Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Cara Mengatasi Keputihan yang Kental, Cokelat, Berbau, dan Gatal

Cara Mengatasi Keputihan yang Kental, Cokelat, Berbau, dan Gatal

17 Januari 2018 | Dibaca : 368x | Penulis : Maman Soleman

Ada berbagai macam keputihan, yang normal dan tidak normal. Jika lendirnya tidak berbau dan tidak gatal, berarti normal karena wanita secara normal memiliki lendir. Tetapi jika lendir yang keluar sudah berwarna cokelat, berbau dan gatal berarti tidak normal atau ada infeksi.

Biasanya penyebabnya adalah jamur. Tetapi jika baunya terlalu menyengat maka harus diwaspadai adanya kuman yang disebabkan penyakit menular seksual. Infeksi seperti itu merupakan salah satu penyebab seseorang sulit punya anak. Karena itu, untuk memastikannya sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter. Biasanya akan diambil sampel keputihannya untuk melihat kuman keputihan yang ada. Jika nyebabnya karena jamur, maka akan diobati dengan obat antijamur. Biasanya dalam 5-7 hari akan sembuh.

Adapun pemakaian obat pembersih vagina sebaiknya Anda berhati-hati. Perhatikan pH yang ada di dalam obat tersebut. Pasalnya, pH vagina itu asam. Jadi, jika ingin mencari obat pembersih vagina maka cari yang pH-nya asam atau di bawah 3,2. Pasalnya, jika salah memilih obat pembersih maka keputihannya bukannya sembuh tetapi semakin parah.

Selain itu, cari yang tidak pakai pewangi atau pengharum dan pewama, karena akan mengganggu kuman normal. Di dalam vagina terdapat kuman normal yaitu kuman laktobasil yang mengandung asam. Jika kuman tersebut terganggu dengan cairan pembersih vagina yang pH-nya tidak stabil akan membuat kuman pelindung tersebut mati. Jika kuman pelindung mati maka akan timbul kuman jahat, yang akhirnya timbul masalah keputihan yang tidak selesai-selesai.

Apabila keputihan anda sudah berwarna cokelat, berbau dan gatal, disarankan agar Anda melakukan papsmear. Dikhawatirkan warna kecokelatan itu karena rahimnya sudah erosi sehingga gampang berdarah dan keluarnya seperti kecokelatan. Jika mulut rahim tidak sehat secara terus-menerus maka virus gampang berdiam di situ.

Mengenai pengobatannya tergantung dari jenis kuman yang didapat. Untuk pengobatan keputihan menggunakan antibiotik biasanya maksimal 10 hari. Setelah sembuh, keputihan yang terjadi bisa berulang lagi. Karena itu yang terpenting adalah menjaga kebersihan. Jika kondisi vagina lembab, maka sebaiknya sering ganti pakaian dalam 3-4 kali sehari. Sehabis buang air kecil vagina dilap kering. Kemudian cara membasuh dari depan ke belakang.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

obat kanker
2 April 2018, by Slesta
Obat kanker baru yang disebut larotrectinib efektif pada 93 persen pasien anak yang diuji dalam uji coba fase 1 di provinsi, para peneliti mengumumkan. Para ...
Bertemu Pertama Kali, Ini 4 Hal yang Dinilai Orang
10 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika bertemu orang baru, kesan pertama biasanya menjadi hal yang penting. Karena ketika kesan baik didapat, maka akan mudah hubungan tersebut ...
Kaki Anda Bau? Atasi Dengan Bawang Putih
5 Mei 2017, by Ayu
Kaki yang bau sudah masalah bagi sebagian orang baik itu pria maupun wanita. Bau kaki disebabkan oleh adanya jamur yang tumbuh di kaki sehingga menyebabkan bau ...
Petinju NTB Dominasi Kejurnas Tinju Bangka Belitung
18 November 2017, by Admin
  Tampang.com -Petinju NTB tampil garang di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju di Bangka Belitung, Kamis (16/11). Dari sembilan petinju yang dikirim, ...
Hilangnya Sel Reseptor Dapat Mendorong Rasa Gatal yang Kuat dari Sentuhan Ringan
5 Mei 2018, by Slesta
Reaksi berat terhadap sentuhan ringan - sering terjadi kepada orangtua karena lebih sedikit reseptor di kulit, menurut sebuah penelitian baru ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab