Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Cara Mengatasi Keputihan yang Kental, Cokelat, Berbau, dan Gatal

Cara Mengatasi Keputihan yang Kental, Cokelat, Berbau, dan Gatal

17 Januari 2018 | Dibaca : 256x | Penulis : Maman Soleman

Ada berbagai macam keputihan, yang normal dan tidak normal. Jika lendirnya tidak berbau dan tidak gatal, berarti normal karena wanita secara normal memiliki lendir. Tetapi jika lendir yang keluar sudah berwarna cokelat, berbau dan gatal berarti tidak normal atau ada infeksi.

Biasanya penyebabnya adalah jamur. Tetapi jika baunya terlalu menyengat maka harus diwaspadai adanya kuman yang disebabkan penyakit menular seksual. Infeksi seperti itu merupakan salah satu penyebab seseorang sulit punya anak. Karena itu, untuk memastikannya sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter. Biasanya akan diambil sampel keputihannya untuk melihat kuman keputihan yang ada. Jika nyebabnya karena jamur, maka akan diobati dengan obat antijamur. Biasanya dalam 5-7 hari akan sembuh.

Adapun pemakaian obat pembersih vagina sebaiknya Anda berhati-hati. Perhatikan pH yang ada di dalam obat tersebut. Pasalnya, pH vagina itu asam. Jadi, jika ingin mencari obat pembersih vagina maka cari yang pH-nya asam atau di bawah 3,2. Pasalnya, jika salah memilih obat pembersih maka keputihannya bukannya sembuh tetapi semakin parah.

Selain itu, cari yang tidak pakai pewangi atau pengharum dan pewama, karena akan mengganggu kuman normal. Di dalam vagina terdapat kuman normal yaitu kuman laktobasil yang mengandung asam. Jika kuman tersebut terganggu dengan cairan pembersih vagina yang pH-nya tidak stabil akan membuat kuman pelindung tersebut mati. Jika kuman pelindung mati maka akan timbul kuman jahat, yang akhirnya timbul masalah keputihan yang tidak selesai-selesai.

Apabila keputihan anda sudah berwarna cokelat, berbau dan gatal, disarankan agar Anda melakukan papsmear. Dikhawatirkan warna kecokelatan itu karena rahimnya sudah erosi sehingga gampang berdarah dan keluarnya seperti kecokelatan. Jika mulut rahim tidak sehat secara terus-menerus maka virus gampang berdiam di situ.

Mengenai pengobatannya tergantung dari jenis kuman yang didapat. Untuk pengobatan keputihan menggunakan antibiotik biasanya maksimal 10 hari. Setelah sembuh, keputihan yang terjadi bisa berulang lagi. Karena itu yang terpenting adalah menjaga kebersihan. Jika kondisi vagina lembab, maka sebaiknya sering ganti pakaian dalam 3-4 kali sehari. Sehabis buang air kecil vagina dilap kering. Kemudian cara membasuh dari depan ke belakang.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Luhut Klaim Bandara Kertajati Nantinya akan Menjadi Bandara Terbaik Kedua Setelah Bandara Soekarno-Hatta
24 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
 Kabar baik untuk warga Jabar dan Indonesia, pasalnya dikabarkan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati siap melayani penerbangan ...
Para IlmuwanTemukan Cara untuk Menghentikan Kanker dengan Metastasis
20 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Metastasis adalah penyebab utama kematian pada kanker, dan perawatan saat ini tidak melawannya dengan efektif. Tapi penelitian baru mungkin telah menemukan ...
Hindari 4 Faktor Penyebab Munculnya Jerawat Pada Wajah
20 April 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Wajah mulus bebas jerawat merupakan impian hampir semua orang terutama wanita. Wajah yang mulus, cerah dan sehat membuat tampil lebih percaya ...
abu nawas
25 Juni 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Abu Nawas sebenarnya adalah seorang ulama yang alim. Tak begitu mengherankan jika Abu Nawas mempunyai murid yang tidak sedikit. Suatu ketika ...
londonistan
10 Desember 2017, by Admin
Oleh: Jaya Suprana . SAYA memang tahu ada nama Pakistan, Afghanistan, Turkistan, Kazhakstan, Kirgistan, Uzbekistan dan lain-lain nama berakhiran ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab