Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Bersiaplah, NASA Akan Membuat Perjalanan Penerbangan 2 Kali Lebih Cepat!

Bersiaplah, NASA Akan Membuat Perjalanan Penerbangan 2 Kali Lebih Cepat!

25 Agustus 2017 | Dibaca : 543x | Penulis : Noor Azizah

Sudah hampir setengah abad, sejak dunia memiliki peraturan jelas mengenai batas kecepatan untuk penerbangan udara komersial, yakni 660 mil per jam. Kecepatan di mana pesawat dapat terbang sejauh 30.000 kaki hingga 30 mil dengan menghasilkan dentuman sonic. Umumnya, dentuman ini akan menimbulkan kerusakan struktur bangunan di permukaan seperti keretakan jendela, kaca-kaca yang pecah, hingga terganggunya hewan-hewan ternak.  Namun akhirnya, pada tahun 1973, lembaga penerbangan Amerika, FAA (Federal Aviation Administration) melarang adanya penerbangan menggunakan kecepatan supersonic.

Kabar gembiranya, pada bulan Agustus 2017 ini, NASA telah mengumumkan bahwa NASA akan menyetujui pembuatan konstruksi demo model sebuah pesawat yang akan mengurangi dentuman sonic menjad lebih ringan. Canggihnya, pesawat baru ini akan hanya menghasilkan bunyi “hum” yang tidak lebih keras dibanding suara AC. NASA dan Lockheed Martin mengembangkan sebuah model pesawat dengan menggunakan fluida dinamis yang mampu mengubah jalur shockwave yang disebabkan oleh supersonic untuk menjaga agar pesawat tidak membentuk “N” yang mampu menghasilkan ledakan sonic.

Para peneliti sudah melakukan pengujian terhadap model pesawat dengan skala lebih kecil pada terowongan berangin di akhir bulan Juni 2017 dan dinyatakan berhasil. Pesawat mampu mengurangi waktu tempuh penerbangan New York ke Los Angeles yang biasanya memakan waktu tempuh 6 jam menjadi setengahnya. NASA sendiri mengajukan dana sebesar 390 juta US dollar selama lima tahun untuk membuat demo pesawat dan melakukan pengujian di area penduduk. Dengan kenaikan kecepatan jet yang menjadikan waktu tempuh menjadi dua kali lebih cepat, pesawat ini digadang-gadang dapat merevolusi perjalanan pesawat komersial. “Mungkin pada dekade selanjutnya, penerbangan udara akan menyediakan jalur perjalanan yang lebih cepat,” tutur Peter Coen, project manager untuk team riset komersial supersonic NASA. “Akan memungkinkan terjadinya persaingan kompetitif antar perusahaan di masa mendatang.” NASA sendiri berencana akan membagikan hasil pengujian teknologi dengan pembuat pesawat Amerika Serikat seperti General Dynamics, Boeing, dan start-up seperti Boom Tech. dan biliuner Robert Bass’s Aerion. NASA menargetkan, suara yang dihasilkan sebesar 60-65 dBa, seperti kerasnya suara mobil mewah Mercedes-Benz di tol atau suara bising percakapan di restaurant.

Jika semuanya berjalan sesuai rencana, NASA akan mendemokan pesawat mulai tahun 2022, jelas Coen. Wah, siapkah kalian untuk melihat revolusi baru pesawat komersial ini?

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

tim waper indonesia
19 Mei 2017, by Nisa Nurjanah
Dukung Kami Mengharumkan Nama Indonesia di Dunia Halo semuaaa, Setelah berkompetisi dengan ratusan tim dari berbagai negara sejak November 2016, kami Tim ...
Ledakan di Galangan Kapal Puloampel, Lima Orang Tewas
14 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Tampang.com - Sebuah ledakan terjadi di galangan kapal milik Kementerian Perhubungan di Kampung Gondaran, Desa Puloampel, Kecamatan Puloampel, Kabupaten ...
Ternyata Sofia adalah Nama Gadis Paling Populer di Dunia
27 Oktober 2017, by Rachmiamy
Kalian pasti sudah tak asing lagi dengan nama Sophia Latjuba, Sofia Andres si Cantik Pemeran Kate di Forevermore, dan Sofia Boutella, pemeran utama tokoh ...
Jual Kubah Masjid dengan Harga Terjangkau dan Berkualitas Tinggi
9 Oktober 2019, by Admin
Bila dicermati pada sebgaian besar masjid yang berada di Indonesia memiliki kubah di atapnya. Dan bila ditelusuri masjid berkubah banyak ditemukan di wilayah ...
Deforestasi sebagai Faktor Perubahan Iklim
16 September 2017, by Rindang Riyanti
Ketika menghadapi penanganan perubahan iklim, fokusnya pada pengurangan penggunaan bahan bakar fosil dan pengembangan sumber energi berkelanjutan. Namun sebuah ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview