Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Buah Ara, Memang Jarang Terdengar Namun Kaya Manfaat

Buah Ara, Memang Jarang Terdengar Namun Kaya Manfaat

31 Agustus 2017 | Dibaca : 843x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Buah ara memang tak seterkenal buah-buah lainnya di Indonesia. Meskipun begitu, buah ini ternyata menawarkan sejumlah manfaat untuk kesehatan tubuh kita.

Seperti dilansir dari laman Medical Daily, berikut beberapa manfaat yang bakalan kamu dapat saat mengkonsumsi buah ara atau tin.

1. Melembabkan kulit

Kandungan omega-3 dalam ara dapat membantu melawan keriput dan mengurangi mengurangi kulit memerah akibat jerawat atau penyebab lainnya.

"Saya suka mengenakan masker ara, tambahkan sejumlah air dan aplikasikan masker ke wajah selama 10 menit," ujar chiropractor di Philadelphia, Rubina Tahir.

2. Melancarkan BAB dan menurunkan berat badan

Selain itu, buah ara juga mengandung serat yang tinggi, sehingga bagus untuk pencernaan dan membantu mengatur berat badan. Kandungan serat yang tinggi mampu menyerap air sehingga melembutkan tekstur tinja.

Juga, ficin, enzim dalam ara, mampu memetabolisme protein menjadi asam amino, yang dapat menyebabkan penurunan berat badan.

"Tubuh kita menggunakan asam amino untuk membangun otot. Inilah yang membuat buah ara menjadi pilihan sangat baik untuk menurunkan berat badan dan komposisi tubuh yang sehat," kata Tahir.

3. Melawan kanker

Buah ara juga mengandung fitokimia "benzaldehida," yakni bahan aktif yang ditemukan melalui ekstraksi jus, yang memiliki kemampuan melawan kanker.

Sebuah studi 2012 menemukan bahwa ara merupakan sumber senyawa bioaktif, seperti fenolat, coumarin, dan asam lemak, yang berpotensi mengobati kanker kulit non-melanoma.

Selain itu, buah ini juga memiliki coumarin, yang telah digunakan untuk mengobati kulit dan kanker prostat.

4. Menurunkan tekanan darah

Terakhir, buah Ara kaya dengan kandungan kalium, sehingga bisa membantu mengontrol tekanan darah.

Banyak orang kurang mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran, tetapi mereka justru mengkonsumsi garam dalam jumlah tinggi, sehingga menyebabkan kekurangan kalium dan berujung hipertensi.

Sebuah studi menemukan ketika orang memilih memakan buah dan sayuran ketimbang makanan ringan seperti permen, susu rendah lemak, maka mereka telah menurunkan tekanan darah rata-rata 5,5 poin (sistolik) lebih 3,0 poin (diastolik).

Tahir memperingatkan bahwa konsumsi garam akan meningkatkan kadar natrium dalam aliran darah, mengurangi kemampuan ginjal untuk membuang air. "Kelebihan zat ini akan meningkatkan tekanan darah," pungkas dia.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Sudah Saatnya Menjaga dan Membahagiakan Orangtua, Berikut Tipsnya
29 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Orangtua adalah sosok yang tak pernah tergantikan. Mereka adalah orang yang sudah berkorban begitu banyak agar kita bisa tumbuh sehat dan menjadi orang yang ...
Taman Pesisir Pangumbahan, Wisata Pantai Berbasis Konservasi Penyu di Sukabumi
29 Juni 2018, by Maman Soleman
Penyu merupakan hewan tua yang sudah ada sejak zaman dinosaurus. Sayangnya, sejak berabad-abad maraknya perburuan ilegal dan konsumsi telur penyu, membuat ...
Hasil Penelitian, Kehidupan Bumi akan Punah 1 Miliar Lagi
10 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kehidupan Bumi diprediksi hanya 1 miliar lagi. Perhitungan tersebut dilakukan oleh peneliti astrobiologi dari University of St. Andrews, ...
Wah, Ini Ternyata Tanda Hidup Kamu Terasa Membosankan? Segera Cek Dan Atasi Ya!
30 Juli 2017, by Zeal
Bosan sama hidup? Jangan pernah kepikiran untuk bunuh diri! Karena bosan merupakan cobaan yang harus kamu hadapi. Tapi sesekali mengeluh tak apa, toh ...
Thomas Luthi : "Ini Adalah Dunia Yang Berbeda"
7 Februari 2018, by Rachmiamy
Pada tahun 2018, Thomas Luthi akan merasakan pengalaman baru dalam karir membalapnya. Pembalap asal Swiss tersebut akan mengikuti ajang balapan MotoGP. Luthi ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite