Januari 2018 | Dibaca : 128x | Penulis : Maman Soleman

Ada berbagai macam keputihan, yang normal dan tidak normal. Jika lendirnya tidak berbau dan tidak gatal, berarti normal karena wanita secara normal memiliki lendir. Tetapi jika lendir yang keluar sudah berwarna cokelat, berbau dan gatal berarti tidak normal atau ada infeksi.

Biasanya penyebabnya adalah jamur. Tetapi jika baunya terlalu menyengat maka harus diwaspadai adanya kuman yang disebabkan penyakit menular seksual. Infeksi seperti itu merupakan salah satu penyebab seseorang sulit punya anak. Karena itu, untuk memastikannya sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter. Biasanya akan diambil sampel keputihannya untuk melihat kuman keputihan yang ada. Jika nyebabnya karena jamur, maka akan diobati dengan obat antijamur. Biasanya dalam 5-7 hari akan sembuh.

Adapun pemakaian obat pembersih vagina sebaiknya Anda berhati-hati. Perhatikan pH yang ada di dalam obat tersebut. Pasalnya, pH vagina itu asam. Jadi, jika ingin mencari obat pembersih vagina maka cari yang pH-nya asam atau di bawah 3,2. Pasalnya, jika salah memilih obat pembersih maka keputihannya bukannya sembuh tetapi semakin parah.

Selain itu, cari yang tidak pakai pewangi atau pengharum dan pewama, karena akan mengganggu kuman normal. Di dalam vagina terdapat kuman normal yaitu kuman laktobasil yang mengandung asam. Jika kuman tersebut terganggu dengan cairan pembersih vagina yang pH-nya tidak stabil akan membuat kuman pelindung tersebut mati. Jika kuman pelindung mati maka akan timbul kuman jahat, yang akhirnya timbul masalah keputihan yang tidak selesai-selesai.

Apabila keputihan anda sudah berwarna cokelat, berbau dan gatal, disarankan agar Anda melakukan papsmear. Dikhawatirkan warna kecokelatan itu karena rahimnya sudah erosi sehingga gampang berdarah dan keluarnya seperti kecokelatan. Jika mulut rahim tidak sehat secara terus-menerus maka virus gampang berdiam di situ.

Mengenai pengobatannya tergantung dari jenis kuman yang didapat. Untuk pengobatan keputihan menggunakan antibiotik biasanya maksimal 10 hari. Setelah sembuh, keputihan yang terjadi bisa berulang lagi. Karena itu yang terpenting adalah menjaga kebersihan. Jika kondisi vagina lembab, maka sebaiknya sering ganti pakaian dalam 3-4 kali sehari. Sehabis buang air kecil vagina dilap kering. Kemudian cara membasuh dari depan ke belakang.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ciptakan Martabak Mesir Sendiri di Rumah dengan Resep Ini
11 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Jika kamu adalah salah satu pecinta martabak dengan rasa gurih, tak ada salahnya untuk membuat sendiri di rumah. Salah satu martabak yang dapat ...
anjing menolong rusa
19 Juli 2017, by Slesta
Tampang.com – Hati nurani bukan hanya dimiliki oleh manusia. Manusia menolong manusia itu hal biasa, bagaimana jika hewan menolong hewan? Sungguh hal ...
Fasies Vulkanik Baru Dibuka di Hawaii, Pejabat Menyiapkan Evakuasi
14 Mei 2018, by Slesta
Polisi memerintahkan warga untuk bersiap-siap untuk mengungsi di Pulau Besar Hawaii setelah celah baru dibuka di zona timur gunung berapi Kilauea, ...
Burger Serangga Mulai Dijual di Swiss, Indonesia Kapan?
20 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Makanan berbasis serangga mulai muncul di toko-toko Swiss, setelah revisi undang-undang keamanan pangan baru-baru ini. Mereka mungkin bukan makanan yang ...
Hal-Hal ‘Girly’ yang Juga Dilakukan Pria
19 September 2017, by Rindang Riyanti
Menyukai hal-hal manis, menonton komedi romantis, dan menggunakan segala macam barang kosmetik biasanya merupakan hal-hal eksklusif yang melekat pada kaum ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
belireview