Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Cara Mengatasi Keputihan yang Kental, Cokelat, Berbau, dan Gatal

Cara Mengatasi Keputihan yang Kental, Cokelat, Berbau, dan Gatal

17 Januari 2018 | Dibaca : 192x | Penulis : Maman Soleman

Ada berbagai macam keputihan, yang normal dan tidak normal. Jika lendirnya tidak berbau dan tidak gatal, berarti normal karena wanita secara normal memiliki lendir. Tetapi jika lendir yang keluar sudah berwarna cokelat, berbau dan gatal berarti tidak normal atau ada infeksi.

Biasanya penyebabnya adalah jamur. Tetapi jika baunya terlalu menyengat maka harus diwaspadai adanya kuman yang disebabkan penyakit menular seksual. Infeksi seperti itu merupakan salah satu penyebab seseorang sulit punya anak. Karena itu, untuk memastikannya sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter. Biasanya akan diambil sampel keputihannya untuk melihat kuman keputihan yang ada. Jika nyebabnya karena jamur, maka akan diobati dengan obat antijamur. Biasanya dalam 5-7 hari akan sembuh.

Adapun pemakaian obat pembersih vagina sebaiknya Anda berhati-hati. Perhatikan pH yang ada di dalam obat tersebut. Pasalnya, pH vagina itu asam. Jadi, jika ingin mencari obat pembersih vagina maka cari yang pH-nya asam atau di bawah 3,2. Pasalnya, jika salah memilih obat pembersih maka keputihannya bukannya sembuh tetapi semakin parah.

Selain itu, cari yang tidak pakai pewangi atau pengharum dan pewama, karena akan mengganggu kuman normal. Di dalam vagina terdapat kuman normal yaitu kuman laktobasil yang mengandung asam. Jika kuman tersebut terganggu dengan cairan pembersih vagina yang pH-nya tidak stabil akan membuat kuman pelindung tersebut mati. Jika kuman pelindung mati maka akan timbul kuman jahat, yang akhirnya timbul masalah keputihan yang tidak selesai-selesai.

Apabila keputihan anda sudah berwarna cokelat, berbau dan gatal, disarankan agar Anda melakukan papsmear. Dikhawatirkan warna kecokelatan itu karena rahimnya sudah erosi sehingga gampang berdarah dan keluarnya seperti kecokelatan. Jika mulut rahim tidak sehat secara terus-menerus maka virus gampang berdiam di situ.

Mengenai pengobatannya tergantung dari jenis kuman yang didapat. Untuk pengobatan keputihan menggunakan antibiotik biasanya maksimal 10 hari. Setelah sembuh, keputihan yang terjadi bisa berulang lagi. Karena itu yang terpenting adalah menjaga kebersihan. Jika kondisi vagina lembab, maka sebaiknya sering ganti pakaian dalam 3-4 kali sehari. Sehabis buang air kecil vagina dilap kering. Kemudian cara membasuh dari depan ke belakang.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Terungkap! Enzim Pelindung Sel dari Lemak Jahat
21 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Sebuah studi baru dari Harvard T.H. Chan School of Public Health dan Howard Hughes Medical Institute menyoroti bagaimana enzim penghasil lemak utama membantu ...
Gunung Berapi Hawaii Menembakkan Lava 300 Kaki ke Udara
19 Mei 2018, by Slesta
Letusan di Gunung Api Kilauea di Pulau Besar Hawaii mengirimkan kolom lava menembaki hingga 30 kaki di udara Jumat, kata Survei Geologi AS. Observatorium ...
Jenis-Jenis Teh Ini Mampu Bantu Suburkan Rambut Kamu yang Rontok
23 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Rambut rontok bisa disebabkan oleh berbagai hal. Hal itu bisa jadi karena stress, genetik, produk perawatan yang tak sesuai, ataupun karena ...
Taksi Terbang Pertama akan Meluncur di Dubai
10 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Transportasi udara terbaru yang diusung perusahaan Jerman Volocopter yakni taksi udara otomatis (automated aerial taxis/AAT) diperkirakan akan ...
Tembok Cina jadi Cita-cita Afgan Rayakan Ultahnya
19 Mei 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Afgan Syah Reza penyanyi berbakat ini sebentar lagi akan merayakan ulang tahunnya yang bertepatan dengan hari pertama puasa pada tanggal 27 Mei ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman