Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Bukan Hanya Ngantuk, Nguap Juga Bisa Disebabkan Karena Ini...

Bukan Hanya Ngantuk, Nguap Juga Bisa Disebabkan Karena Ini...

11 Juli 2017 | Dibaca : 1311x | Penulis : Retno Indriyani

Tampang.com - Menguap merupakan salah satu bagian yang tak terpisahkan saat kita mengantuk, lelah maupun bosan. Namun ternyata ada beberapa kondisi lain yang dapat memicu kita untuk menguap. Menurut beberapa teori, inilah penyebab menguap yang sering kita alami :

1. Mengantuk

Ketika seseorang mengantuk maka ia akan kehilangan konsentrasi yang akhirnya menimbulkan rangsangan di sekitarnya. Inilah yang menyebabkan munculnya rasa kantuk melalui stimulasi menguap sebagai sistem pengatur tidur.

2. Menular

Banyak orang percaya jika menguap itu menular. Yupz... benar saja, ketika kita melihat orang lain sedang menguap maka kita pun akan secara otomatis ketularan ingin melakukan tindakan (nguap) tersebut.

3. Kurang Oksigen di Otak

Penyebab lain seseorang menguap yaitu karena asupan oksigen yang kurang di otak maupun darah. Hal ini akan meningkatkan kadar karbondioksida karena menguap dipercaya dapat mengeluarkan udara kotor dari paru-paru dan juga meningkatkan aliran karbondioksida ke otak.

4. Proses Pendinginan Otak

Seorang peneliti dari University of Pricenton, Gallup, mengatakan jika pada saat menguap terjadi peregangan mulut yang akan semakin melebar dan pada saat itulah akan meningkatkan aliran darah di leher, wajah dan kepala. Proses peregangan mulut tersebut akan diikuti dengan pengambilan nafas panjang dan dalam yang akan membuat turunnya cairan spinal dan darah dari otak. Udara dingin yang masuk ke mulut saat menarik nafas akan otomatis mendinginkan cairan tersebut.

5. Gangguan Kesehatan

Sering menguap juga dapat menjadi salah satu indikasi jika kesehatan kita sedang terganggu. Beberapa gangguan kesehatan tersebut antara lain:

* Gangguan tidur

* Reaksi vasovagal – stimulasi saraf vagus yang menyebabkan nadi dan tekanan darah turun drasti serta kekurangan oksigen.

* Gangguan pada otak seperti stroke, epilepsi, tumor.

* Beberapa jenis pengobatan seperti obat-obatan golongan SSRI.

* Gangguan pengaturan suhu tubuh.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Memajang Status Tidak Selalu Negatif Lho!
14 Januari 2018, by Dika Mustika
  Saat ini media sosial bagaikan salah satu kebutuhan pokok seseorang. Status! Ya, orang seakan berlomba membuat status. Entah itu di whats app, ...
tim cook
25 Juni 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Menurut perhitungan, Hari Raya Idul Fitri 2017 baru akan dirayakan umat muslim sedunia pada hari Minggu (25/6/2017), namun ternyata CEO dari ...
Bujangan Asal Banjar Negara Terduga Pelaku Terorisme di Filipina
1 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Seorang bujangan asal Kota Banjar Negara Jawa Tengah diduga ikut terlibat sebagai terorisme dalam kasus penyerangan kota Marawi Filipina. Pihak ...
Diet Tinggi Protein Bantu Tidur Lebih Nyenyak
21 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Orang dewasa kelebihan berat badan dan obesitas yang kehilangan berat badan dengan diet protein tinggi cenderung tidur lebih nyenyak, menurut penelitian baru ...
Anda Freelancer? Inilah 3 Tips Penting untuk Freelancer
29 Maret 2018, by Slesta
Tampang.com – Menjadi pegawai kantoran memang sangat membosankan. Karena, setiap hari Anda ahrus menjalankan rutinitas pulang pergi ke kantor, terikat ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman