Tutup Iklan
SabunPemutih
  
login Register
Cara Mengatasi Keputihan yang Kental, Cokelat, Berbau, dan Gatal

Cara Mengatasi Keputihan yang Kental, Cokelat, Berbau, dan Gatal

17 Januari 2018 | Dibaca : 157x | Penulis : Maman Soleman

Ada berbagai macam keputihan, yang normal dan tidak normal. Jika lendirnya tidak berbau dan tidak gatal, berarti normal karena wanita secara normal memiliki lendir. Tetapi jika lendir yang keluar sudah berwarna cokelat, berbau dan gatal berarti tidak normal atau ada infeksi.

Biasanya penyebabnya adalah jamur. Tetapi jika baunya terlalu menyengat maka harus diwaspadai adanya kuman yang disebabkan penyakit menular seksual. Infeksi seperti itu merupakan salah satu penyebab seseorang sulit punya anak. Karena itu, untuk memastikannya sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter. Biasanya akan diambil sampel keputihannya untuk melihat kuman keputihan yang ada. Jika nyebabnya karena jamur, maka akan diobati dengan obat antijamur. Biasanya dalam 5-7 hari akan sembuh.

Adapun pemakaian obat pembersih vagina sebaiknya Anda berhati-hati. Perhatikan pH yang ada di dalam obat tersebut. Pasalnya, pH vagina itu asam. Jadi, jika ingin mencari obat pembersih vagina maka cari yang pH-nya asam atau di bawah 3,2. Pasalnya, jika salah memilih obat pembersih maka keputihannya bukannya sembuh tetapi semakin parah.

Selain itu, cari yang tidak pakai pewangi atau pengharum dan pewama, karena akan mengganggu kuman normal. Di dalam vagina terdapat kuman normal yaitu kuman laktobasil yang mengandung asam. Jika kuman tersebut terganggu dengan cairan pembersih vagina yang pH-nya tidak stabil akan membuat kuman pelindung tersebut mati. Jika kuman pelindung mati maka akan timbul kuman jahat, yang akhirnya timbul masalah keputihan yang tidak selesai-selesai.

Apabila keputihan anda sudah berwarna cokelat, berbau dan gatal, disarankan agar Anda melakukan papsmear. Dikhawatirkan warna kecokelatan itu karena rahimnya sudah erosi sehingga gampang berdarah dan keluarnya seperti kecokelatan. Jika mulut rahim tidak sehat secara terus-menerus maka virus gampang berdiam di situ.

Mengenai pengobatannya tergantung dari jenis kuman yang didapat. Untuk pengobatan keputihan menggunakan antibiotik biasanya maksimal 10 hari. Setelah sembuh, keputihan yang terjadi bisa berulang lagi. Karena itu yang terpenting adalah menjaga kebersihan. Jika kondisi vagina lembab, maka sebaiknya sering ganti pakaian dalam 3-4 kali sehari. Sehabis buang air kecil vagina dilap kering. Kemudian cara membasuh dari depan ke belakang.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Peringati Hari Buku Nasional, Jokowi Dongeng Lutung Kasarung
17 Mei 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Hari buku nasional yang jatuh pada hari ini, Tanggal 17 Mei 2017, diperingati oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan mengundang pelajar ke ...
Prabowo Rencana Gandeng AHY, PKS Geram
25 Juli 2018, by Slesta
Tampang.com – Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di kediaman Susilo Bambang ...
Khoffifah di Minta tidak Maju Pilkada Jatim, Muhaimin : Tiga kali di Usung Gagal Terus
8 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Khoffifah Indar Parawangsa yang saat ini menjabat sebagai Menteri Sosial, diminta untuk tidak ikut maju mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur ...
MICIN BIKIN BODOH !! MITOS ATAU FAKTA???
10 Maret 2018, by oteli w
MICIN BIKIN BODOH !! MITOS ATAU FAKTA??? Beberapa waktu terakhir di Indonesia sedang booming istilah "generasi micin". Tidak jarang terdengar ...
Treatment Seterika dan Totok Wajah, Kunci Awet Muda Diana Pungky
12 April 2018, by Maman Soleman
Pemeran jin cantik dalam sinetron Jinny Oh Jinny, Diana Pungky masih terlihat seperti wanita usia 25 tahun. Padahal kini usianya memasuki 44 tahun. Wajahnya ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite